Lebaran di Malang: KAI Daop 8 Surabaya Angkut 165.448 Penumpang

Diposting pada

Lonjakan Penumpang Kereta Api di Malang Raya Selama Angkutan Lebaran 2026

Masa Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Malang Raya diproyeksikan akan menjadi periode yang sangat sibuk bagi PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 8 Surabaya. Diperkirakan, total 165.448 penumpang akan dilayani, yang terdiri dari 83.687 penumpang yang berangkat dari wilayah Malang Raya dan 81.761 penumpang yang datang. Angka ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan kereta api sebagai moda transportasi pilihan untuk merayakan hari besar keagamaan.

Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menguraikan bahwa puncak arus mudik di wilayah Malang Raya telah tercatat pada tanggal 14 Maret 2026. Pada hari tersebut, total 9.654 penumpang memanfaatkan layanan kereta api, dengan rincian 6.055 penumpang berangkat dan 3.599 penumpang datang. Fenomena ini lazim terjadi seiring dengan dimulainya libur panjang dan keinginan masyarakat untuk segera berkumpul dengan keluarga di kampung halaman.

Menjelang akhir periode angkutan, puncak arus balik pun diprediksi akan terjadi pada tanggal 24 Maret 2026. Mahendro memperkirakan akan ada 9.351 penumpang yang memanfaatkan layanan kereta api pada hari itu, terdiri dari 5.503 penumpang yang datang dan 3.848 penumpang yang berangkat. Meskipun begitu, ia menegaskan bahwa ketersediaan tiket untuk berbagai tanggal dan relasi lainnya masih memadai, memberikan kesempatan bagi penumpang yang belum melakukan pemesanan atau ingin melakukan perjalanan di luar puncak.

Data Pergerakan Penumpang dan Penjualan Tiket

Berdasarkan data sementara yang dihimpun pada Selasa, 24 Maret 2026, pukul 10.00 WIB, tercatat bahwa sekitar 9.351 penumpang diproyeksikan akan menggunakan layanan kereta api di Malang Raya pada hari itu. Jumlah ini masih bersifat dinamis dan berpotensi bertambah seiring dengan jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api hingga larut malam.

Selama periode Angkutan Lebaran yang berlangsung dari tanggal 11 hingga 24 Maret 2026, stasiun-stasiun di wilayah Malang Raya secara keseluruhan telah melayani 115.605 penumpang. Angka ini terbagi menjadi 63.252 penumpang yang berangkat dan 52.353 penumpang yang datang.

Stasiun Malang menjadi episentrum pergerakan penumpang, mencatatkan volume tertinggi dengan 97.509 penumpang. Diikuti oleh Stasiun Kepanjen yang melayani 8.435 penumpang, kemudian Stasiun Malang Kota Lama dengan 6.373 penumpang. Stasiun Lawang dan Stasiun Sumberpucung, meskipun melayani jumlah penumpang yang lebih kecil secara individual, secara kumulatif telah melayani 3.288 penumpang, menunjukkan peran penting mereka dalam melayani penumpang di area sekitar.

Sementara itu, penjualan tiket kereta api jarak jauh untuk masa Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Malang Raya hingga Selasa, 24 Maret 2026, telah mencapai angka 83.687 tiket. Angka ini merepresentasikan sekitar 61 persen dari total kapasitas 136.045 tempat duduk yang tersedia. Penjualan tiket ini merupakan akumulasi dari periode keberangkatan 11 Maret 2026 (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10). Diharapkan penjualan tiket akan terus meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri.

Rincian penjualan tiket berdasarkan stasiun menunjukkan dominasi Stasiun Malang yang mencatat 70.004 tiket terjual. Stasiun Kepanjen menyusul dengan 6.390 tiket, Stasiun Malang Kota Lama dengan 4.771 tiket, dan Stasiun Lawang serta Stasiun Sumberpucung yang secara total mencatatkan 2.522 tiket.

Program Promosi dan Imbauan untuk Penumpang

Dalam upaya mendukung mobilitas masyarakat dan memberikan alternatif perjalanan yang terjangkau, pemerintah melalui KAI menghadirkan program diskon khusus. Diskon sebesar 30 persen diberikan untuk tiket Kereta Api (KA) Ekonomi Komersial yang berlaku pada periode 14 hingga 29 Maret 2026. Di wilayah Malang Raya, tersedia sebanyak 46.848 tiket dengan diskon ini. Hingga saat ini, 39.266 tiket atau sekitar 84 persen telah terjual, menyisakan sekitar 7 ribu tiket yang masih dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Selain itu, untuk memeriahkan momen Hari Raya Idulfitri dan memudahkan perencanaan perjalanan mudik, KAI Daop 8 Surabaya meluncurkan program “Tabur Berkah Hari Raya”. Program ini menawarkan promo tarif parsial khusus untuk keberangkatan dari Stasiun Malang. Promo ini berlaku untuk periode keberangkatan 22 hingga 30 Maret 2026. Hingga tanggal 24 Maret, masih tersedia 2.143 kursi kelas eksekutif yang ditawarkan dengan harga spesial untuk tujuan Yogyakarta. Promo ini merupakan wujud komitmen KAI dalam menyediakan layanan transportasi yang nyaman, aman, dan memberikan nilai tambah bagi pelanggan selama masa Angkutan Lebaran.

Untuk memastikan kelancaran seluruh proses perjalanan, KAI Daop 8 Surabaya memberikan beberapa imbauan penting kepada para penumpang. Pertama, penumpang sangat dianjurkan untuk tidak datang ke stasiun terlalu mepet dengan jadwal keberangkatan. Mengatur waktu tiba di stasiun lebih awal akan sangat membantu menghindari risiko tertinggal kereta api, terutama di tengah tingginya volume penumpang.

Kedua, penumpang diharapkan untuk senantiasa menjaga dan mengawasi barang bawaan mereka dengan baik. Hal ini penting dilakukan baik saat berada di area stasiun maupun selama perjalanan menggunakan kereta api. Tindakan preventif ini akan berkontribusi pada kenyamanan dan keamanan bersama seluruh pengguna jasa kereta api. KAI berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya pengalaman perjalanan yang menyenangkan dan aman bagi seluruh masyarakat.

Gambar Gravatar
Hendra merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan