Latihan SAS B. Indo Kelas 6: Semester 2 Kurikulum Merdeka 2026 + Kunci Jawaban

Diposting pada

Latihan Soal dan Pembahasan Bahasa Indonesia Kelas 6 SD: Kurikulum Merdeka

Mempelajari Bahasa Indonesia bukan hanya tentang membaca dan menulis, tetapi juga memahami makna kata, struktur kalimat, hingga sejarah perkembangan bahasa itu sendiri. Bagi siswa Kelas 6 SD yang mengikuti Kurikulum Merdeka, latihan soal yang relevan akan sangat membantu dalam menguasai materi. Artikel ini menyajikan 15 soal pilihan ganda yang mencakup berbagai aspek Bahasa Indonesia, lengkap dengan pembahasannya untuk membantu pemahaman.

Cerita Pendek: Aku Anak Indonesia

Untuk menjawab soal nomor 1 hingga 4, perhatikan teks cerita berikut:

Yuri berjalan menyusuri lorong sekolah. Bel berdentang, menandakan jam pelajaran pertama akan segera dimulai. Seluruh siswa bergegas memasuki kelas masing-masing. Pandangan Yuri teralih pada seorang pria paruh baya yang memasuki kelas dengan lambang VI terukir di atas pintu. Yuri mengikuti arah pergerakan pria tersebut. Namun, sesampainya di dekat pintu masuk, Yuri terdiam sejenak. Perasaan gelisah mulai menyelimutinya, ini adalah hari pertamanya di sekolah baru di Indonesia. Keluarganya baru saja pindah dari Seoul, Korea Selatan, tempat ibunya menyelesaikan pendidikan doktoralnya.

Pak Radit, guru kelas enam, melihat bayangan seseorang di jendela dekat pintu kelas. Ia kemudian melangkah keluar. “Ah, kamu pasti Yuri. Ayo masuk. Bapak akan carikan tempat duduk untuk meletakkan tasmu, lalu kamu bisa berkenalan dengan teman-teman sekelasmu,” sambut Pak Radit dengan senyuman lebar. Yuri mengangguk malu-malu. Seluruh mata di kelas tertuju padanya. Ia mendengar bisik-bisik yang tidak jelas. Jantung Yuri berdebar kencang dan raut wajahnya menunjukkan kecemasan.

Pak Radit mempersilakan Yuri untuk berdiri di depan kelas dan memperkenalkan diri. Yuri menarik napas dalam-dalam, lalu memulai, “Selamat pagi, teman-teman. Nama saya Yuri. Usia saya tiga belas tahun. Saya pindah dari Seoul, Korea Selatan. Ibu saya baru saja menyelesaikan kuliahnya di sana. Kami pindah ke kota ini karena Ibu dan Ayah saya akan bekerja di sini. Saya senang berkenalan dengan teman-teman di sini. Gamsahamnida. Eh, terima kasih.” Yuri merasa lega, kecemasannya sedikit berkurang saat melihat senyum terkembang dari teman-teman sekelasnya.

“Terima kasih, Yuri. Ada yang ingin kalian tanyakan pada Yuri?” ujar Pak Radit. Seorang anak laki-laki mengacungkan tangan. “Kamu asalnya dari mana? Oh iya, namaku Krisna. Salam kenal ya.” “Saya berasal dari Bali karena lahir di sana. Ayah saya berasal dari Korea dan Ibu saya berasal dari Sunda. Jadi, saya anak Indonesia,” jawab Yuri.

“Jadi, apa yang membuat kalian mengaku sebagai anak Indonesia?” tanya Pak Radit. “Karena lahir di Indonesia,” jawab Dicky sambil mengangkat tangan kanannya. “Tapi adikku lahir di Amerika dan dia tetap anak Indonesia,” sanggah Wina dengan tegas. “Kalian sama-sama benar. Anak Indonesia adalah anak-anak yang lahir atau tinggal di Indonesia, atau anak-anak yang ayah ibunya atau salah satu orang tuanya orang Indonesia,” jelas Pak Radit.

