
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp 2,12 triliun pada tahun 2025. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 0,6 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Dalam rangkaian kinerja keuangan yang positif, Perseroan juga mencatat pendapatan sebesar Rp 9,53 triliun selama tahun lalu, naik sebesar 2,4 persen secara year on year (yoy).
Bisnis menara masih menjadi tulang punggung Pendapatan Perseroan, dengan kontribusi sebesar 81,8 persen dari total pendapatan. Sementara itu, bisnis fiber menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, dengan kontribusi sebesar 6 persen terhadap total pendapatan. Pertumbuhan ini terjadi karena ekspansi jaringan dan peningkatan monetisasi aset fiber yang dimiliki oleh Mitratel.
Dari segi profitabilitas, Mitratel mencatatkan EBITDA sebesar Rp 7,83 triliun, meningkat sebesar 1,8 persen secara tahunan. Margin EBITDA berada di level 82,2 persen, sedangkan net profit margin tercatat sebesar 22,2 persen. Hal ini menunjukkan bahwa Perseroan mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan pendapatan dan efisiensi operasional.

Direktur Utama Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko, menyatakan bahwa perusahaan selalu disiplin dalam mengeksekusi strategi untuk mengoptimalkan bisnis menara sebagai inti utama, serta mempercepat pengembangan fiber sebagai enabler utama ekosistem digital.
“Mitratel terus menunjukkan konsistensi dalam menjaga kinerja yang sehat dengan profitabilitas yang kuat, sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang,” ujar Ardi dalam keterangan resmi, Sabtu (4/4).
Dari sisi operasional, hingga akhir Desember 2025, Mitratel mengoperasikan 40.230 menara atau tumbuh sebesar 2,1 persen secara tahunan. Jumlah kolokasi meningkat menjadi 22.854 atau tumbuh 11,7 persen yoy. Total tenant mencapai 63.084 dengan rasio tenancy meningkat menjadi 1,57x. Sementara secara keseluruhan termasuk reseller, total tenant mencapai 65.734.
Pada lini fiber, panjang fiber billable mencapai 70.618 km atau tumbuh 15,6 persen yoy. Billable ratio juga meningkat menjadi 1,23x.
Ardi menambahkan bahwa Mitratel akan terus memperkuat posisinya sebagai Next-Generation Tower Company melalui optimalisasi utilisasi aset, peningkatan kolokasi, serta ekspansi layanan infrastruktur digital.
“Mitratel akan terus memperluas kapabilitas sebagai mitra strategis bagi operator dan pelaku industri digital, dengan solusi infrastruktur yang efisien, scalable, dan future-ready,” lanjut ia.

















