No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kredit Bank: Stabil Hingga 2026?

Rizki by Rizki
31 Januari 2026 - 16:22
in Ekonomi
0

Jakarta – Industri perbankan Indonesia diperkirakan akan terus menunjukkan stabilitas yang kuat di tahun 2026. Proyeksi ini disampaikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang menekankan bahwa meskipun ada tantangan global, sektor perbankan diharapkan dapat mempertahankan kinerja positifnya.

Dian Ediana Rae, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, menjelaskan bahwa pertumbuhan kredit dan Dana Pihak Ketiga (DPK) diperkirakan akan tetap stabil pada tahun 2026. Hal ini akan didukung oleh kualitas kredit yang terjaga dan permodalan yang kuat. Lebih lanjut, laba industri perbankan juga diantisipasi akan terus tumbuh positif.

Namun, Dian juga mengingatkan bahwa ketidakpastian ekonomi global dan perkembangan domestik akan terus mempengaruhi dinamika kinerja perbankan. Faktor-faktor ini perlu menjadi perhatian utama, karena pertumbuhan kredit sangat bergantung pada stabilitas ekonomi dan geopolitik global, serta kondisi dalam negeri. Beberapa faktor domestik yang penting meliputi:

  • Permintaan kredit atau pembiayaan dari dunia usaha
  • Kondisi iklim investasi
  • Prospek pertumbuhan ekonomi nasional

OJK berharap bahwa seluruh pemangku kepentingan di dalam negeri dapat bekerja sama untuk memperkuat berbagai aspek yang mendukung pertumbuhan ekonomi. Sinergi ini akan menjadi kunci untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, sehingga penyaluran kredit yang sehat dan memberikan kontribusi positif dapat tercapai.

Kinerja Kredit Perbankan 2025: Tinjauan

Pertumbuhan kredit perbankan nasional sepanjang tahun 2025 tercatat sebesar 9,69 persen secara year-on-year (yoy). Angka ini memang tidak mencapai dua digit, dan sedikit lebih rendah dibandingkan pertumbuhan kredit pada tahun sebelumnya yang mencapai 10,39 persen. Meskipun demikian, capaian ini masih berada dalam kisaran target yang ditetapkan oleh Bank Indonesia (BI), yaitu antara 8 hingga 11 persen.

Secara lebih rinci, kinerja kredit investasi menunjukkan pertumbuhan yang sangat kuat sepanjang tahun 2025, yaitu sebesar 21,06 persen secara yoy. Pertumbuhan ini sejalan dengan kelanjutan proyek-proyek infrastruktur dan ekspansi modal yang dilakukan oleh berbagai perusahaan. Namun, pertumbuhan kredit di segmen lain tidak seoptimal kredit investasi.

Baca Juga  Salat Id Takalar: Daeng Manye Uraikan Ekonomi Digital

Berikut rincian pertumbuhan kredit di segmen lain:

  • Kredit modal kerja: 4,52 persen (yoy)
  • Kredit konsumsi: 6,58 persen (yoy)

Kredit yang Belum Dicairkan (Undisbursed Loan)

Jumlah kredit yang belum dicairkan (undisbursed loan) tercatat mencapai Rp 2.439,2 triliun per Desember 2025. Angka ini setara dengan 22 persen dari total plafon kredit. Meskipun demikian, rasio aset likuid terhadap DPK (AL/DPK) masih terjaga di level yang sehat, yaitu 28,57 persen. Pertumbuhan DPK juga cukup menggembirakan, yaitu mencapai 13,83 persen pada tahun 2025.

Target Pertumbuhan Kredit 2026

Untuk tahun 2026, industri perbankan menargetkan pertumbuhan kredit di kisaran 8 hingga 12 persen. Target ini mencerminkan optimisme terhadap prospek ekonomi Indonesia, meskipun tetap memperhatikan berbagai tantangan yang ada.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Kredit

Beberapa faktor utama yang akan mempengaruhi pertumbuhan kredit di tahun 2026 antara lain:

  1. Kondisi Ekonomi Global: Ketidakpastian ekonomi global, termasuk inflasi, suku bunga, dan tensi geopolitik, dapat mempengaruhi sentimen investasi dan permintaan kredit.
  2. Kebijakan Pemerintah dan Bank Indonesia: Kebijakan fiskal dan moneter yang diambil oleh pemerintah dan Bank Indonesia akan memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kredit.
  3. Permintaan Domestik: Permintaan domestik, baik dari sektor konsumsi maupun investasi, akan menjadi pendorong utama pertumbuhan kredit.
  4. Sektor Unggulan: Pertumbuhan kredit di sektor-sektor unggulan, seperti infrastruktur, manufaktur, dan pertanian, akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.
  5. Inovasi dan Teknologi: Pemanfaatan teknologi digital dalam layanan perbankan dapat meningkatkan efisiensi dan memperluas akses terhadap kredit, terutama bagi UMKM.

