Bali United Kalahkan Malut United dengan Skor 4-1
GIANYAR – Bali United berhasil meraih tiga poin penuh setelah mengalahkan Malut United dengan skor telak 4-1 dalam pertandingan pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu 19 April 2026. Meski kemenangan ini menjadi momen penting bagi Serdadu Tridatu, pertandingan ini juga menyisakan rasa tidak puas dari kubu tamu.
Pengalaman buruk yang dialami oleh Malut United membuat pelatih mereka, Hendri Susilo, tidak mampu menyembunyikan kekecewaannya setelah pertandingan. Meskipun ia mengakui bahwa pertandingan tersebut berjalan dengan baik dan menarik, ia menuding bahwa timnya menjadi korban dari situasi yang tidak sportif selama pertandingan.
“Saya pikir malam ini sebenarnya pertandingan yang sangat berkelas ya, sangat bagus. Tapi kami malam ini menjadi korban ketidakadilan. Saya pikir itu,” ujar Hendri Susilo dengan nada keras saat sesi konferensi pers.
Kekesalan Hendri semakin memuncak ketika ditanya tentang rapuhnya pertahanan tim di babak kedua yang mengakibatkan tiga gol bersarang ke gawang mereka. Menurutnya, ada faktor non-teknis yang memengaruhi fokus pemain, yaitu tekanan mental akibat intimidasi yang terjadi selama pertandingan. Namun, ia enggan menjelaskan secara detail bentuk intimidasi yang dimaksud.
Senada dengan sang pelatih, penjaga gawang Malut United, Angga Saputro, juga merasa timnya telah dizalimi. Ia menegaskan bahwa seluruh pemain telah berjuang maksimal di lapangan, namun hasil akhir seolah sudah diatur oleh keadaan yang merugikan mereka.
“Pemain sudah memberikan yang terbaik buat tim. Dan sekali lagi, yang diomongin sama head coach tadi, kita di sini dikerjain,” ujar Angga.
Laga ini memang diwarnai sejumlah drama sejak menit awal. Pada menit ke-55 detik, wasit sempat menunjuk titik putih untuk Malut United sebelum akhirnya dibatalkan melalui tinjauan VAR. Malut United sebenarnya sempat memimpin lebih dulu pada menit ke-31 melalui aksi dingin Ciro Alves yang memanfaatkan serangan balik cepat.
Namun, keunggulan itu buyar dua menit kemudian setelah Bali United mendapatkan penalti melalui drama VAR yang dieksekusi sempurna oleh Teppei Yachida. Memasuki babak kedua, Bali United tampil trengginas dan membalikkan keadaan.
Gol dari Joao Ferrari pada menit ke-63 menjadi titik balik, disusul cocoran bola liar Boris Kopitovic di menit ke-67, dan ditutup oleh gol Thijmen Goppel pada menit ke-77.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Hasil Pertandingan
Beberapa faktor dapat memengaruhi hasil pertandingan, antara lain:
- Tekanan Mental: Pelatih Malut United menyebut bahwa pemainnya mengalami tekanan mental yang memengaruhi fokus dan performa mereka.
- Intimidasi Selama Pertandingan: Meskipun tidak dirinci secara jelas, Hendri Susilo menyatakan bahwa ada ancaman atau intimidasi yang memengaruhi permainan timnya.
- Drama VAR: Keputusan wasit yang diambil melalui tinjauan VAR turut memengaruhi jalannya pertandingan, terutama saat Malut United sempat mendapat kesempatan emas di awal laga.
Kesimpulan
Meskipun Bali United berhasil meraih kemenangan dengan skor 4-1, pertandingan ini menimbulkan kontroversi terkait perlakuan yang diterima oleh Malut United. Dari segi teknis, Bali United tampil dominan, terutama di babak kedua. Namun, dari sudut pandang kubu tamu, mereka merasa tidak adil dalam pengambilan keputusan dan pengaruh dari lingkungan pertandingan.



















