• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Modus Penipuan Syekh AAM: Janji Sekolah ke Mesir dengan Dalih Agama

Hendra by Hendra
29 April 2026 - 06:19
in Nasional
0



Pendakwah Syekh AAM kembali menjadi sorotan setelah laporan dugaan pelecehan yang dilaporkan ke Bareskrim Polri pada 28 November 2025. Sampai saat ini, kasus tersebut belum menunjukkan perkembangan signifikan. Salah satu pendamping korban, Abi Makki Mulki Miski, mengungkapkan modus yang digunakan oleh Syekh AAM dalam melakukan tindakan tidak pantas terhadap beberapa laki-laki.

Menurut Abi Makki, pelaku menggunakan strategi tertentu untuk mendekati korban. “Syekh AAM menawarkan kesempatan belajar di Mesir kepada para korban,” jelasnya pada Kamis, 16 April 2026. Ia menambahkan bahwa penawaran tersebut sering kali menjadi awal dari tindakan tidak wajar yang dilakukan oleh Syekh AAM.

Abi Makki menjelaskan bahwa beberapa korban pernah mempertanyakan tindakan yang dilakukan oleh Syekh AAM. Namun, pelaku memberikan penjelasan yang tidak benar dan mengaitkan perbuatannya dengan tokoh-tokoh agama seperti Rasulullah dan Ali bin Abi Thalib. “Hal itu membuat kami merasa tidak bisa menerima. Ada juga korban yang diajak menyaksikan tayangan yang tidak pantas,” ujar Abi Makki.

Selain itu, Syekh AAM memberikan alasan lain untuk membela diri. Menurut Abi Makki, pelaku menyebut bahwa Imam Syafii akan melakukan hal serupa. Namun, ia menegaskan bahwa alasan tersebut sama sekali tidak dapat diterima. Beberapa korban masih berusia di bawah umur saat kejadian berlangsung, dan sebagian lainnya mengalami tindakan yang berulang.

Abi Makki menilai bahwa dalih-dalih yang disampaikan oleh Syekh AAM berhasil memperdaya korban. Hal ini karena pelaku memiliki reputasi sebagai pendakwah dan penghafal Al-Qur’an, sehingga banyak orang percaya pada keabsahan tindakannya.

Bareskrim Polri mengatakan bahwa Syekh AAM tidak memenuhi panggilan pemeriksaan karena sedang berada di Mesir. Hingga saat ini, polisi telah mencatat ada lima korban yang melaporkan kejadian tersebut. Semua korban adalah laki-laki. Jumlah korban diduga lebih besar, tetapi hanya lima orang yang bersedia memberikan keterangan.

Modus Penipuan yang Dilakukan Syekh AAM

Berikut beberapa modus yang digunakan oleh Syekh AAM dalam melakukan pelecehan:

  • Penawaran Pendidikan di Mesir

    Syekh AAM menawarkan kesempatan belajar di Mesir kepada korban. Ini menjadi cara untuk mendekati dan membangun kepercayaan korban.

  • Mengaitkan Tindakan dengan Tokoh Agama

    Pelaku menggunakan alasan bahwa tindakannya didasarkan pada ajaran tokoh agama seperti Rasulullah dan Ali bin Abi Thalib. Hal ini bertujuan untuk melegitimasi perbuatannya.

  • Membuat Korban Kehilangan Kepercayaan Diri

    Dengan memberikan penjelasan yang tidak benar, Syekh AAM berhasil memperdaya korban, terutama yang masih muda dan mudah dipengaruhi.

  • Menyaksikan Tayangan yang Tidak Pantas

    Beberapa korban diajak menyaksikan tayangan yang tidak sesuai dengan norma dan nilai agama. Ini bisa menjadi bagian dari proses manipulasi.

