No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

BI: Uang Beredar Tembus Rp 10.117 T di Januari 2026

Rizki by Rizki
20 Maret 2026 - 15:25
in Bisnis
0

Pertumbuhan Uang Beredar (M2) Melonjak di Awal 2026, Didorong Stimulus Fiskal dan Kredit

Bank Indonesia (BI) melaporkan tren positif pada awal tahun 2026, ditandai dengan lonjakan signifikan pada likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2). Angka M2 yang tercatat pada Januari 2026 menunjukkan pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya, mengindikasikan adanya peningkatan aktivitas ekonomi dan ketersediaan dana di masyarakat.

Menurut Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, nilai M2 pada Januari 2026 mencapai Rp 10.117,8 triliun. Angka ini mencerminkan pertumbuhan sebesar 10,0% secara year-on-year (yoy). Pencapaian ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada Desember 2025 yang tercatat sebesar 9,6% yoy. Peningkatan ini merupakan sinyal positif bagi perekonomian Indonesia.

Denny menjelaskan bahwa kenaikan M2 pada Januari 2026 ini utamanya dipengaruhi oleh dua faktor krusial: peningkatan tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat (Pempus) dan percepatan penyaluran kredit. Kedua elemen ini secara kolektif berkontribusi pada membanjirnya likuiditas di pasar.

Peningkatan Tagihan Bersih Pemerintah Pusat: Stimulus Fiskal yang Efektif

Salah satu pendorong utama pertumbuhan M2 adalah peningkatan signifikan pada tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat. Pada Januari 2026, tagihan bersih ini mencapai Rp 849,9 triliun, menunjukkan pertumbuhan sebesar 22,6% yoy. Angka ini jauh melampaui pertumbuhan pada bulan sebelumnya yang hanya sebesar 13,6% yoy. Peningkatan ini mengindikasikan bahwa pemerintah aktif dalam menyuntikkan dana ke dalam perekonomian, kemungkinan besar melalui berbagai program stimulus fiskal, belanja infrastruktur, atau pembayaran kewajiban lainnya.

Peningkatan tagihan bersih kepada pemerintah dapat diartikan sebagai ekspansi fiskal yang agresif. Pemerintah mungkin sedang menggenjot belanja untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama di awal tahun di mana momentum seringkali perlu dibangun. Dana yang disalurkan oleh pemerintah ini kemudian beredar di masyarakat dan sektor bisnis, meningkatkan jumlah uang yang tersedia untuk konsumsi dan investasi.

Baca Juga  Kesepakatan Dagang RI-AS: QRIS dan Sistem Pembayaran Jadi Sorotan

Penyaluran Kredit Meningkat: Mesin Penggerak Investasi dan Konsumsi

Faktor kedua yang tak kalah penting adalah percepatan penyaluran kredit. Pada Januari 2026, total penyaluran kredit mencapai Rp 8.416,4 triliun, dengan pertumbuhan sebesar 10,2% yoy. Angka ini juga tercatat lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada Desember 2025 yang sebesar 9,3% yoy. Pertumbuhan penyaluran kredit ini menunjukkan bahwa sektor perbankan semakin aktif dalam memfasilitasi kebutuhan pendanaan bagi pelaku usaha maupun rumah tangga.

Peningkatan penyaluran kredit ini memiliki implikasi ganda. Pertama, bagi sektor bisnis, ketersediaan kredit yang lebih mudah dan terjangkau akan mendorong investasi baru, ekspansi usaha, dan peningkatan kapasitas produksi. Hal ini pada gilirannya akan menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan output ekonomi. Kedua, bagi rumah tangga, peningkatan kredit konsumsi dapat menopang daya beli masyarakat, mendorong konsumsi barang dan jasa, serta meningkatkan standar hidup.

Aktiva Luar Negeri Bersih: Kontribusi yang Melambat

Sementara itu, komponen lain yang turut mempengaruhi M2 adalah aktiva luar negeri bersih. Pada Januari 2026, aktiva luar negeri bersih tercatat tumbuh sebesar 5,5% yoy dengan nilai mencapai Rp 2.151,4 triliun. Meskipun masih menunjukkan pertumbuhan positif, angka ini lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya yang mencapai 8,9% yoy. Perlambatan pertumbuhan aktiva luar negeri bersih ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk pergerakan modal internasional, nilai tukar, atau kebijakan investasi luar negeri. Namun, kontribusi positifnya tetap ada dalam menjaga likuiditas perekonomian.

Komponen M2: Dominasi Uang Beredar Sempit (M1)

Jika dilihat dari komponen pembentuk M2, perkembangan pada Januari 2026 didominasi oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1). Uang beredar sempit (M1) yang mencakup uang kartal dan uang giral, tumbuh sebesar 14,9% yoy, mencapai Rp 5.923,3 triliun. Angka ini menunjukkan peningkatan dari bulan sebelumnya yang berada di angka 14% yoy. Pertumbuhan M1 yang kuat ini mengindikasikan peningkatan ketersediaan uang tunai dan saldo rekening giro yang siap dibelanjakan atau digunakan untuk transaksi sehari-hari.

