• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home berita

Jakarta Masih Disorot Karena Premanisme di Sejumlah Titik, Ini Penyebabnya

Luna by Luna
14 April 2026 - 15:11
in berita, Lokal
0

Jakarta, kota metropolitan yang terus berkembang, masih menjadi sorotan karena maraknya tindakan premanisme di beberapa titik. Meski pemerintah dan aparat kepolisian telah melakukan berbagai upaya untuk menekan praktik ini, kasus-kasus premanisme tetap muncul dan mengganggu ketenangan masyarakat serta stabilitas sosial.

Apa Itu Premanisme?

Premanisme merujuk pada tindakan penganiayaan, ancaman, atau penindasan yang dilakukan oleh kelompok tertentu, biasanya dengan menggunakan kekerasan fisik atau ancaman. Di Jakarta, premanisme sering kali terkait dengan bisnis jasa pengamanan yang tidak resmi atau di luar batas hukum. Kelompok-kelompok ini sering kali menjadikan kekuatan fisik sebagai alat untuk menekan pihak lain, baik itu pengusaha, warga, maupun pemilik lahan.

Premanisme di Jakarta: Fenomena yang Masih Menghantui

Dalam beberapa bulan terakhir, Jakarta kembali menjadi perhatian publik karena adanya insiden premanisme yang menimpa warga dan pelaku usaha. Contohnya, kasus di Tanah Abang, Jakarta Pusat, di mana seorang pedagang bakso harus menyaksikan mangkuk dagangannya dihancurkan satu per satu oleh para preman. Insiden ini memicu reaksi cepat dari aparat kepolisian yang kemudian menangkap tiga pelaku yang membawa senjata tajam dan positif mengonsumsi narkotika.

Selain itu, di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT) Jakarta Timur, seorang pedagang baru membuka lapak dimintai uang oleh preman. Ketika menolak, situasi memburuk hingga terjadi kekerasan fisik dan ancaman dengan senjata tajam. Kejadian-kejadian seperti ini menunjukkan bahwa premanisme masih menjadi masalah serius di Jakarta.

Penyebab Utama Premanisme di Jakarta

  1. Bisnis Jasa Pengamanan yang Tidak Terkontrol

    Bisnis jasa pengamanan di Jakarta dibagi menjadi dua jenis: formal dan informal. Jasa pengamanan formal adalah perusahaan yang telah terdaftar secara hukum dan memiliki anggota yang terlatih. Namun, jasa pengamanan informal, yang sering kali diisi oleh individu dengan kekuatan fisik, cenderung lebih rentan melakukan kekerasan dan eksploitasi.

  2. Keterlibatan Kelompok Informal dalam Sengketa Lahan

    Menurut sosiolog Rakhmat Hidayat, premanisme sering kali muncul dalam sengketa lahan. Kelompok-kelompok ini digunakan untuk menekan pihak yang bersengketa, terutama dalam konflik antara perusahaan dan pemilik lahan. Dalam kasus di Kemang Raya, misalnya, terjadi bentrokan antara kuasa hukum PT GL dan kelompok yang mengklaim sebagai ahli waris. Situasi ini memicu penggunaan senjata dan keributan yang mengganggu keamanan umum.

  3. Dukungan dari Otoritas Lokal atau Keamanan

    Menurut Rakhmat, banyak kelompok preman yang dikelola oleh jaringan tertentu yang mendapatkan dukungan atau legitimasi dari otoritas setempat. Karena mendapat dukungan, mereka bisa eksis dan bertindak tanpa takut dihukum.

  4. Kurangnya Penegakan Hukum yang Tegas

    Meskipun polisi telah menangkap ratusan orang dalam operasi anti-premanisme, banyak dari mereka hanya menjalani pembinaan. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan penangkapan saja tidak cukup untuk mengatasi masalah premanisme. Perlu ada penegakan hukum yang lebih tegas dan sistematis.

Baca Juga  Tiket Jalan Sehat Raup Rp380 Juta, Hadiah Mobil Terlantar

Upaya Pemberantasan Premanisme

Polda Metro Jaya telah melakukan berbagai operasi untuk menangani premanisme, termasuk Operasi Berantas Jaya yang berlangsung selama 15 hari pada Mei 2025. Dalam operasi tersebut, sebanyak 3.599 preman ditangkap, namun hanya 348 dari mereka yang ditetapkan sebagai tersangka. Sisanya hanya menjalani pembinaan.

Namun, meskipun jumlah penangkapan cukup besar, masalah premanisme masih terus muncul. Hal ini menunjukkan bahwa solusi jangka panjang perlu ditemukan, seperti penguatan regulasi, peningkatan kesadaran masyarakat, dan penegakan hukum yang lebih efektif.

Solusi yang Harus Dilakukan

  1. Peningkatan Kesadaran Masyarakat

    Masyarakat perlu diberdayakan agar lebih waspada terhadap tindakan premanisme. Edukasi tentang hak-hak dan cara melaporkan kejahatan juga penting untuk mencegah kekerasan yang tidak perlu.

