Pertandingan antara Bosnia dan Herzegovina melawan Italia dalam laga final play-off kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa berakhir dengan skor 1-1 setelah memasuki babak adu penalti. Akhirnya, Bosnia dan Herzegovina berhasil mengalahkan Italia dengan skor 4-1 di Stadion Bilino Polje, Zenica, pada Rabu 1 April 2026 dini hari WIB. Ini menjadi momen penting bagi tim tuan rumah yang berhasil meraih tiket ke Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah mereka, setelah terakhir kali tampil pada 2014.
Perjalanan Laga yang Menegangkan
Pertandingan dimulai dengan dominasi Italia di awal babak pertama. Pada menit ke-15, Moise Kean mencetak gol pembuka dengan tendangan cantik dari luar kotak penalti. Namun, Bosnia dan Herzegovina tidak menyerah. Mereka terus menggempur pertahanan lawan, meski harus bermain dengan 10 pemain setelah Alessandro Bastoni diusir keluar lapangan pada menit ke-41.
Bosnia dan Herzegovina kemudian mulai membangun momentum. Meskipun sempat dihadang oleh Gianluigi Donnarumma yang menghalau beberapa tembakan, mereka akhirnya menyamakan skor pada menit ke-79 lewat gol Haris Tabaković. Gol ini bermula dari penyelamatan Donnarumma terhadap umpan Edin Džeko, yang kemudian dibalas oleh Tabaković.
Drama Adu Penalti yang Menguras Emosi
Setelah pertandingan berakhir imbang 1-1 dalam waktu normal dan perpanjangan waktu, laga memasuki babak adu penalti. Di sini, Bosnia dan Herzegovina tampil lebih tenang dan percaya diri. Esmir Bajraktarević menjadi pahlawan dengan menjebol gawang Donnarumma di babak terakhir, membawa Bosnia dan Herzegovina meraih kemenangan 4-1.
Beberapa momen krusial dalam adu penalti:
– Pens 1: Tahirović sukses menendang ke arah kiri bawah.
– Pens 2: Tabaković mengirim bola ke sudut kanan atas.
– Pens 3: Alajbegović dengan tenang menendang ke kiri bawah.
– Pens 4: Bajraktarević berhasil melewati Donnarumma dengan tendangan yang sempurna.
Sementara itu, Italia gagal memaksimalkan peluang mereka. Pio Esposito melemparkan bola melebihi tiang gawang, dan Bryan Cristante mengenai tiang gawang.
Reaksi dari Kedua Tim
Sergej Barbarez (Pelatih Bosnia dan Herzegovina):
“Kami tidak pernah masuk atau menyelesaikan pertandingan dengan lebih tenang. Kami percaya dari awal, dan saya sangat bangga pada pemain kami. Kami memiliki pemain-pemain hebat dan kami dua tahun lebih cepat dari jadwal.”
Nikola Vasilj (Kiper Bosnia dan Herzegovina):
“Saya tidak punya kata-kata untuk menggambarkan perasaan ini. Kami bermain melawan salah satu tim terbaik dunia, dan kami mampu menciptakan banyak peluang. Ini adalah momen spesial bagi kami.”
Gennaro Gattuso (Pelatih Italia):
“Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih kepada tim. Ini adalah kekalahan yang sangat menyakitkan, tetapi kami harus menerimanya. Saya bangga pada mereka, tapi ini akan butuh waktu untuk pulih.”
Leonardo Spinazzola (Pemain Italia):
“Ini sangat mengecewakan. Kami ingin melanjutkan ke Piala Dunia, tetapi kami harus menerima kekalahan ini. Saya harap para pemain muda akan belajar dari pengalaman ini.”
Statistik Penting
- Bosnia dan Herzegovina memperoleh 723 operan dalam pertandingan ini, jauh lebih tinggi dari 420 operan Italia.
- Bosnia mencatatkan 31 tendangan ke gawang, sementara Italia hanya 9.
- Tim tuan rumah mencatatkan 11 tembakan on target, sedangkan Italia hanya 3.
Kesimpulan
Pertandingan ini bukan hanya tentang kemenangan atau kekalahan, tetapi juga tentang semangat dan tekad. Bosnia dan Herzegovina berhasil membuktikan bahwa mereka layak berlaga di Piala Dunia 2026. Sementara itu, Italia harus menerima kekalahan ini sebagai pelajaran berharga untuk masa depan.



















