• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home politik

Indonesia Minta Perlindungan Lebih untuk Personel UNIFIL di Lebanon

Luna by Luna
14 April 2026 - 16:39
in politik
0

Penjelasan tentang UNIFIL dan Tugasnya di Lebanon

United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) adalah pasukan penjaga perdamaian PBB yang bertugas di Lebanon. Dibentuk oleh Dewan Keamanan PBB pada Maret 1978, UNIFIL memiliki mandat untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di Lebanon selatan. Misi ini hadir sebagai respons terhadap konflik yang terjadi di wilayah tersebut serta untuk mendukung keamanan internasional.

UNIFIL berkedudukan di Naqoura, Lebanon, dan terdiri dari personel militer serta staf sipil dari berbagai negara anggota PBB. Mandat awal UNIFIL mencakup memastikan penarikan pasukan Israel dari Lebanon selatan, memulihkan perdamaian dan keamanan internasional, serta membantu pemerintah Lebanon menjalankan otoritasnya secara efektif di wilayah tersebut.

Setelah konflik tahun 2006, mandat UNIFIL diperluas, antara lain memantau penghentian permusuhan, mendampingi dan mendukung Lebanese Armed Forces saat ditempatkan di wilayah selatan, serta berkoordinasi dengan pemerintah Lebanon dan Israel dalam menjaga stabilitas kawasan. UNIFIL juga membantu memastikan akses kemanusiaan bagi warga sipil dan mendukung pemulangan pengungsi secara aman dan sukarela.

Peran Indonesia dalam Misi UNIFIL

Indonesia telah terlibat dalam pengiriman pasukan perdamaian PBB sejak tahun 2006. Negara ini menjadi salah satu penyumbang pasukan terbesar dalam misi UNIFIL. Berdasarkan data resmi UN Peacekeeping per Januari 2026, Indonesia berada di posisi kedua setelah Italia dalam jumlah personel yang dikirimkan ke misi tersebut, yakni sebanyak 756 pasukan.

Kontribusi Indonesia dalam UNIFIL menunjukkan peran aktif berbagai negara, termasuk Indonesia, dalam menjaga stabilitas dan perdamaian di Lebanon. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melepas Satuan Tugas (Satgas) Kontingen Garuda yang akan melaksanakan misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Ia menyebut ada 1.090 prajurit yang dikirim mengikuti misi perdamaian di Lebanon tahun ini.

Baca Juga  Teknologi Quantum: Startup Indonesia Cetak Sejarah sebagai yang Pertama di Asia Tenggara

Agus mengatakan pengiriman kembali Kontingen Garuda ke Lebanon merupakan suatu kebanggaan bagi TNI. Dia menyampaikan pesan kepada prajurit untuk mematuhi aturan dan mengikuti perintah yang telah ditetapkan oleh PBB. Ia meminta prajurit menjaga nama baik TNI dan Indonesia.

Tragedi yang Menewaskan Prajurit TNI di Lebanon

Pada 29 dan 30 Maret 2026, tiga prajurit TNI gugur dalam dua insiden terpisah di wilayah Lebanon. Kopral Farizal Rhomadon berusia 28 tahun gugur setelah sebuah proyektil meledak di pos UNIFIL dekat Adchit Al‑Qusayr, menewaskan dirinya dan melukai satu prajurit lainnya secara kritis. Sehari kemudian, Mayor Zulmi Aditya Iskandar (33) dan Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan (26) tewas ketika kendaraan mereka hancur akibat ledakan di pinggir jalan dekat Bani Hayyan. Dua rekan seperjuangan mereka mengalami luka serius dalam kedua insiden tersebut.

Upacara penghormatan terakhir bagi tiga anggota Kontingen Indonesia yang gugur diselenggarakan oleh UNIFIL pada Kamis, 2 April 2026. Dalam suasana khidmat, Mayor Zulmi Aditya Iskandar, Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan, dan Kopral Farizal Rhomadon dianugerahi Medali Dag Hammarskjöld secara anumerta, sekaligus menerima penghargaan medali dari Angkatan Bersenjata Lebanon (LAF) sebagai wujud apresiasi internasional atas pengorbanan mereka.

Reaksi dan Langkah yang Diambil oleh Pemerintah Indonesia

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengecam keras insiden yang menewaskan para penjaga perdamaian, menyerukan semua pihak untuk mematuhi hukum internasional dan memastikan keselamatan personel PBB di zona konflik. Dewan Keamanan PBB juga mengeluarkan pernyataan belasungkawa resmi kepada keluarga korban dan pemerintah Indonesia, menegaskan dukungan penuh terhadap operasi UNIFIL.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan serta Badan Koordinasi Penanganan Insiden (BKPI) telah mengirim tim medis dan logistik untuk membantu proses identifikasi jenazah serta pemulangan ke tanah air. Keluarga korban dijanjikan santunan serta bantuan psikologis bagi mereka yang terdampak secara emosional.