Soal Pilihan Ganda

  1. Tokoh utama dalam cerita di atas merupakan siswa pindahan dari…
    A. Jepang
    B. Amerika
    C. Bali
    D. Korea Selatan

    Jawaban: D
    Pembahasan: Pada paragraf kedua, disebutkan bahwa keluarga Yuri baru saja pindah dari Seoul, Korea Selatan.

  2. Latar tempat dari cerita yang berjudul “Aku Anak Indonesia” di atas adalah…
    A. Ruang kelas IV
    B. Ruang kelas VI
    C. Lobi sekolah
    D. Halaman sekolah

    Jawaban: B
    Pembahasan: Yuri memasuki kelas yang berlambangkan VI di atas pintu, dan Pak Radit adalah guru kelas enam.

  3. Dalam cerita di atas, tokoh Yuri terkadang memiliki sifat cemas. Hal ini dipertegas melalui tindakannya yaitu…
    A. Yuri berjalan menyusuri lorong sekolah
    B. Yuri terdiam sesaat di sebelah pintu
    C. Yuri berdiri di depan kelas dan memperkenalkan diri
    D. Semua pandangan siswa tertuju hanya pada Yuri

    Jawaban: B
    Pembahasan: Teks menyebutkan bahwa “setelah sampai di sebelah pintu masuk Yuri terdiam sesaat. Rasa gelisah mulai muncul…” Hal ini menunjukkan kecemasan.

  4. Tio adalah anak dari ayah yang berasal dari Amerika dan ibu yang berasal dari Jepang. Tio lahir di Jawa Barat. Berdasarkan penjelasan Pak Radit dalam cerita “Aku Anak Indonesia” mengenai pengertian anak Indonesia, maka pernyataan berikut yang benar adalah…
    A. Tio merupakan anak Indonesia
    B. Tio bukan anak Indonesia
    C. Tio bisa berbahasa Indonesia
    D. Tio tidak bisa berbahasa Indonesia

    Jawaban: A
    Pembahasan: Pak Radit menjelaskan bahwa anak Indonesia adalah mereka yang lahir atau tinggal di Indonesia, atau memiliki orang tua (salah satu atau keduanya) berkewarganegaraan Indonesia. Tio lahir di Indonesia, sehingga ia adalah anak Indonesia.

  5. Hati Yona menciut setelah mendengar perkataan Winda.
    Kata “menciut” memiliki arti…
    A. Kecewa
    B. Marah
    C. Takut
    D. Sedih

    Jawaban: C
    Pembahasan: “Menciut” dalam konteks ini menggambarkan perasaan menyusut, menjadi kecil, yang seringkali diasosiasikan dengan rasa takut atau gentar.

  6. “Tapi… ayah saya berasal dari Padang dan ibu saya berasal dari Sunda,” tambah Hana, menyanggah ucapan Juna itu.
    Kata “menyanggah” memiliki arti…
    A. Mempunyai pendapat lain
    B. Mempunyai pendapat sama
    C. Menolak pendapat orang
    D. Menerima pendapat orang

    Jawaban: C
    Pembahasan: “Menyanggah” berarti menolak atau membantah pendapat orang lain dengan memberikan argumen atau alasan yang berbeda.

  7. Windi memberikan … kepada teman-teman sekelasnya karena sebentar lagi dia akan segera pindah sekolah.
    Kata yang tepat untuk mengisi bagian yang rumpang adalah…
    A. Oleh-oleh
    B. Buah tangan
    C. Cendera mata
    D. Arsitektur

    Jawaban: C
    Pembahasan: “Cendera mata” adalah barang kenang-kenangan yang diberikan saat berpisah. “Oleh-oleh” dan “buah tangan” lebih sering digunakan saat bepergian dan kembali, sedangkan “arsitektur” tidak relevan.