  2. Penguatan Regulasi dan Penegakan Hukum

    Pemerintah dan aparat kepolisian perlu bekerja sama untuk menciptakan regulasi yang lebih ketat terkait jasa pengamanan, terutama untuk kelompok informal. Selain itu, penegakan hukum harus lebih tegas dan transparan agar tidak ada ruang bagi premanisme untuk berkembang.

  3. Kerja Sama dengan Masyarakat

    Masyarakat dapat menjadi mitra dalam pemberantasan premanisme. Dengan melibatkan masyarakat dalam proses pengawasan dan pelaporan, pemerintah dapat lebih mudah mengidentifikasi dan menangani tindakan premanisme.

Premanisme di Jakarta masih menjadi isu yang perlu diperhatikan. Meskipun pemerintah dan aparat kepolisian telah melakukan berbagai upaya untuk menangani masalah ini, masih ada tantangan besar yang harus diatasi. Dengan pendekatan yang komprehensif, termasuk penguatan regulasi, peningkatan kesadaran masyarakat, dan penegakan hukum yang lebih tegas, Jakarta dapat terus berkembang sebagai kota global yang aman dan nyaman bagi semua warganya.

Penulis : wafaul

Tags: beritadisorotjakartakarenapenyebabnyapremanismesejumlahtitik,
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Jalan Benteng Mabar Hilir Rusak Parah, Warga Medan Terjebak Lumpur Puluhan Tahun
Lokal

Jalan Benteng Mabar Hilir Rusak Parah, Warga Medan Terjebak Lumpur Puluhan Tahun

12 Juni 2026 - 00:25
Daftar Tunggu Haji Lamongan 60 Ribu: Kuota Baru Persingkat Antrean
Lokal

Daftar Tunggu Haji Lamongan 60 Ribu: Kuota Baru Persingkat Antrean

11 Juni 2026 - 23:34
Analisis Citra Satelit: Dampak Serangan Iran pada Pangkalan Militer AS di Kuwait
berita

Analisis Citra Satelit: Dampak Serangan Iran pada Pangkalan Militer AS di Kuwait

11 Juni 2026 - 22:47
Analisis Dampak Pajak Khusus Robot AI Industri di Makassar: Panduan Lengkap untuk Bisnis
Bisnis

Analisis Dampak Pajak Khusus Robot AI Industri di Makassar: Panduan Lengkap untuk Bisnis

11 Juni 2026 - 22:35
Pajak Robot AI di Medan: Dampak, Pro Kontra, dan Kebijakan Pemerintah Terbaru
berita

Pajak Robot AI di Medan: Dampak, Pro Kontra, dan Kebijakan Pemerintah Terbaru

11 Juni 2026 - 21:52
Lokal

7 Fakta Kecelakaan Elf Maut Maesan: Tragedi Wisata Pantai Trenggalek

11 Juni 2026 - 21:24
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

28 Maret 2026 - 10:07
Sidang pembacaan tuntutan terdakwa mantan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda di PN Batam. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

26 Mei 2025 - 16:54
Jalan Benteng Mabar Hilir Rusak Parah, Warga Medan Terjebak Lumpur Puluhan Tahun

Jalan Benteng Mabar Hilir Rusak Parah, Warga Medan Terjebak Lumpur Puluhan Tahun

12 Juni 2026 - 00:25
Operasi Pembebasan Sandera MT Pematang Jadi Film, Kisah Heroik Letkol Taufiqoerrochman

Pemerintah Siapkan Langkah Baru untuk Menjaga Stabilitas Ekonomi Nasional

11 Juni 2026 - 23:59
Analisis Dampak Pajak AI: Menavigasi Kebijakan Baru Pemerintah dan Implikasinya bagi Industri Indonesia

Analisis Dampak Pajak AI: Menavigasi Kebijakan Baru Pemerintah dan Implikasinya bagi Industri Indonesia

11 Juni 2026 - 23:59
Serena’s Grand Return: Tennis Ace Back at 44

Serena’s Grand Return: Tennis Ace Back at 44

11 Juni 2026 - 23:59
Berkah Semu Pariwisata: Rupiah Terdevaluasi, Untung Siapa?

Berkah Semu Pariwisata: Rupiah Terdevaluasi, Untung Siapa?

11 Juni 2026 - 23:59

Pilihan Redaksi

Jalan Benteng Mabar Hilir Rusak Parah, Warga Medan Terjebak Lumpur Puluhan Tahun

Jalan Benteng Mabar Hilir Rusak Parah, Warga Medan Terjebak Lumpur Puluhan Tahun

12 Juni 2026 - 00:25
Operasi Pembebasan Sandera MT Pematang Jadi Film, Kisah Heroik Letkol Taufiqoerrochman

Pemerintah Siapkan Langkah Baru untuk Menjaga Stabilitas Ekonomi Nasional

11 Juni 2026 - 23:59
Analisis Dampak Pajak AI: Menavigasi Kebijakan Baru Pemerintah dan Implikasinya bagi Industri Indonesia

Analisis Dampak Pajak AI: Menavigasi Kebijakan Baru Pemerintah dan Implikasinya bagi Industri Indonesia

11 Juni 2026 - 23:59
Serena’s Grand Return: Tennis Ace Back at 44

Serena’s Grand Return: Tennis Ace Back at 44

11 Juni 2026 - 23:59
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.