Baca Juga  Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi

Pengaruh Terhadap Korban

Tindakan yang dilakukan oleh Syekh AAM tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga psikologis. Banyak korban yang mengalami trauma akibat tindakan tersebut. Selain itu, beberapa korban masih di bawah umur, sehingga rentan terhadap pengaruh negatif.

Langkah yang Diambil oleh Polisi

Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Namun, Syekh AAM tidak hadir dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh Bareskrim Polri. Hal ini menunjukkan bahwa pelaku belum sepenuhnya kooperatif dalam proses hukum.

Kesimpulan

Kasus dugaan pelecehan yang melibatkan Syekh AAM menunjukkan adanya kejahatan yang dilakukan dengan modus yang sangat rumit. Dengan menggunakan alasan agama dan penawaran pendidikan, Syekh AAM berhasil memperdaya korban. Polisi masih terus memantau perkembangan kasus ini, sementara korban yang terlibat berharap agar keadilan dapat ditegakkan.

Tags: dengannasionalPenipuansekolah
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Atlet Kepri Siap Tampil Maksimal di Kejuaraan Nasional 2026: Persiapan, Target Medali, dan Harapan
Headline Kepri

Atlet Kepri Siap Tampil Maksimal di Kejuaraan Nasional 2026: Persiapan, Target Medali, dan Harapan

15 Juni 2026 - 14:59
Presiden Prabowo Instruksikan Menteri Rosan Paparkan Fakta Meningkatnya Kepercayaan Global terhadap Indonesia
Nasional

Presiden Prabowo Instruksikan Menteri Rosan Paparkan Fakta Meningkatnya Kepercayaan Global terhadap Indonesia

15 Juni 2026 - 10:02
Seskab Teddy Unggah Video Bersih-Bersih Pascaaksi, Pastikan Fasilitas Publik Siap Kembali Dipakai Warga
Nasional

Seskab Teddy Unggah Video Bersih-Bersih Pascaaksi, Pastikan Fasilitas Publik Siap Kembali Dipakai Warga

15 Juni 2026 - 09:02
BEM UI Gelar Aksi “Menuju Indonesia Bangkrut”, Ini Lima Tuntutannya
Nasional

Demo Besar-Besaran Tuntut Presiden Mundur, Warga Mengaku Lelah Hidup Menderita

14 Juni 2026 - 10:39
Imigrasi dan Timpora Perkuat Pengawasan Warga Negara Asing: Kebijakan Terkini, Tujuan, dan Dampaknya
Hukrim

Imigrasi dan Timpora Perkuat Pengawasan Warga Negara Asing: Kebijakan Terkini, Tujuan, dan Dampaknya

14 Juni 2026 - 08:59
BEM UI Gelar Aksi “Menuju Indonesia Bangkrut”, Ini Lima Tuntutannya
Nasional

BEM UI Gelar Aksi “Menuju Indonesia Bangkrut”, Ini Lima Tuntutannya

14 Juni 2026 - 07:59
Please login to join discussion

Berita Populer

  • Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pilihan Redaksi

Konser Spektakuler Band Legendaris Dunia di Jakarta dan Bandung: Momen Tak Terlupakan

Konser Spektakuler Band Legendaris Dunia di Jakarta dan Bandung: Momen Tak Terlupakan

15 Juni 2026 - 22:35
Mertua Rizky Billar Terekam Pikul Petai, Kehidupan Ayah Lesti di Kampung Kembali Disorot

Mertua Rizky Billar Terekam Pikul Petai, Kehidupan Ayah Lesti di Kampung Kembali Disorot

15 Juni 2026 - 22:16
R-Rated Spider-Man? Holland Teases Punisher Crossover Post-‘Brand New Day’

R-Rated Spider-Man? Holland Teases Punisher Crossover Post-‘Brand New Day’

15 Juni 2026 - 22:03

Konser Legendaris Dunia di Jakarta: Fakta Spektakuler yang Terlewatkan di Makassar

15 Juni 2026 - 21:52
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.