PT Agrinas Palma Nusantara, sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di sektor perkebunan, baru saja mengumumkan pergantian jajaran direksi. Perubahan ini menandai babak baru dalam kepemimpinan perusahaan, dengan fokus pada pengalaman dan rekam jejak yang solid di industri perkebunan nasional. Posisi krusial sebagai Direktur Utama kini dipercayakan kepada Muhammad Abdul Ghani, seorang figur yang tidak asing lagi di kancah BUMN perkebunan.
Muhammad Abdul Ghani mengambil alih tongkat estafet kepemimpinan dari Agus Sutomo, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama sejak tahun lalu. Pergeseran ini diharapkan dapat membawa angin segar dan strategi baru untuk mengoptimalkan kinerja perusahaan di tengah dinamika industri perkebunan yang terus berkembang.
Sebelum menduduki jabatan strategis di Agrinas Palma Nusantara, Ghani memiliki rekam jejak yang mengesankan. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Utama Holding PT Perkebunan Nusantara III (Persero), sebuah posisi puncak yang menunjukkan kepercayaan dan kapabilitasnya dalam mengelola entitas perkebunan besar. Ghani mengakhiri masa baktinya di PTPN III pada 16 Juni 2025, sebelum akhirnya didapuk untuk memimpin Agrinas Palma Nusantara.
Susunan Direksi Terbaru PT Agrinas Palma Nusantara
Pergantian jajaran direksi ini tidak hanya terbatas pada posisi pucuk pimpinan. Struktur kepemimpinan Agrinas Palma Nusantara kini diperkuat dengan formasi baru yang mencakup berbagai aspek operasional dan strategis perusahaan. Berikut adalah susunan direksi terbaru:
- Direktur Utama: Mohammad Abdul Ghani
- Wakil Direktur Utama: Kusdi Sastro Kidjan
- Direktur Operasional: Tuhu Bangun
- Direktur Hukum: I Nyoman Suparta
- Direktur SDM dan Umum: Memed Kosasih Setia Putra
- Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Sucipto Prayitno
- Direktur Bisnis: Nurhidayat
- Direktur Pemasaran: M. Wais Fansuri
- Direktur Kepatuhan dan Keberlanjutan: Nofil Anoverta
- Direktur Konsultan Konstruksi: Gagah Guntur Ariwibowo
- Direktur Hubungan Kelembagaan: Cucu Soemantri
- Direktur Kemitraan dan Plasma: Seger Budiardjo
Dengan formasi yang lebih lengkap ini, Agrinas Palma Nusantara diharapkan dapat menjalankan fungsinya secara lebih efektif dan efisien, mencakup seluruh spektrum bisnis perkebunan mulai dari operasional, hukum, sumber daya manusia, keuangan, hingga aspek pemasaran dan kemitraan.
Profil Singkat Direktur Utama: Mohammad Abdul Ghani
Perjalanan karier Mohammad Abdul Ghani merupakan bukti dari dedikasi dan keahliannya di sektor perkebunan. Latar belakang pendidikannya yang kuat menjadi fondasi penting dalam perjalanannya. Ghani meraih gelar sarjana Ekonomi Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB) pada periode 1980-1984.
Tak berhenti di jenjang sarjana, ia melanjutkan studi dan meraih gelar Master of Science dari Universitas Gadjah Mada (2007–2009). Kemudian, ia melengkapi perjalanan akademisnya dengan gelar Doctor of Philosophy dari Universitas Sumatera Utara (2009–2015), dengan fokus studi pada perencanaan kota, komunitas, dan wilayah. Pendidikan yang beragam ini membekalinya dengan pemahaman yang komprehensif, tidak hanya di bidang agrikultur tetapi juga aspek tata kelola dan pengembangan wilayah.
Perjalanan karier Ghani di industri perkebunan nasional dimulai dari posisi strategis. Ia pernah menjabat sebagai Corporate Secretary di PTPN IV pada tahun 2012 hingga 2015. Pengalaman ini menjadi batu loncatan untuk menduduki berbagai jabatan penting lainnya. Ia pernah memimpin PTPN XIII sebagai Direktur Utama (2016–2018), kemudian melanjutkan ke PTPN VI (2018) dan PTPN II (2019). Puncak kariernya di grup PTPN adalah saat ia dipercaya menjadi Wakil Direktur Utama PTPN III (2019–2020).
Titik balik signifikan dalam kariernya terjadi pada 12 Februari 2020, ketika ia diamanahkan untuk memimpin Holding PTPN III (Persero) sebagai Direktur Utama. Ia memegang posisi ini hingga pertengahan tahun lalu, memberikan kontribusi besar dalam mengarahkan strategi dan operasional holding perkebunan terbesar di Indonesia.
Setelah menyelesaikan tugasnya di PTPN III, Ghani tidak lantas beristirahat. Ia sempat mengemban tugas sebagai Director of Plantation & Agriculture di Danantara Indonesia. Kini, dengan penunjukannya sebagai Direktur Utama Agrinas Palma Nusantara, Mohammad Abdul Ghani siap untuk membawa pengalaman dan visinya dalam memajukan sektor perkebunan melalui perusahaan pelat merah ini. Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat posisi Agrinas Palma Nusantara dalam industri, mendorong inovasi, serta meningkatkan kontribusi perusahaan bagi perekonomian nasional.