Baca Juga  KPK Dalami Dugaan Korupsi Impor: Pejabat Diperiksa Terkait Aliran Dana

Selain penghargaan medali, Presiden Republik Indonesia secara pribadi menyampaikan ucapan belasungkawa melalui pesan resmi, menegaskan bahwa jasa para pahlawan ini akan selalu dikenang dalam sejarah TNI dan bangsa. Pemerintah juga berjanji memperkuat prosedur keamanan bagi personel yang bertugas dalam misi perdamaian internasional.

Permintaan Perlindungan yang Dilakukan oleh Indonesia

Dalam konteks ini, Indonesia secara resmi mengajukan desakan perlindungan lebih lanjut untuk personel UNIFIL yang bertugas di Lebanon. Hal ini dilakukan mengingat tingginya risiko ancaman kekerasan di daerah operasi. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menegaskan keamanan sebagai prioritas utama dalam pelaksanaan tugas misi perdamaian di Lebanon.

Dia meminta prajurit mengutamakan keamanan dalam melaksanakan tugas misi perdamaian di Lebanon. Dia menegaskan keamanan merupakan prioritas utama. “Untuk itu saya minta dalam melaksanakan tugas, faktor keamanan menjadi prioritas utama, pertahankan kewaspadaan setiap saat, serta pahami dan kuasai kondisi daerah operasi, serta laporkan secara cepat setiap perkembangan yang terjadi,” katanya.

Keterlibatan Indonesia dalam misi UNIFIL menunjukkan komitmen negara dalam menjaga perdamaian dunia. Namun, insiden yang menewaskan tiga prajurit TNI menunjukkan adanya risiko yang harus dihadapi oleh personel penjaga perdamaian. Oleh karena itu, Indonesia mengajukan permintaan perlindungan lebih lanjut untuk personel UNIFIL yang bertugas di Lebanon. Ini menjadi langkah penting dalam memastikan keselamatan dan keberlanjutan misi perdamaian di kawasan konflik.

Penulis : wafaul

Tags: indonesialebanon,perlindunganpersonelpolitikunifil
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

200 Warga Brebes Selatan Geruduk DPRD Jateng Tagih Janji Pemekaran
politik

200 Warga Brebes Selatan Geruduk DPRD Jateng Tagih Janji Pemekaran

15 Juni 2026 - 17:04
PRIMa 5 Tahun: Agus Jabo Serukan Revolusi Ekonomi Rakyat demi Pancasila
politik

PRIMa 5 Tahun: Agus Jabo Serukan Revolusi Ekonomi Rakyat demi Pancasila

15 Juni 2026 - 09:43
BRIN Minta Maaf Penggunaan Lambang Garuda yang Keliru
politik

BRIN Minta Maaf Penggunaan Lambang Garuda yang Keliru

15 Juni 2026 - 06:42
Yohanes Ontot: Tak Ada Ampun Bagi Pemecah Bangsa
politik

Yohanes Ontot: Tak Ada Ampun Bagi Pemecah Bangsa

15 Juni 2026 - 06:16
Polda Sumsel: Pancasila 2026, Komitmen Kebangsaan Terukir
politik

Polda Sumsel: Pancasila 2026, Komitmen Kebangsaan Terukir

14 Juni 2026 - 17:17
Dino Patti Djalal Kritik Prabowo: Balasan Seskab Teddy Indra Wijaya
politik

Dino Patti Djalal Kritik Prabowo: Balasan Seskab Teddy Indra Wijaya

14 Juni 2026 - 13:50
Please login to join discussion

Berita Populer

  • Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pilihan Redaksi

200 Warga Brebes Selatan Geruduk DPRD Jateng Tagih Janji Pemekaran

200 Warga Brebes Selatan Geruduk DPRD Jateng Tagih Janji Pemekaran

15 Juni 2026 - 17:04
Ancaman Krisis Properti Global: Bagaimana Dampaknya ke Pasar Saham Asia dan Investor?

Ancaman Krisis Properti Global: Bagaimana Dampaknya ke Pasar Saham Asia dan Investor?

15 Juni 2026 - 16:56
Bandung Darurat Sampah: Pemkot Ajukan Status

Bandung Darurat Sampah: Pemkot Ajukan Status

15 Juni 2026 - 16:38
Krisis Properti Global Mulai Berdampak pada Pasar Saham Asia Tenggara, Simak Selengkapnya

Dampak Krisis Properti Global Terhadap Pasar Saham Asia Tenggara: Prediksi dan Analisis Waktu

15 Juni 2026 - 16:14
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.