No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Liputan Khusus Human Interest

Lambert: Bertahan Hidup dari Lapak Babi di Pasar Youtefa

Arman M by Arman M
20 Desember 2025 - 05:54
in Human Interest
0

Lambert Paragaye: Menjaga Tradisi dan Kepala Keluarga dari Lapak Daging Babi di Pasar Youtefa

Pagi di Pasar Youtefa, Distrik Abepura, Kota Jayapura, masih diselimuti kelembapan sisa hujan semalam. Matahari belum sepenuhnya tinggi, namun aktivitas di salah satu pasar terbesar di Papua ini sudah mulai menggeliat. Di tengah lapak-lapak yang baru dibuka, Lambert Paragaye, seorang putra asli Jayawijaya, Papua Pegunungan, memulai hari kerjanya. Bukan sebagai pegawai negeri sipil atau pekerja kantoran, Lambert memilih pasar sebagai medan juangnya untuk menafkahi keluarga dan menjaga harga diri sebagai kepala rumah tangga.

Dengan langkah yang tenang dan terbiasa, Lambert menata potongan-potongan daging babi segar di gantungan besi. Pisau kesayangannya diasah kembali, menandakan dimulainya rutinitas harian yang penuh tantangan namun juga memberikan kepuasan. “Kalau di pasar, kerja capek memang, tapi hasilnya bisa langsung dirasakan,” ujarnya pelan, menggambarkan filosofi hidupnya yang berorientasi pada hasil kerja nyata.

Lonjakan Harga Daging Babi Menjelang Natal

Menjelang perayaan Natal 2025, Lambert dan para pedagang lainnya di Pasar Youtefa menghadapi tantangan yang signifikan. Harga daging babi, yang dikenal sebagai komoditas penting dalam perayaan masyarakat Papua, mengalami lonjakan tajam. Harga per kilogramnya dilaporkan menembus angka Rp200.000. Kenaikan drastis ini, menurut Lambert, disebabkan oleh semakin terbatasnya pasokan babi hidup yang masuk ke Kota Jayapura sejak awal November.

“Sekarang beli satu ekor babi bisa sampai Rp15 juta sampai Rp17 juta. Itu tergantung besar kecilnya. Kalau sudah mahal begini, harga jual pasti ikut naik,” jelas Lambert, menggambarkan betapa besar modal yang harus ia keluarkan untuk satu ekor babi hidup.

Bagi pedagang kecil seperti Lambert, kenaikan harga ini bukan sekadar masalah untung dan rugi semata. Ia harus siap menghadapi keluhan dari para pembeli yang terbebani dengan harga tinggi. Selain itu, ada pula risiko kerugian yang harus ditanggung jika daging yang telah ia beli tidak habis terjual dalam satu hari.

Baca Juga  Setengah Indonesia Kelaparan Sehat: Saatnya Revolusi Pangan!

Minat Pembeli Tetap Tinggi Meski Harga Meroket

Namun, realitas di lapangan menunjukkan hal yang menarik. Meskipun harga daging babi melonjak, minat masyarakat untuk membeli justru tetap tinggi, terutama seiring mendekatnya momen Natal. Lapak Lambert nyaris tidak pernah sepi dari pembeli. “Orang datang beli walaupun mahal. Natal itu momen penting. Daging babi sudah jadi bagian dari tradisi,” ungkapnya, menyoroti makna spiritual dan kultural di balik pembelian daging babi bagi masyarakatnya.

Sepanjang hari, Lambert disibukkan dengan melayani berbagai macam pembeli. Ada yang hanya membeli setengah kilogram untuk kebutuhan keluarga kecil, ada pula yang memesan dalam jumlah besar untuk dibagikan kepada keluarga besar dan kerabat. Di sela-sela kesibukannya bertransaksi, Lambert tak lupa meluangkan waktu untuk berbincang dengan para pelanggannya. Ia menanyakan kabar kampung halaman, bertukar cerita, atau sekadar melontarkan canda ringan. Bagi Lambert, Pasar Youtefa bukan hanya tempat ia mencari nafkah, tetapi juga merupakan ruang sosial yang penting. Di sinilah ia belajar banyak hal, mulai dari membaca situasi pasar, memahami karakter beragam orang, hingga mempererat tali persaudaraan di antara sesama perantau asal Papua.

Pasar sebagai Peluang Kemandirian dan Kebebasan

Keputusan Lambert untuk berkarier di pasar bukanlah tanpa pertimbangan matang. Ia menyadari bahwa banyak anak muda Papua memiliki cita-cita untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Namun, bagi Lambert, pasar menawarkan sebuah kebebasan dan kemandirian yang sulit ditemukan di pekerjaan formal lainnya.

“Kalau PNS, gaji sebulan sekali. Kalau di pasar, hari ini kerja, hari ini juga dapat uang,” tegasnya, menggarisbawahi keuntungan finansial yang lebih instan dan langsung dirasakan.

Lambert berharap kisahnya dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Papua lainnya. Ia ingin mendorong mereka untuk berani melihat dan menangkap peluang usaha di luar jalur formal. “Anak Papua jangan hanya pikir jadi PNS. Kita bisa bangun hidup dari usaha sendiri, dari kerja keras,” serunya, menunjukkan semangat kewirausahaan yang kuat.

Baca Juga  Apa Itu April Mop? Pengertian dan Sejarahnya yang Menarik

Menjelang sore, suasana Pasar Youtefa semakin hiruk-pikuk. Suara tawar-menawar bersahutan, aroma daging segar bercampur dengan bau tanah basah yang khas dari pasar tradisional. Lambert, meskipun mulai terlihat kelelahan, tetap berdiri teguh di lapaknya. Di tengah mahalnya harga bahan pokok dan beratnya tantangan ekonomi yang dihadapi, Lambert memilih untuk bertahan dan terus berjuang.

Bagi Lambert, pasar adalah sebuah “sekolah kehidupan” yang tak ternilai harganya. Di sana, ia belajar tentang kejujuran dalam berdagang, kesabaran dalam menghadapi pembeli yang beragam, serta tanggung jawab untuk memastikan keluarganya terpenuhi kebutuhannya.

Saat matahari mulai condong ke barat, timbangan di lapak Lambert kembali bergerak. Potongan-potongan daging terakhir terjual. Lambert menghela napas lega, sebuah tanda kepuasan setelah seharian bekerja keras. Ia kembali membawa pulang hasil jerih payahnya, sebuah bukti nyata dari dedikasi dan semangat juangnya.

Di tengah keramaian dan hiruk-pikuk Pasar Youtefa, kisah Lambert Paragaye menjadi pengingat bahwa jalan menuju kesuksesan tidak selalu harus berakhir di balik meja kantor. Dari lapak sederhana yang menjual daging babi, ia telah berhasil menimbang harapan, menjaga kelangsungan tradisi kuliner masyarakatnya, dan menyambut perayaan Natal dengan cara yang sederhana namun sarat makna.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Candi Borobudur dan Candi Prambanan: Warisan Budaya Dunia di Yogyakarta yang Menakjubkan
Budaya

Candi Borobudur dan Candi Prambanan: Warisan Budaya Dunia di Yogyakarta yang Menakjubkan

22 April 2026 - 18:46
Gunung Rinjani: Keindahan Danau Segara Anak di Puncak yang Menarik Pendaki
Alam

Gunung Rinjani: Keindahan Danau Segara Anak di Puncak yang Menarik Pendaki

21 April 2026 - 14:36
Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi
berita

Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi

19 April 2026 - 06:11
Lembah Baliem: Pengalaman Budaya Otentik Suku Asli Papua di Tengah Pegunungan Jayawijaya
Budaya

Lembah Baliem: Pengalaman Budaya Otentik Suku Asli Papua di Tengah Pegunungan Jayawijaya

13 April 2026 - 09:23
Raja Ampat: Mengapa Disebut ‘Surga Terakhir di Bumi’ dan Keunikan Wisata Bahari yang Menakjubkan
Human Interest

Raja Ampat: Mengapa Disebut ‘Surga Terakhir di Bumi’ dan Keunikan Wisata Bahari yang Menakjubkan

12 April 2026 - 05:13
Taman Nasional Tanjung Puting: Pengalaman Menyaksikan Orang Utan di Habitat Asli dengan Kapal Klotok
Human Interest

Taman Nasional Tanjung Puting: Pengalaman Menyaksikan Orang Utan di Habitat Asli dengan Kapal Klotok

11 April 2026 - 01:02
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

16 April 2026 - 10:10
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 133: Tonton Drama Menarik

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 133: Tonton Drama Menarik

10 Desember 2025 - 23:01
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

17 Februari 2026 - 04:19
4 Warna Celana Pria yang Cocok Semua Acara!

4 Warna Celana Pria yang Cocok Semua Acara!

24 April 2026 - 01:19
5 alasan desain bumper tebal, fungsi penting tersembunyi

5 alasan desain bumper tebal, fungsi penting tersembunyi

24 April 2026 - 01:00
Diduga Culik Siswa SD, Guru Honorer Sumedang Akui Kenal Korban di Aplikasi Hijau

Diduga Culik Siswa SD, Guru Honorer Sumedang Akui Kenal Korban di Aplikasi Hijau

24 April 2026 - 00:40
Rupiah melemah, tembus Rp17.184 per dolar AS hari ini

Rupiah melemah, tembus Rp17.184 per dolar AS hari ini

24 April 2026 - 00:21
Prakiraan Cuaca Sulawesi Utara, Senin April 2026: Wilayah Ini Berpotensi Hujan Hari Ini

Prakiraan Cuaca Sulawesi Utara, Senin April 2026: Wilayah Ini Berpotensi Hujan Hari Ini

24 April 2026 - 00:02

Pilihan Redaksi

4 Warna Celana Pria yang Cocok Semua Acara!

4 Warna Celana Pria yang Cocok Semua Acara!

24 April 2026 - 01:19
5 alasan desain bumper tebal, fungsi penting tersembunyi

5 alasan desain bumper tebal, fungsi penting tersembunyi

24 April 2026 - 01:00
Diduga Culik Siswa SD, Guru Honorer Sumedang Akui Kenal Korban di Aplikasi Hijau

Diduga Culik Siswa SD, Guru Honorer Sumedang Akui Kenal Korban di Aplikasi Hijau

24 April 2026 - 00:40
Rupiah melemah, tembus Rp17.184 per dolar AS hari ini

Rupiah melemah, tembus Rp17.184 per dolar AS hari ini

24 April 2026 - 00:21
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.