  8. Perhatikan kata berikut!

    1. Menciut
    2. Berdentang
    3. Berdegu
    4. Menjura

    Lonceng …. keras saat perayaan Tahun Baru dimulai di alun-alun kota.
    Kata yang tepat untuk mengisi bagian yang rumpang ditunjukkan oleh nomor…
    A. Satu
    B. Dua
    C. Tiga
    D. Empat

    Jawaban: B
    Pembahasan: Kata “berdentang” paling tepat digunakan untuk menggambarkan suara lonceng yang berbunyi.

  9. Wiliam adalah siswa baru di SDN 6 Blahbatuh. Dia harus mengisi formulir di atas.

    Formulir tersebut merupakan pernyataan resmi berupa…..
    A. Pemesanan
    B. Penilaian
    C. Permohonan
    D. Penerimaan

    Jawaban: C
    Pembahasan: Formulir yang berisi data diri dan tujuan pendaftaran (seperti formulir pendaftaran sekolah atau perpustakaan) pada dasarnya adalah sebuah permohonan untuk menjadi anggota atau peserta.

  10. Winaya dan Cahya akan berlatih mengisi formulir dengan bermain peran. Winaya berpura-pura menjadi pemustaka.
    Tugas dari Winaya adalah…
    A. Mengisi formulir pendaftaran perpustakaan sekolah
    B. Memberikan formulir pendaftaran perpustakaan sekolah
    C. Menyediakan gedung perpustakaan yang bersih dan rapi
    D. Membeli koleksi buku-buku yang dibutuhkan siswa

    Jawaban: A
    Pembahasan: Jika Winaya berperan sebagai pemustaka yang akan mengisi formulir, maka tugasnya adalah mengisi formulir pendaftaran.

  11. Diana bersama ayahnya pergi ke toko perlengkapan elektronik. Mereka ingin membeli lampu dan kabel listrik. Pramuniaga memberikan Diana sebuah formulir untuk diisi.
    Formulir yang harus diisi Diana merupakan formulir ….
    A. Permohonan
    B. Pendaftaran
    C. Order
    D. Penilaian

    Jawaban: C
    Pembahasan: Formulir yang diisi untuk memesan barang seperti lampu dan kabel listrik di toko adalah formulir pesanan atau order form.

Teks Sejarah Bahasa Indonesia

Untuk menjawab soal nomor 12 hingga 15, perhatikan teks berikut:

Bahasa Indonesia memiliki sejarah yang panjang dan kaya, berawal dari bahasa Melayu yang digunakan sebagai lingua franca di Nusantara. Pada masa kerajaan-kerajaan maritim seperti Sriwijaya dan Majapahit, bahasa Melayu digunakan untuk perdagangan dan komunikasi antar suku dan bangsa. Bahasa Melayu ini kemudian berkembang dan mengalami berbagai perubahan seiring dengan masuknya pengaruh dari bahasa-bahasa lain seperti Sanskerta, Arab, Portugis, Belanda, dan Inggris.

Pada tahun 1928, dalam Kongres Pemuda II, bahasa Melayu diresmikan sebagai bahasa persatuan dengan nama Bahasa Indonesia. Sumpah Pemuda yang diikrarkan pada tanggal 28 Oktober 1928 menyatakan bahwa Bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan yang akan digunakan oleh seluruh rakyat Indonesia. Peristiwa ini menjadi tonggak penting dalam sejarah Bahasa Indonesia, karena menunjukkan komitmen para pemuda untuk bersatu di bawah satu bahasa.

Setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, Bahasa Indonesia diresmikan sebagai bahasa nasional dan bahasa resmi negara. Peran Bahasa Indonesia semakin kuat dengan diadopsinya dalam sistem pendidikan, pemerintahan, dan media massa. Pemerintah Indonesia juga membentuk lembaga-lembaga seperti Pusat Bahasa (sekarang Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa) untuk mengembangkan dan memelihara Bahasa Indonesia.

