No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home politik

Iran Bikin AS Panik Korsel

Erwin by Erwin
18 Maret 2026 - 06:25
in politik
0

Krisis Rudal Pencegat: AS Terdesak, Korea Selatan Panik Akibat Eskalasi Timur Tengah

Kekhawatiran akan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah semakin nyata, memicu serangkaian manuver militer yang berdampak luas hingga ke Asia Timur. Laporan dari lapangan menunjukkan bahwa Amerika Serikat tengah menghadapi kesulitan signifikan dalam menghadapi serangan balasan yang dilancarkan oleh Iran. Situasi ini diperparah dengan adanya dugaan krisis rudal pencegat yang dialami AS, mengingat Iran diperkirakan telah meluncurkan lebih dari 500 rudal ke wilayah Israel dan aset-aset militer AS di berbagai negara Timur Tengah.

Kondisi yang mendesak ini memaksa Amerika Serikat untuk mengambil langkah-langkah yang justru menimbulkan kepanikan di kalangan warga Korea Selatan. Kepanikan ini muncul di tengah situasi keamanan yang sudah genting, menyusul uji coba peluncuran 10 rudal balistik oleh Korea Utara di dekat perairan Korea Selatan dan Jepang.

Analisis Krisis Rudal Pencegat AS dan Israel

Perkiraan para analis militer mengenai potensi krisis rudal pencegat bagi AS dan Israel dalam mengantisipasi serangan rudal dan drone kamikaze Iran tampaknya mulai terbukti. Rudal-rudal yang diluncurkan Iran dilaporkan tidak sepenuhnya berhasil dihalau oleh sistem pertahanan udara Israel dan AS. Israel, yang dikenal memiliki sistem pertahanan udara berlapis yang canggih seperti Iron Dome, David’s Sling, Arrow, serta sistem bantuan AS, THAAD, ternyata tidak mampu sepenuhnya menahan gempuran rudal Iran yang menghantam wilayahnya.

Bahkan, seorang jurnalis Israel secara terbuka mengakui bahwa sistem pertahanan udara negaranya kewalahan menghadapi rudal-rudal Iran. Menurutnya, rudal-rudal Iran mampu menembus pertahanan rudal pencegat Israel karena memiliki kemampuan untuk memecah menjadi enam bagian saat mendekati target.

AS pun tidak luput dari kesulitan. Mereka dilaporkan kewalahan menghadapi rudal-rudal Iran yang telah menghancurkan sejumlah aset militer mereka di berbagai negara di Timur Tengah. Sebuah laporan memperkirakan bahwa kerugian yang dialami AS akibat kerusakan aset militer di Timur Tengah mencapai sekitar 2 miliar dolar AS atau setara Rp 34 triliun hanya dalam empat hari pertama konflik.

Baca Juga  Penguatan Kompolnas dengan Perubahan UU Kepolisian

AS Pindahkan Sistem Pertahanan Udara, Korea Selatan Panik

Akibat kesulitan menghadapi Iran dan krisis rudal pencegat, AS terpaksa mengambil tindakan drastis dengan memindahkan sistem pertahanan udara mereka yang ditempatkan di negara-negara sekutu, salah satunya Korea Selatan.

Laporan menyebutkan bahwa pada Selasa, 10 Maret 2026, AS telah merelokasi sistem pertahanan udara mereka dari Korea Selatan ke wilayah Timur Tengah. Relokasi ini terjadi pada hari ke-12 perang antara Iran melawan AS dan Israel, menyusul laporan terbaru mengenai hancurnya radar utama sistem Terminal High-Altitude Area Defense (THAAD) milik AS di Yordania yang bernilai 300 juta dolar AS oleh Iran.

Sistem THAAD sendiri pertama kali dikerahkan ke Korea Selatan pada tahun 2017 dengan tujuan utama untuk melindungi negara tersebut dari ancaman senjata nuklir Korea Utara.

Relokasi sistem THAAD dari Korea Selatan ini memicu kemarahan dan protes dari warga Korea Selatan yang khawatir tindakan tersebut akan menjadikan mereka target yang lebih rentan. Sementara itu, Tiongkok memberikan peringatan bahwa manuver ini dapat mengganggu stabilitas kawasan.

Sistem anti-rudal THAAD, yang diproduksi oleh Lockheed Martin AS, terdiri dari enam peluncur yang masing-masing membawa delapan rudal pencegat, serta sistem radar untuk deteksi. Rudal ini dirancang untuk menembak jatuh rudal balistik jarak pendek dan menengah menggunakan teknologi “hit-to-kill”, yang berarti menghancurkan target melalui energi kinetik murni. Keunggulan THAAD adalah kemampuannya untuk beroperasi di ketinggian, bahkan di luar atmosfer bumi, menjadikannya sangat berharga untuk mencegat dan menghancurkan hulu ledak nuklir, sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan di Korea Selatan mengingat ancaman dari Korea Utara.

Media Korea Selatan, termasuk SBS dan Yonhap, melaporkan bahwa peluncur THAAD telah diangkut keluar dari pangkalan udara Seongju, di selatan Seoul. Presiden Korea Selatan, Lee Jae-myung, mengakui bahwa Seoul telah menyampaikan penolakan terhadap penarikan senjata AS tersebut. Ia menyatakan dalam rapat kabinet, “Tampaknya ada kontroversi baru-baru ini mengenai pasukan AS di Korea yang mengirimkan sejumlah senjata, seperti baterai artileri dan senjata pertahanan udara, ke luar negeri.”

