Ringkasan Berita
Erin, mantan istri dari Andre Taulany, dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan penganiayaan terhadap asisten rumah tangga (ART) berinisial H pada 29 April 2026. Kasus ini memicu reaksi dari banyak pihak, termasuk Fitri Salhuteru, yang mengaku tidak percaya dengan tuduhan tersebut karena mengenal Erin sebagai sosok yang pendiam, tenang, dan tidak temperamental.
Fitri mengungkapkan kekagetannya melihat akun media sosial sang ART yang dianggap melanggar privasi dengan mengunggah kondisi rumah dan aktivitas anak Erin. Pengusaha ini juga menyoroti etika dari ART bernama Herawati yang dianggap telah melanggar privasi keluarga mantan istri Andre Taulany tersebut. Laporan kasus ini resmi masuk ke ranah hukum dengan nomor laporan LP/1680/IV/2026 tertanggal 29 April 2026.
Namun, Fitri menyampaikan ada sisi lain dari pelapor yang membuatnya terkejut. Ia mengungkap bahwa dirinya sempat menghubungi Erin secara langsung setelah berita tersebut viral. Dalam percakapan itu, Erin memberikan bukti berupa aktivitas digital sang ART di Facebook yang selama ini tidak diketahui publik. Fitri mengatakan bahwa setelah melihat unggahan tersebut, ia merasa kaget.
Kekagetan Fitri bukan tanpa alasan. Ia melihat sang ART kerap mengunggah situasi interior rumah hingga aktivitas anak-anak Erin tanpa izin. “Story-story kamar anaknya misalnya lagi berantakan. Atau anaknya lagi masak. Kalian lihat aja Facebook-nya, ya harusnya tidak patut dilakukan oleh ART sih,” ujarnya.
Fitri menegaskan keyakinannya pada karakter Erin. Menurutnya, Erin jauh dari kesan kasar. Ia mengenal Erin sebagai pribadi yang lebih diam dan tenang. “Orangnya kan lebih diam ya, lebih tenang. Makanya begitu ada berita yang dituduhkan terhadap Erin seperti itu, ya saya nggak percaya,” tambahnya.
Hingga saat ini, proses hukum masih berjalan di Polres Metro Jakarta Selatan. Polisi akan segera menjadwalkan pemanggilan terhadap Erin untuk memberikan keterangan resmi terkait laporan tersebut. Selain itu, polisi juga akan memanggil saksi-saksi lain yang mengetahui dugaan penganiayaan tersebut.
Polisi Akan Panggil Erin
Sebelumnya, laporan ART Erin telah dikonfirmasi oleh AKP Joko Adi, Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan. AKP Joko memastikan bahwa pihaknya akan memanggil Erin untuk diperiksa sebagai terlapor. Sebelumnya, H sudah memenuhi panggilan pemeriksaan atas laporan dugaan penganiayaan yang menjerat sang majikan di Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin (4/5/2026).
Selain itu, polisi juga akan memanggil saksi-saksi lain yang mengetahui dugaan penganiayaan tersebut. “Nanti kan bertahap dari saksi pelapor, kemudian saksi yang mengetahui atau saksi yang ada kaitannya dengan peristiwa ini tentunya akan diundang,” ujar AKP Joko.
AKP Joko juga menyinggung laporan yang dilayangkan wanita berdarah Minang itu. Erin melaporkan dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan fitnah yang menyeret namanya dengan tuduhan penganiayaan terhadap ART. “Perkara yang lain tentunya tahapannya masih tahap penyelidikan,” terangnya.
Atas laporan tersebut, Erin dikenai Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Menurut AKP Joko, mantan istri Andre Taulany itu terancam hukuman 2,5 tahun penjara. “Pasalnya penganiayaan. Kalau ancaman hukuman 2 tahun 6 bulan. Nanti dikuatkan Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP,” paparnya.
ART Ungkap Penganiayaan yang Diduga Dilakukan Erin
Perlakuan keji yang diduga dilakukan Erin dibongkar oleh sang ART. Penyalur ART, Nia Damanik, mengungkap bahwa H sempat menghubungi dirinya di hari kejadian mendapat perlakuan tak menyenangkan dari Erin. Saat itu, H meminta bantuan lantaran kepalanya dipukul menggunakan sapu.
“Kemarin itu kan jam 3 sore tuh, saya ditelepon kan, dia bilang gini ‘Halo, kak’, katanya ‘Apa?’ ‘Tolongin saya’. ‘Dipukul apanya?’ ‘Kepala saya dipukul pakai sapu’,” bebernya.
Tak langsung percaya dengan pengakuan H, Nia pun menanyakan kesalahan yang telah dilakukan ART tersebut. Berdasarkan keterangan H, ia menerima dugaan penganiayaan hanya karena telat menutup jendela. “Terus saya bilang ‘Bikin salah apa neng?’ Katanya ‘Enggak bikin salah’, kata Nia Damanik. ‘Entah cuman gara-gara telat nutup jendela’ katanya,” sambungnya.
Kasus ini bermula dari viralnya akun Threads @niadamanik7 yang mengunggah kisah jika seorang wanita yang diduga adalah ART Erin setelah mendapatkan perlakuan kekerasan. Usai viralnya tudingan tersebut, Erin sempat memberikan bantahannya.



















