Pelatih Persija Jakarta Tetap Optimis Meski Tertinggal 9 Poin dari Persib Bandung
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menunjukkan semangat yang tinggi meskipun timnya kalah dalam laga pekan ke-26 Super League 2025/2026. Ia tidak pernah menyerah dalam upaya mengejar Persib Bandung yang memimpin klasemen dengan selisih poin yang cukup jauh.
Persija mengakui keunggulan Bhayangkara FC setelah kalah 2-3 dalam pertandingan di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, pada Minggu (5/4/2026). Hasil ini membuat Persija semakin tertinggal dari Persib Bandung, yang saat ini berada di puncak klasemen dengan 61 poin. Sementara itu, Persija berada di posisi ketiga dengan 52 poin, sehingga terpaut sembilan poin dari sang pemimpin klasemen.
Meski situasi terlihat sulit, Mauricio Souza tetap optimis bahwa Persija masih memiliki peluang untuk meraih gelar juara. Dalam konferensi pers setelah pertandingan, ia menyampaikan bahwa masih ada delapan pertandingan sisa yang bisa memberi kesempatan bagi Persija untuk menambah poin.
“Kalau bicara soal poin, ya. Masih ada 24 poin yang tersedia, ada delapan pertandingan lagi di mana 24 poin diperebutkan,” ujarnya kepada awak media.
Souza juga mengakui rasa frustasinya setelah timnya kalah. Namun, ia menegaskan bahwa Persija tidak akan menyerah dan akan terus berjuang hingga akhir kompetisi.
Kritik Terhadap Performa Tim
Mauricio Souza menyoroti beberapa kegagalan tim dalam menjaga konsistensi sepanjang pertandingan. Menurutnya, penyakit utama yang sering dialami Persija adalah kehilangan poin di menit-menit akhir pertandingan. Hal ini terjadi dalam beberapa laga terakhir, seperti saat melawan Borneo dan Dewa United.
“Kita kebobolan di menit ke-49 melawan Borneo, yang merupakan lawan langsung kita. Kita juga kehilangan poin melawan Dewa di menit ke-80. Dan hari ini melalui penalti,” jelasnya.
Menurut Souza, hal-hal seperti ini tidak boleh terulang lagi. Ia menekankan bahwa tim yang ingin menjadi juara harus mampu mempertahankan performa hingga akhir pertandingan.
“Dalam pandangan saya, pertandingan hari ini sebenarnya sudah berada di tangan kita, tapi kita melepaskannya begitu saja. Kita tidak bisa tampil maksimal sampai akhir,” ungkapnya.
Komitmen untuk Berjuang Hingga Akhir
Meskipun harus menerima kekalahan, Souza menegaskan bahwa Persija akan terus berjuang hingga pertandingan terakhir kompetisi. Ia menilai skenario terbaik untuk meraih gelar juara adalah dengan memaksimalkan delapan laga sisa dan mencatatkan kemenangan di setiap pertandingan.
“Namun, kita akan tetap terus berusaha keras, berjuang sekuat tenaga untuk menghormati baju Persija ini,” tutur Mauricio Souza.
Ia juga mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh manajemen klub. Menurutnya, fasilitas dan kondisi kerja yang baik telah disediakan, sehingga tanggung jawab kini ada di pundak para pemain.
“Klub sudah memberikan semua kondisi yang sangat baik bagi kita untuk bekerja dengan baik sampai hari ini,” ujarnya.
“Jadi, selama secara matematis kita masih memiliki kesempatan dalam perolehan poin, kita akan terus berjuang keras sampai pertandingan terakhir kompetisi ini,” pungkasnya.



















