Jemaah Haji Kloter 1 Embarkasi Banjarmasin Bersiap Pulang Usai Tuntaskan Ibadah
Setelah menyelesaikan puncak rangkaian ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), Kelompok Terbang (Kloter) 1 Embarkasi Banjarmasin kini tengah bersiap untuk kembali ke Tanah Air. Sembari menjalani proses persiapan kepulangan, para jemaah secara bertahap menuntaskan ibadah Tawaf Ifadah di Masjidil Haram, Makkah.
Ketua Kloter 1, Syamsuri, melaporkan bahwa seluruh jemaah yang berjumlah 359 orang telah kembali ke hotel masing-masing di Makkah setelah menyelesaikan proses Nafar Tsani di Mina. “Alhamdulillah, seluruh jemaah dalam keadaan sehat walafiat. Tidak ada yang memerlukan perawatan intensif di rumah sakit. Memang ada beberapa yang mengalami gejala ringan seperti flu dan batuk, namun secara umum kondisi kesehatan mereka baik,” ujar Syamsuri melalui sambungan telepon.
Pelaksanaan Tawaf Ifadah dilakukan secara bergilir untuk mengantisipasi kepadatan jemaah di area Masjidil Haram. Hingga Sabtu (30/5), sekitar 30 persen jemaah telah menyelesaikan ibadah ini secara mandiri. Hal ini dikarenakan layanan bus shalawat yang menjadi moda transportasi utama dari hotel menuju Masjidil Haram baru akan kembali beroperasi pada Minggu (31/5) dini hari waktu Arab Saudi.
Tawaf Ifadah menjadi salah satu prioritas utama jemaah sebelum mereka memasuki tahapan persiapan untuk kembali ke tanah air. Selain menyelesaikan rukun dan wajib haji yang tersisa, para jemaah juga mulai sibuk mempersiapkan barang bawaan mereka. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah menjadwalkan penimbangan koper jemaah pada hari Senin, 1 Juni 2026.
Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, Kloter 1 yang terdiri dari jemaah asal Banjarmasin dijadwalkan akan bergerak dari Makkah menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, pada Selasa (2/6) malam. Rombongan ini akan diterbangkan menuju Indonesia menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-8401 pada Rabu (3/6) pukul 08.55 waktu Arab Saudi. Jemaah Kloter 1 diproyeksikan akan tiba di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, pada Kamis (4/6) pukul 03.15 Wita.
Duka Menyertai Kloter 11: Satu Jemaah Wafat di Mina
Sementara itu, suasana duka menyelimuti Kloter 11 di Mina. Salah seorang anggota jemaah asal Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Abu Yazid Bustami bin Masdar Mahdi, dilaporkan meninggal dunia pada Jumat (29/5) pukul 20.56 waktu Arab Saudi.
Tak lama setelah kabar duka ini diterima, anggota Kloter 11 dan para petugas berkumpul di tenda jemaah untuk melaksanakan pembacaan Surah Yasin, tahlil, dan doa bersama bagi almarhum. Abu Yazid Bustami, yang berusia 52 tahun, merupakan warga Jalan Patmaraga, Kelurahan Kebun Sari, Kecamatan Amuntai Tengah.
Ketua Kloter 11, Asdiansyah, menjelaskan bahwa almarhum Abu Yazid sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) Mina pada Jumat pagi, sekitar pukul 06.00 waktu Arab Saudi. Kondisinya sempat membaik dan ia diizinkan kembali ke tenda pada pukul 15.53 waktu Arab Saudi. Namun, sekitar pukul 19.45 waktu Arab Saudi, kondisi kesehatannya kembali menurun drastis, termasuk kesadarannya. Petugas kloter segera meminta bantuan tim medis Arab Saudi dan melakukan rujukan ke Rumah Sakit Mina sekitar pukul 20.00 waktu Arab Saudi, namun takdir berkata lain.
Ketua PPIH Embarkasi Banjarmasin, Eddy Khairani, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya H. Abu Yazid Bustami. “Atas nama keluarga besar Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan dan PPIH Embarkasi Haji Banjarmasin, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum mendapatkan husnul khatimah,” ujar Kakanwil Kemenhaj Kalsel ini.
Dengan wafatnya H. Abu Yazid Bustami, total jemaah Embarkasi Banjarmasin yang meninggal dunia di Tanah Suci pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi menjadi tiga orang.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) HSU, H. Hapizi, menambahkan bahwa almarhum berangkat ke Tanah Suci bersama dengan istrinya. “Kami telah melaporkan meninggalnya anggota jemaah asal HSU ini kepada Bapak Bupati. Pihak keluarga juga sudah mengetahui karena almarhum berangkat bersama istri. Kami turut berbelasungkawa atas kepergian beliau yang dikenal sebagai pribadi yang ramah dan memiliki semangat ibadah yang tinggi,” pungkasnya pada Sabtu.





