Langkah Proaktif Hyundai Motors Indonesia Menghadapi Isu Keselamatan
PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menunjukkan sikap proaktif dalam menghadapi isu keselamatan yang muncul terkait model SUV premium mereka, Hyundai Palisade. Tindakan ini dilakukan dengan memperkuat koordinasi bersama kantor pusat di Korea Selatan untuk menanggapi berbagai laporan kecelakaan fatal yang telah terjadi.
Langkah cepat ini diambil setelah adanya penarikan kembali (recall) puluhan ribu unit kendaraan tersebut di pasar Amerika Utara dan Korea Selatan. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan sangat memperhatikan aspek keselamatan pengguna kendaraan, terlebih karena posisi Palisade sebagai salah satu kontributor utama penjualan di segmen SUV mewah.
Chief Operating Officer Hyundai Motors Indonesia, Fransiscus Soerjopranoto, menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan aktif terhadap perkembangan isu ini. Koordinasi dengan pihak prinsipal di Korea Selatan menjadi prioritas utama guna memastikan apakah ada dampak teknis serupa pada unit yang beredar di pasar domestik.
“Hyundai Motors Indonesia terus melakukan pemantauan secara aktif terhadap perkembangan isu ini dan berkoordinasi dengan prinsipal untuk memastikan langkah yang tepat,” ujar Fransiscus.
Insiden di Ohio, AS: Awal Mula Kekhawatiran
Insiden yang menjadi awal dari kekhawatiran ini terjadi di Ohio, AS, pada 7 Maret lalu. Otoritas keselamatan setempat melaporkan seorang balita meninggal dunia setelah kursi otomatis pada baris ketiga SUV Palisade menghimpit korban. Diduga, masalah teknis pada mekanisme penggerak kursi elektrik menjadi penyebab utama kegagalan struktur keselamatan kendaraan.
Sistem kursi otomatis pada SUV modern biasanya bekerja menggunakan motor listrik dan pengunci elektronik yang seharusnya memiliki sensor beban serta mekanisme penguncian ganda. Dalam kasus ini, diduga terjadi malfungsi pada unit kontrol atau komponen pengunci yang menyebabkan kursi kehilangan daya topang secara tiba-tiba saat kendaraan sedang beroperasi atau dalam posisi tertentu, sehingga struktur kursi tidak lagi mampu melindungi penumpang.
Penarikan Kembali dan Penghentian Penjualan
Akibat kejadian tersebut, Hyundai melakukan penarikan kembali sejumlah besar unit Palisade di AS dan Kanada. Jumlahnya mencapai 68.500 unit. Selain itu, penjualan beberapa varian tertinggi juga dihentikan sementara.
Langkah serupa diikuti oleh otoritas Korea Selatan yang menarik sekitar 58.000 unit Palisade hybrid karena kekhawatiran serupa. Hal ini terjadi setelah adanya laporan cedera penumpang pada akhir tahun lalu.
Komitmen Keselamatan Pelanggan
Fransiscus menegaskan bahwa keselamatan pelanggan tetap menjadi komitmen tertinggi perusahaan. Jika ke depannya ditemukan indikasi kebutuhan langkah teknis atau perbaikan untuk unit di Indonesia, HMID berjanji akan segera menindaklanjuti sesuai regulasi perlindungan konsumen yang berlaku.
Namun, hingga saat ini, Fransiscus belum dapat mengkonfirmasi dampak insiden berakibat fatal yang melibatkan Hyundai Palisade di AS terhadap mobil Hyundai Palisade yang telah dipasarkan di Indonesia. Pihak perusahaan tetap memantau situasi secara intensif dan siap mengambil tindakan jika diperlukan.



















