Usulan Anggaran Makan Bergizi Gratis untuk Wilayah Bencana
Anggota Komisi II DPR RI, Deddy Sitorus, mengusulkan agar anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) dialihkan untuk wilayah bencana jika pemerintah menerapkan kebijakan belajar daring bagi siswa. Usulan ini dilakukan dengan pertimbangan bahwa pengalihan anggaran tersebut dapat memberikan bantuan yang signifikan bagi masyarakat di daerah terdampak bencana.
Deddy Sitorus, yang merupakan anggota Fraksi PDI Perjuangan, menilai bahwa usulan ini tidak hanya membantu masyarakat di lokasi bencana, tetapi juga bisa menjadi solusi untuk kondisi keuangan negara yang sedang menghadapi ancaman krisis energi akibat konflik di Timur Tengah. Ia berharap, selama masa pembelajaran daring, anggaran MBG dapat digunakan sebagai dana pemulihan daerah-daerah yang terkena bencana.
“Kami berharap, jika WFH (bekerja dari rumah) diterapkan, anggaran MBG bisa dialihkan selama satu minggu untuk membangun kembali daerah yang terkena bencana,” ujar Deddy dalam rapat kerja Komisi II DPR bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Pentingnya Solidaritas dan Kepedulian
Selain itu, Deddy menekankan pentingnya rasa solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menderita di Aceh, Sumatera Utara, hingga Sumatera Barat. Ia menegaskan bahwa tanpa adanya empati dan dukungan dari pihak lain, sulit untuk melihat perubahan positif bagi masyarakat yang terkena dampak bencana.
“Tetapi kalau kita tidak sama-sama berempati terhadap penderitaan saudara-saudara kita di tiga provinsi itu, lalu siapa lagi?” tanyanya.
Ia juga berharap kepada Menteri Dalam Negeri, sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatera, untuk menyampaikan usulan tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto. “Ini saya harap tolong dibawa ke ratas pak disampaikan kepada Pak Presiden secara terbuka kami berharap pada bapak,” imbuhnya.
Profil Deddy Sitorus
Deddy Yevri Hanteru Sitorus, lebih dikenal sebagai Deddy Sitorus, adalah politikus Indonesia dari PDI Perjuangan. Ia lahir di Pematangsiantar, Sumatera Utara, pada 17 November 1970. Saat ini ia menjabat sebagai Anggota DPR RI periode 2024-2029 mewakili daerah pemilihan Kalimantan Utara, setelah terpilih pada Pemilu 2019 dengan 34.709 suara dan 2024 dengan 59.335 suara.
Deddy Sitorus beragama Katolik dan berasal dari marga Batak Sitorus. Ia menikah dengan Suriany dan memiliki tiga anak, serta tinggal di Pondok Kelapa Indah, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Pendidikannya dimulai dari SD Kristen Kalam Kudus (1983), SMPN 4 (1986), SMA Negeri 3 (1988). Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan S1 Pertanian di Universitas Simalungun (1996) dan S2 Master of Arts di Kingston University (2006).
Sebelum berpolitik, Deddy Sitorus aktif di organisasi seperti Ketua BPM Universitas Simalungun (1990-1992), Kepala Divisi WALHI (1998-2001), dan berbagai peran di LSM internasional seperti SEACON, ANGOC, serta pendiri Koalisi Anti Utang (2000-2001).
Karier profesionalnya mencakup Sector Manager UNDP Indonesia (2008-2009), Senior Officer NDI Indonesia (2001-2004), Direktur Eksekutif Optima Consulting Network (2010-2012), serta komisaris di berbagai BUMN seperti PTPN III, Pelindo III, dan Waskita Beton Precast (2014-2019).
Dalam politik, Deddy Sitorus sempat gagal terpilih sebagai anggota DPR pada 2014 (Dapil Riau II). Namun, ia sukses di 2019 dan 2024 untuk Kalimantan Utara sebagai caleg PDI-P dengan suara terbanyak di provinsi tersebut.
Harta Kekayaan Deddy Sitorus
Deddy Sitorus rutin melaporkan harta kekayaan miliknya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Di laman laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN) milik KPK, tercatat bahwa harta kekayaan Deddy Sitorus mencapai Rp 27.651.925.944.
Berikut rincian terbaru harta kekayaan Deddy Sitorus:
II. DATA HARTA
A. TANAH DAN BANGUNAN
Rp. 9.922.071.000
1. Tanah dan Bangunan Seluas 204 m2/219 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA TIMUR , HASIL SENDIRI Rp. 2.000.000.000
2. Tanah dan Bangunan Seluas 30 m2/30 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA TIMUR , HASIL SENDIRI Rp. 414.071.000
3. Tanah dan Bangunan Seluas 56 m2/56 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 2.250.000.000
4. Tanah Seluas 561 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA TIMUR , HASIL SENDIRI Rp. 4.500.000.000
5. Tanah Seluas 538 m2 di KAB / KOTA BULUNGAN, HASIL SENDIRI Rp. 500.000.000
6. Tanah Seluas 2.500 m2 di KAB / KOTA KOTA TARAKAN , HASIL SENDIRI Rp. 75.000.000
7. Tanah Seluas 2.500 m2 di KAB / KOTA KOTA TARAKAN , HASIL SENDIRI Rp. 75.000.000
8. Tanah Seluas 4.000 m2 di KAB / KOTA BULELENG, HASIL SENDIRI Rp. 108.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN
Rp. 2.175.000.000
1. MOBIL, HYUNDAI CRETA Tahun 2022, HASIL SENDIRI Rp. 180.000.000 2024
2. MOTOR, ITALJET DRAGSTER Tahun 2022, HASIL SENDIRI Rp. 20.000.000
3. MOTOR, QUADRO QOODER Tahun 2019, HASIL SENDIRI Rp. 75.000.000
4. MOBIL, TOYOTA APLHARD Tahun 2021, HASIL SENDIRI Rp. 700.000.000
5. MOBIL, HYUNDAI IONIC 5 Tahun 2022, HASIL SENDIRI Rp. 400.000.000
6. KAPAL LAUT/PERAHU, KAPAL KAPAL SPEED BOAT Tahun 2021, HASIL SENDIRI Rp. 800.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA
Rp.—
D. SURAT BERHARGA
Rp.—
E. KAS DAN SETARA KAS
Rp. 15.425.298.586
F. HARTA LAINNYA
Rp. 129.556.358
Sub Total
Rp. 27.651.925.944
III. HUTANG
Rp.—
IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III)
Rp. 27.651.925.944




