Pemilihan bahasa Melayu sebagai dasar Bahasa Indonesia, bukan bahasa Jawa, didasarkan pada beberapa pertimbangan. Bahasa Melayu sudah lama digunakan sebagai bahasa perdagangan dan komunikasi antar suku di Nusantara, sehingga lebih dikenal dan diterima oleh berbagai kelompok etnis. Selain itu, bahasa Melayu memiliki struktur yang lebih sederhana dibandingkan bahasa Jawa, yang memiliki tingkatan bahasa dan aturan tata krama yang kompleks. Hal ini membuat bahasa Melayu lebih mudah dipelajari dan digunakan oleh berbagai lapisan masyarakat.

Hingga saat ini, Bahasa Indonesia terus berkembang dan mengalami pembaruan. Berbagai kata baru terus ditambahkan ke dalam kosakata Bahasa Indonesia untuk mengikuti perkembangan zaman dan teknologi. Bahasa Indonesia juga diajarkan di berbagai negara sebagai bahasa asing, menunjukkan pengaruh dan pentingnya bahasa ini di kancah internasional. Dengan sejarah yang kaya dan peran yang penting, Bahasa Indonesia menjadi simbol identitas dan kebanggaan bangsa Indonesia.

Soal Pilihan Ganda Lanjutan

  1. Bahasa Indonesia memiliki sejarah panjang dalam penggunaannya. Bahasa Indonesia diresmikan sebagai bahasa nasional dan bahasa resmi negara pada tahun…
    A. 1928
    B. 1945
    C. 2000
    D. 2002

    Jawaban: B
    Pembahasan: Teks menyatakan dengan jelas bahwa “Setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, Bahasa Indonesia diresmikan sebagai bahasa nasional dan bahasa resmi negara.”

  2. Bahasa Melayu digunakan sebagai lingua franca di Nusantara.
    Kata lingua franca pada kalimat di atas memiliki makna…
    A. Bahasa yang menjembatani pihak yang berbeda bahasa
    B. Bahasa yang mudah dipahami dan digunakan
    C. Bahasa pemersatu bangsa Indonesia yang seragam
    D. Bahasa warisan turun-temurun dari nenek moyang

    Jawaban: A
    Pembahasan: Lingua franca adalah istilah yang merujuk pada bahasa perantara atau jembatan komunikasi antara kelompok-kelompok yang memiliki bahasa berbeda.

  3. Pemilihan bahasa Melayu sebagai dasar Bahasa Indonesia, bukan bahasa Jawa adalah karena…
    A. Lebih lengkap (kompleks) dan mudah dipahami
    B. Sudah lama digunakan untuk komunikasi antar suku
    C. Sudah disepakati sebelum Kongres Pemuda II
    D. Jumlah penuturnya (pembicaranya) sangat besar

    Jawaban: B
    Pembahasan: Teks menjelaskan bahwa salah satu pertimbangan utama adalah “Bahasa Melayu sudah lama digunakan sebagai bahasa perdagangan dan komunikasi antar suku di Nusantara, sehingga lebih dikenal dan diterima oleh berbagai kelompok etnis.”

  4. Berdasarkan teks di atas, bahasa Melayu sebagai cikal bakal Bahasa Indonesia memiliki sifat…
    A. Kolonial
    B. Bumiputera
    C. Berikrar
    D. Egaliter

    Jawaban: D
    Pembahasan: Teks menyebutkan bahwa bahasa Melayu memiliki struktur yang lebih sederhana dibandingkan bahasa Jawa yang memiliki tingkatan. Hal ini menunjukkan bahwa bahasa Melayu lebih mudah diakses dan digunakan oleh berbagai lapisan masyarakat tanpa terhalang oleh hierarki bahasa yang kaku, sehingga bersifat egaliter atau setara.

Gambar Gravatar
Hendra merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan