Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di NTB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui stasiun meteorologi Zainul Abdul Majid memberikan peringatan dini mengenai cuaca ekstrem yang akan terjadi di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) pada periode 3 hingga 5 Desember. Dalam peringatan tersebut, BMKG menyampaikan bahwa wilayah NTB akan mengalami hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang.
Peringatan ini dikeluarkan sebagai bentuk kehati-hatian terhadap potensi bencana alam yang bisa muncul akibat kondisi cuaca tersebut. Masyarakat diminta untuk tetap waspada dan memperhatikan anjuran dari instansi terkait agar dapat mengurangi risiko dampak buruk dari cuaca ekstrem.
Wilayah yang Terdampak
Beberapa wilayah di NTB akan mengalami curah hujan tinggi dalam tiga hari ke depan. Berikut adalah daftar kabupaten dan kecamatan yang termasuk dalam area terdampak:
- Kabupaten Lombok Barat: Narmada, Gunungsari, Lingsar
- Kabupaten Lombok Tengah: Praya, Batukliang, Pringgarata, Kopang, Batukliang Utara
- Kabupaten Lombok Timur: Sikur, Masbagik, Sambelia, Montong Gading, Wanasaba, Sembalun
- Kabupaten Lombok Utara: Kayangan, Bayan
- Kabupaten Sumbawa: Lunyuk, Alas, Utan, Batu Lanteh, Sumbawa, Moyo Hulu, Alas Barat, Buer, Rhee, Unter Iwes, Lape, Lopok, Lenangguar, Ropang
- Kabupaten Sumbawa Barat: Brang Rea, Brang Ene
- Kabupaten Bima: Tambora, Sanggar, Soromandi, Ambalawi, Wera, Wawo, Lambitu, Belo, Bolo, Palibelo, Langgudu, Madapangga, Donggo, Woha, Monta, Parado
- Kabupaten Dompu: Woja, Dompu, Pekat, Kempo, Manggalewa, Pajo, Hu’u, Kilo
- Kota Bima: Asakota, Rasana’e Barat, Mpunda, Raba, Rasanae Timur
Potensi Bencana yang Muncul
Dengan adanya hujan deras dan angin kencang, masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap berbagai potensi bencana seperti:
- Banjir
- Tanah longsor
- Genangan air
- Angin kencang
- Kilat/petir
- Berkurangnya jarak pandang
- Baliho roboh
- Pohon tumbang
Selain itu, bagi pengguna jasa transportasi laut, nelayan, wisatawan bahari, serta masyarakat yang tinggal di sekitar pesisir, perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap gelombang tinggi yang mencapai ketinggian sekitar 2 meter. Gelombang tinggi ini akan terjadi di beberapa perairan, antara lain:
- Selat Lombok bagian selatan
- Selat Alas bagian selatan
- Samudera Hindia selatan NTB
Tips dan Saran untuk Masyarakat
Masyarakat di daerah rawan banjir atau tanah longsor disarankan untuk:
- Memastikan saluran air lancar dan tidak tersumbat
- Menjauhi daerah dataran rendah atau lereng gunung saat hujan deras
- Menghindari berkendara di jalanan yang tergenang air
- Menyimpan barang berharga di tempat yang aman
- Memperhatikan informasi cuaca secara berkala dari BMKG atau instansi terkait
Selain itu, para nelayan dan pengguna jasa transportasi laut harus memeriksa kondisi kapal dan alat keselamatan sebelum melakukan aktivitas di laut. Jika cuaca tidak memungkinkan, sebaiknya menunda kegiatan hingga kondisi stabil.
Kesimpulan
Peringatan dini dari BMKG menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko bencana akibat cuaca ekstrem. Dengan kesadaran dan persiapan yang baik, masyarakat dapat lebih siap menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu. Semua pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat, harus bekerja sama untuk menjaga keselamatan dan keamanan di tengah situasi cuaca yang mungkin berubah-ubah.



















