Persib Bandung akan melakukan laga tandang melawan Persija Jakarta dalam pertandingan pekan ke-32 Super League 2025-2026. Laga ini menjadi momen penting bagi kedua tim, terutama karena persaingan ketat di papan klasemen.

Sebelum pertandingan berlangsung, pelatih Persib, Bojan Hodak, mengungkapkan rekor tak terkalahkan yang dimiliki timnya dalam tiga musim terakhir melawan Persija. Pernyataan tersebut benar adanya, karena Persija terakhir kali berhasil mengalahkan Persib pada Liga Super 2022-2023. Saat itu, Persija menang dengan skor 2-0 pada 31 Maret 2023. Setelah laga tersebut, Persib tidak pernah kalah dari Persija lagi.
Berikut rincian hasil pertemuan antara Persib dan Persija dalam beberapa musim terakhir:
- Liga Super 2023-2024
- Persija 1-1 Persib (2/9/2023)
-
Persija 2-1 Persib (9/3/2024)
-
Liga Super 2024-2025
- Persib 2-0 Persija (23/11/2024)
-
Persija 2-2 Persib (16/2/2025)
-
Liga Super 2025-2026
- Persib 1-0 Persija
Bojan Hodak berharap rekor ini dapat terus berlanjut pada pertandingan yang akan digelar pada 10 Mei mendatang. Ia mengatakan, “Hal bagusnya adalah dalam tiga tahun terakhir kami tidak pernah kalah (lawan Persija). Jadi kami akan mencoba melanjutkannya di pertandingan nanti.”
Meskipun demikian, Bojan Hodak mengakui bahwa laga melawan Persija tidak akan mudah bagi Persib. Terlebih, Persija kini wajib menang untuk menjaga peluang meraih gelar juara Super League 2025-2026. Saat ini, Persija berada di urutan ketiga dengan 65 poin, sedangkan Persib berada di puncak klasemen dengan 72 poin. Jika Persija kalah, maka mereka dipastikan tidak akan meraih gelar juara.
“Jadi mereka akan berusaha tampil habis-habisan,” kata Bojan Hodak. “Tapi mari kita lihat nanti. Segalanya bisa terjadi di lapangan. Namun, kami punya ambisi yang kuat untuk tetap menjaga rekor kami dan membawa pulang hasil maksimal dari Samarinda,” tambahnya.
Duel antara Persija dan Persib akhirnya dipindahkan ke Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, pada Minggu (10/5/2026). Keputusan ini diumumkan langsung oleh Ferry Paulus, Direktur Utama I.League. Alasan pemindahan tempat karena kekhawatiran terjadinya hal-hal yang tidak diharapkan selama bulan Mei 2026 di Jakarta.
Ferry Paulus menjelaskan, “Seperti yang teman-teman ketahui, Mei merupakan bulan dengan banyak agenda yang bisa menimbulkan hal-hal di luar kepentingan atau kondisi yang diharapkan.” Ia menambahkan, “Pertandingan besar dan penuh rivalitas ini harus tetap dilaksanakan dan tidak bisa dipindahkan pada waktunya.”
Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya telah mencari alternatif lokasi, termasuk di sejumlah stadion lain di Pulau Jawa. Namun, masalah yang muncul dinilai belum memungkinkan untuk menggelar pertandingan tersebut. Akhirnya, keputusan diambil untuk menggelar pertandingan di Kalimantan Timur, tepatnya di Samarinda. “Waktunya tetap sama, yaitu 10 Mei 2026 dengan kick-off pukul 15.30 WIB,” ujar Ferry Paulus.



