Baca Juga  Bombastrip Ramadan: Tiket Mudik Lebaran Banjir Promo di Trip.com

Di sisi lain, uang kuasi, yang mencakup simpanan berjangka dan tabungan, tumbuh sebesar 5,4% yoy, mencapai Rp 4.148 triliun. Angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 5,6% yoy. Perlambatan pertumbuhan uang kuasi ini bisa jadi mencerminkan pergeseran preferensi masyarakat dari menyimpan dana jangka panjang ke penggunaan dana yang lebih likuid, sejalan dengan peningkatan aktivitas ekonomi yang membutuhkan alat pembayaran segera.

Secara keseluruhan, pertumbuhan M2 yang impresif di awal tahun 2026 ini memberikan gambaran optimis mengenai kondisi likuiditas perekonomian Indonesia. Kombinasi stimulus fiskal yang efektif dari pemerintah dan percepatan penyaluran kredit dari sektor perbankan menjadi motor penggerak utama peningkatan jumlah uang yang beredar. Hal ini diharapkan dapat terus menopang aktivitas ekonomi, mendorong investasi, dan meningkatkan konsumsi masyarakat di bulan-bulan mendatang.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Laba Askrindo Syariah Naik 19,3% di Tahun 2025, Aset Tembus Rp3,27 Triliun
Bisnis

Laba Askrindo Syariah Naik 19,3% di Tahun 2025, Aset Tembus Rp3,27 Triliun

18 April 2026 - 12:09
Panduan Lengkap Karir dan Pelatihan di Sektor Maritim
Bisnis

Panduan Lengkap Karir dan Pelatihan di Sektor Maritim

18 April 2026 - 10:03
Investor asing lepas saham Rp 3,3 T, BBRI hingga BMRI jadi incaran
Bisnis

Investor asing lepas saham Rp 3,3 T, BBRI hingga BMRI jadi incaran

18 April 2026 - 10:01
Harga emas Antam turun Rp 42.000, jadi Rp 2.818.000 per gram
Bisnis

Harga emas Antam turun Rp 42.000, jadi Rp 2.818.000 per gram

18 April 2026 - 07:17
Harga emas Antam turun menjadi Rp2,818 juta per gram
Bisnis

Harga emas Antam turun menjadi Rp2,818 juta per gram

18 April 2026 - 02:44
Panduan Lengkap Logistik dan Pengiriman (Shipping) untuk Bisnis dan Konsumen
Bisnis

Panduan Lengkap Logistik dan Pengiriman (Shipping) untuk Bisnis dan Konsumen

16 April 2026 - 17:48
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

16 April 2026 - 10:10
Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

20 Maret 2026 - 14:00
BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

17 Februari 2026 - 04:19
Kapal Induk Amerika Terbakar, Pelaut AS Jadi Korban

Kapal Induk Amerika Terbakar, Pelaut AS Jadi Korban

18 April 2026 - 15:29
Catat: Syarat Ubah HGB Jadi SHM

Catat: Syarat Ubah HGB Jadi SHM

18 April 2026 - 15:11
Pemuda Tangerang Ditemukan Tewas di Sungai Setelah Hilang Saat Memancing

Pemuda Tangerang Ditemukan Tewas di Sungai Setelah Hilang Saat Memancing

18 April 2026 - 14:53
Satu Kemenangan Lagi, Bhayangkara Presisi dan Pertamina Enduro ke Final Proliga 2026

Satu Kemenangan Lagi, Bhayangkara Presisi dan Pertamina Enduro ke Final Proliga 2026

18 April 2026 - 14:34
7 Pulau Paling Aneh di Dunia, Berani Mengunjungi?

7 Pulau Paling Aneh di Dunia, Berani Mengunjungi?

18 April 2026 - 14:16

Pilihan Redaksi

Kapal Induk Amerika Terbakar, Pelaut AS Jadi Korban

Kapal Induk Amerika Terbakar, Pelaut AS Jadi Korban

18 April 2026 - 15:29
Catat: Syarat Ubah HGB Jadi SHM

Catat: Syarat Ubah HGB Jadi SHM

18 April 2026 - 15:11
Pemuda Tangerang Ditemukan Tewas di Sungai Setelah Hilang Saat Memancing

Pemuda Tangerang Ditemukan Tewas di Sungai Setelah Hilang Saat Memancing

18 April 2026 - 14:53
Satu Kemenangan Lagi, Bhayangkara Presisi dan Pertamina Enduro ke Final Proliga 2026

Satu Kemenangan Lagi, Bhayangkara Presisi dan Pertamina Enduro ke Final Proliga 2026

18 April 2026 - 14:34
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.