Strategi untuk Mencapai Target Pertumbuhan Kredit

Untuk mencapai target pertumbuhan kredit di tahun 2026, industri perbankan perlu menerapkan berbagai strategi, antara lain:

  • Fokus pada Sektor Prioritas: Mengarahkan penyaluran kredit ke sektor-sektor prioritas yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi, seperti infrastruktur, manufaktur, dan UMKM.
  • Peningkatan Efisiensi: Meningkatkan efisiensi operasional dan menurunkan biaya kredit untuk meningkatkan daya saing.
  • Manajemen Risiko yang Hati-hati: Menerapkan manajemen risiko yang hati-hati untuk menjaga kualitas kredit dan meminimalkan potensi kerugian.
  • Pemanfaatan Teknologi: Memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi, memperluas jangkauan, dan meningkatkan kualitas layanan.
  • Kerjasama dengan Pemerintah dan Lembaga Lain: Meningkatkan kerjasama dengan pemerintah dan lembaga lain untuk mendukung program-program pembangunan dan meningkatkan akses terhadap kredit.
Baca Juga  Ramadhan 2026: Puasa Diabetes: Boleh & Dilarang

Dengan menerapkan strategi-strategi tersebut, industri perbankan diharapkan dapat mencapai target pertumbuhan kredit yang telah ditetapkan dan memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi
berita

Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi

19 April 2026 - 06:11
Mitsubishi L300 2026: Legenda Pikap Kini Lebih Modern dan Tangguh dengan Mesin Euro 4 serta Kargo Lebih Luas
Bisnis

Mitsubishi L300 2026: Legenda Pikap Kini Lebih Modern dan Tangguh dengan Mesin Euro 4 serta Kargo Lebih Luas

18 April 2026 - 20:57
BGN habiskan Rp1,5 miliar untuk beli sikat dan semir sepatu
Bisnis

BGN habiskan Rp1,5 miliar untuk beli sikat dan semir sepatu

18 April 2026 - 20:21
Papipul, Pengusaha Muda yang Viral dan Menarik Perhatian
Bisnis

Papipul, Pengusaha Muda yang Viral dan Menarik Perhatian

18 April 2026 - 17:37
Bahlil: Harga Pertama Segera Naik
Bisnis

Bahlil: Harga Pertama Segera Naik

18 April 2026 - 17:18
Laba Askrindo Syariah Naik 19,3% di Tahun 2025, Aset Tembus Rp3,27 Triliun
Bisnis

Laba Askrindo Syariah Naik 19,3% di Tahun 2025, Aset Tembus Rp3,27 Triliun

18 April 2026 - 12:09
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

16 April 2026 - 10:10
Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

20 Maret 2026 - 14:00
BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

17 Februari 2026 - 04:19
Pemko Batam Resmi Berlakukan WFH Setiap Jumat, Amsakar: Layanan Publik Tetap Prioritas

Pemko Batam Resmi Berlakukan WFH Setiap Jumat, Amsakar: Layanan Publik Tetap Prioritas

20 April 2026 - 20:00
Spesifikasi dan Harga Terbaru Redmi 15 yang Wajib Diketahui

Spesifikasi dan Harga Terbaru Redmi 15 yang Wajib Diketahui

20 April 2026 - 15:48
Amsakar Tegaskan Perda LAM Harus Berpihak pada Pelestarian Adat Melayu

Amsakar Tegaskan Perda LAM Harus Berpihak pada Pelestarian Adat Melayu

20 April 2026 - 15:01
324 Guru SMP Batam Ikuti Pelatihan, Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan

324 Guru SMP Batam Ikuti Pelatihan, Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan

20 April 2026 - 15:00
Mengenal Keindahan Gunung Bromo di Jawa Timur: Pemandangan Matahari Terbit dan Kawah Aktif yang Menakjubkan

Mengenal Keindahan Gunung Bromo di Jawa Timur: Pemandangan Matahari Terbit dan Kawah Aktif yang Menakjubkan

20 April 2026 - 10:26

Pilihan Redaksi

Pemko Batam Resmi Berlakukan WFH Setiap Jumat, Amsakar: Layanan Publik Tetap Prioritas

Pemko Batam Resmi Berlakukan WFH Setiap Jumat, Amsakar: Layanan Publik Tetap Prioritas

20 April 2026 - 20:00
Spesifikasi dan Harga Terbaru Redmi 15 yang Wajib Diketahui

Spesifikasi dan Harga Terbaru Redmi 15 yang Wajib Diketahui

20 April 2026 - 15:48
Amsakar Tegaskan Perda LAM Harus Berpihak pada Pelestarian Adat Melayu

Amsakar Tegaskan Perda LAM Harus Berpihak pada Pelestarian Adat Melayu

20 April 2026 - 15:01
324 Guru SMP Batam Ikuti Pelatihan, Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan

324 Guru SMP Batam Ikuti Pelatihan, Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan

20 April 2026 - 15:00
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.