Mahasiswa Teologi Unika St. Paulus Ruteng Selesaikan Magang di SMK Karya Ruteng
RUTENG – Sebulan penuh dedikasi dan pembelajaran telah dilalui. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teologi Universitas Katolik Indonesia (Unika) St. Paulus Ruteng angkatan 2023 secara resmi mengakhiri program magang mereka di SMK Karya Ruteng pada Sabtu, 30 Mei 2026. Acara penarikan mahasiswa ini menandai berakhirnya masa praktik lapangan yang penuh makna, dihelat dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Keberhasilan program magang ini tidak lepas dari dukungan penuh pihak sekolah. Dosen pembimbing, Adrianus Jebarus, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh jajaran SMK Karya Ruteng. Ia menilai bahwa sekolah tersebut telah menyediakan sebuah lingkungan belajar yang sangat strategis dan kondusif bagi para mahasiswa untuk mengasah kompetensi pedagogik serta keterampilan mengajar yang esensial bagi calon pendidik.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesempatan yang telah diberikan. SMK Karya Ruteng telah membuka pintu lebar bagi mahasiswa kami untuk mengembangkan diri, termasuk pengalaman berharga dalam berinteraksi langsung dengan para peserta didik dan seluruh komponen warga sekolah,” ujar Adrianus, menekankan pentingnya pengalaman praktis di lapangan.
Senada dengan Adrianus, Kepala SMK Karya Ruteng, Aldino Petrik Odi, juga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan oleh Unika Ruteng. Ia menyambut baik menjadikan lembaganya sebagai tempat bagi mahasiswa untuk menempuh praktik profesi mereka. Aldino berharap agar kolaborasi strategis antara institusi pendidikan tinggi seperti Unika St. Paulus Ruteng dan sekolah menengah kejuruan ini dapat terus terjalin dan berkelanjutan di masa mendatang, menciptakan sinergi positif bagi dunia pendidikan.
“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada SMK Karya Ruteng untuk menjadi bagian dari proses pendidikan dan pengembangan para mahasiswa Unika. Kami melihat ini sebagai sebuah momentum penting untuk saling belajar dan bertumbuh bersama,” ungkap Aldino.
Bekal Berharga untuk Calon Pendidik Profesional
Guru pamong, Saverinus Budiman, turut memberikan pesan inspiratif kepada para mahasiswa yang telah menyelesaikan masa magangnya. Ia berpesan agar semangat pelayanan yang telah tertanam selama magang dapat terus dijaga dan dikembangkan. Saverinus menekankan bahwa menjadi seorang pendidik profesional tidaklah cukup hanya dengan sekadar mentransfer pengetahuan atau materi pelajaran. Lebih dari itu, seorang pendidik sejati harus mampu mendidik dengan hati, menanamkan nilai-nilai moral, serta membentuk karakter generasi muda.
“Pengalaman yang kalian dapatkan selama satu bulan ini adalah bekal yang sangat berharga. Teruslah bersemangat dalam melayani. Ingatlah, menjadi seorang pendidik bukan hanya tentang memberikan ilmu, tetapi juga tentang menuntun dan membentuk karakter. Mendidiklah dengan hati,” tutur Saverinus dengan penuh keyakinan.
Ia menambahkan, “Semoga pengalaman selama magang ini benar-benar menjadi fondasi yang kokoh bagi kalian untuk bertumbuh menjadi pendidik yang profesional, berkarakter kuat, serta siap sedia mengabdi sepenuhnya bagi Gereja, masyarakat luas, dan tentunya bagi kemajuan dunia pendidikan di manapun kalian berada.”
Momen Perpisahan dan Harapan Masa Depan
Acara penutupan program magang ini menjadi lebih istimewa dengan adanya penyerahan cendera mata. Pemberian cendera mata ini menjadi simbol ikatan persaudaraan dan tali kasih yang telah terjalin erat antara mahasiswa, dosen pembimbing, serta seluruh civitas akademika SMK Karya Ruteng. Momen ini semakin lengkap dengan sesi foto bersama yang mengabadikan kebersamaan dan kenangan indah selama masa praktik.
Program magang ini merupakan salah satu wujud nyata dari komitmen Unika St. Paulus Ruteng dalam mempersiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan teologis yang mendalam, tetapi juga dibekali dengan keterampilan praktis dan pemahaman mendalam tentang dinamika dunia pendidikan. Dengan pengalaman langsung di lapangan, para mahasiswa diharapkan dapat lebih siap menghadapi tantangan profesi sebagai pendidik di masa depan, serta mampu memberikan kontribusi yang berarti bagi pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.
Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah seperti ini diharapkan dapat terus ditingkatkan, menciptakan ekosistem pendidikan yang saling mendukung dan memperkaya. Bagi SMK Karya Ruteng, kehadiran mahasiswa magang juga memberikan perspektif baru dan energi segar dalam proses belajar mengajar.
Semua pihak yang terlibat dalam program magang ini, baik dari Unika St. Paulus Ruteng maupun SMK Karya Ruteng, menunjukkan antusiasme yang tinggi untuk terus membangun kemitraan yang kuat. Harapannya, sinergi ini akan terus menghasilkan lulusan-lulusan terbaik yang siap berkarya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Tinjauan Program Magang
Program magang mahasiswa Pendidikan Teologi Unika St. Paulus Ruteng di SMK Karya Ruteng memiliki beberapa tujuan utama, antara lain:
- Pengembangan Kompetensi Pedagogik: Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mempraktikkan teori-teori kependidikan yang telah dipelajari di kelas, seperti metode mengajar, pengelolaan kelas, dan evaluasi pembelajaran.
- Peningkatan Keterampilan Mengajar: Melatih mahasiswa dalam menyampaikan materi pelajaran secara efektif, berinteraksi dengan siswa, serta mengelola dinamika kelas.
- Pengalaman Langsung dengan Peserta Didik: Memperkenalkan mahasiswa pada realitas lingkungan sekolah dan interaksi langsung dengan berbagai tipe siswa, sehingga mereka dapat mengembangkan empati dan pemahaman terhadap kebutuhan siswa.
- Pembentukan Karakter Pendidik: Menanamkan nilai-nilai profesionalisme, etika keguruan, dan semangat pelayanan yang tinggi kepada calon pendidik.
- Penjajakan Karir: Memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai profesi guru dan tantangan yang dihadapi, sehingga mahasiswa dapat membuat keputusan karir yang lebih matang.
Keberhasilan program ini menjadi bukti nyata komitmen Unika St. Paulus Ruteng dalam menghasilkan lulusan yang siap pakai dan memiliki daya saing tinggi di dunia pendidikan.