Baca Juga  Polisi Gaza Dibentuk: Ribuan Warga Palestina Mendaftar

Kepanikan warga Korea Selatan dapat dipahami mengingat beberapa hari sebelumnya, Korea Utara baru saja melakukan uji coba peluncuran 10 rudal balistik ke wilayah perairan dekat Korea Selatan dan Jepang. Sumber militer Korea Selatan mengkonfirmasi bahwa Korea Utara menembakkan lebih dari 10 rudal balistik ke laut pada hari Sabtu, bertepatan dengan latihan militer gabungan antara pasukan AS dan Korea Selatan.

Pasukan penjaga pantai Jepang melaporkan telah mendeteksi objek yang diduga sebagai rudal balistik yang jatuh ke laut. Rudal tersebut diperkirakan jatuh di luar zona ekonomi eksklusif Jepang. Rudal-rudal tersebut diluncurkan dari daerah dekat ibu kota Pyongyang menuju laut di lepas pantai timur negara itu.

Korea Utara telah secara konsisten melakukan uji coba peluncuran berbagai jenis rudal balistik dan rudal jelajah selama lebih dari dua dekade sebagai bagian dari upaya mereka untuk mengembangkan kemampuan pengiriman senjata nuklir, yang diyakini telah berhasil mereka kuasai.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Wali Kota AS Mundur Setelah Akui Jadi Agen Tiongkok
politik

Wali Kota AS Mundur Setelah Akui Jadi Agen Tiongkok

18 Mei 2026 - 23:41
Hanya Perasaan, Ucapan MC Cerdas Cermat MPR Tanggapi Protes Peserta, Ini Identitasnya
politik

Hanya Perasaan, Ucapan MC Cerdas Cermat MPR Tanggapi Protes Peserta, Ini Identitasnya

18 Mei 2026 - 23:23
Nadiem Makarim Sediakan Rp100 Juta Bulanan untuk Mereka
politik

Nadiem Makarim Sediakan Rp100 Juta Bulanan untuk Mereka

18 Mei 2026 - 23:05
Prabowo Undang Muhaimin ke Istana
politik

Prabowo Undang Muhaimin ke Istana

18 Mei 2026 - 22:29
Markas Judi Online Diserbu, Said Didu Bocorkan Pemilik dan Pelindungnya
politik

Markas Judi Online Diserbu, Said Didu Bocorkan Pemilik dan Pelindungnya

18 Mei 2026 - 19:29
Hakim Setujui Tahanan Rumah Nadiem Makarim di Kebayoran Baru, Tak Boleh Keluar 24 Jam
politik

Hakim Setujui Tahanan Rumah Nadiem Makarim di Kebayoran Baru, Tak Boleh Keluar 24 Jam

18 Mei 2026 - 17:41
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
Sidang pembacaan tuntutan terdakwa mantan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda di PN Batam. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

26 Mei 2025 - 16:54
Link Baru: Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Viral & Ganti Kostum

Link Baru: Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Viral & Ganti Kostum

2 April 2026 - 23:31
Review dan Spesifikasi Lengkap Honor 90: Apakah Layak Dibeli Tahun Ini?

Review dan Spesifikasi Lengkap Honor 90: Apakah Layak Dibeli Tahun Ini?

19 Mei 2026 - 01:21
MSCI hentikan saham Indonesia, OJK ungkap ancaman emiten RI terlempar dari indeks global

MSCI hentikan saham Indonesia, OJK ungkap ancaman emiten RI terlempar dari indeks global

18 Mei 2026 - 23:59
Wali Kota AS Mundur Setelah Akui Jadi Agen Tiongkok

Wali Kota AS Mundur Setelah Akui Jadi Agen Tiongkok

18 Mei 2026 - 23:41
Hanya Perasaan, Ucapan MC Cerdas Cermat MPR Tanggapi Protes Peserta, Ini Identitasnya

Hanya Perasaan, Ucapan MC Cerdas Cermat MPR Tanggapi Protes Peserta, Ini Identitasnya

18 Mei 2026 - 23:23
Nadiem Makarim Sediakan Rp100 Juta Bulanan untuk Mereka

Nadiem Makarim Sediakan Rp100 Juta Bulanan untuk Mereka

18 Mei 2026 - 23:05

Pilihan Redaksi

Review dan Spesifikasi Lengkap Honor 90: Apakah Layak Dibeli Tahun Ini?

Review dan Spesifikasi Lengkap Honor 90: Apakah Layak Dibeli Tahun Ini?

19 Mei 2026 - 01:21
MSCI hentikan saham Indonesia, OJK ungkap ancaman emiten RI terlempar dari indeks global

MSCI hentikan saham Indonesia, OJK ungkap ancaman emiten RI terlempar dari indeks global

18 Mei 2026 - 23:59
Wali Kota AS Mundur Setelah Akui Jadi Agen Tiongkok

Wali Kota AS Mundur Setelah Akui Jadi Agen Tiongkok

18 Mei 2026 - 23:41
Hanya Perasaan, Ucapan MC Cerdas Cermat MPR Tanggapi Protes Peserta, Ini Identitasnya

Hanya Perasaan, Ucapan MC Cerdas Cermat MPR Tanggapi Protes Peserta, Ini Identitasnya

18 Mei 2026 - 23:23
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.