• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Lokal

Pembunuh ART Cileungsi Akui Bohongi Polisi Soal Air Panas

Luna by Luna
12 Juni 2026 - 17:17
in Lokal
0

Kematian Tragis Asisten Rumah Tangga di Cileungsi: Dugaan Penganiayaan dan Kebohongan yang Terbongkar

Sebuah kasus kematian yang mengerikan telah menggemparkan Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Korban, seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial RR (26) asal Garut, Jawa Barat, meninggal dunia pada Sabtu, 30 Mei 2026. Awalnya, kematian RR dianggap sebagai peristiwa biasa, namun penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian mengungkap fakta mengejutkan: dugaan penganiayaan yang berujung pada hilangnya nyawa korban.

Kecurigaan aparat kepolisian muncul setelah menerima informasi mengenai kondisi tubuh korban yang tidak wajar. Temuan ini menjadi titik awal terbongkarnya dugaan kekerasan yang dialami RR sebelum meninggal dunia. Kompol Edison, Kapolsek Cileungsi, menjelaskan bahwa pihaknya mendapatkan informasi krusial dari lingkungan sekitar.

“Kami mendapatkan foto dari RT/RW dan Satpam bahwa ada kejanggalan dalam kondisi tubuh korban ini. Akhirnya kami datang ke rumah sakit, kita buka kembali, ternyata betul jadi ada tampak meninggalnya karena tidak wajar,” ujar Kompol Edison pada Senin, 1 Juni 2026.

Kronologi Kebohongan dan Pengakuan yang Terungkap

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal terhadap jenazah, polisi menemukan sejumlah tanda yang mengarah pada dugaan tindak kekerasan. Temuan tersebut mendorong penyidik untuk segera melakukan pendalaman dengan memeriksa salah satu ART yang bekerja bersama korban.

Dalam keterangan awalnya, saksi tersebut sempat berbohong dengan menyatakan bahwa RR meninggal akibat terjatuh dan kemudian tersiram air panas. Namun, penyidik menilai penjelasan ini tidak sesuai dengan fakta-fakta yang ditemukan di lapangan.

Polisi terus melakukan interogasi secara intensif. Tekanan dari pemeriksaan yang berlanjut akhirnya membuat keterangan yang sebenarnya mulai terungkap.

“Begitu kita dalami interogasinya terus, akhirnya mengaku bahwa korban ini dilakukan perundungan oleh tiga orang sesama ART lainnya di kamar atas,” ungkap Kompol Edison.

Baca Juga  Angin Kencang Robohkan Atap Rumah, 8 Warga Caringin Bogor Mengungsi

Pengakuan ini membuka tabir mengenai dugaan tindakan perundungan dan kekerasan yang dialami korban selama beberapa hari sebelum meninggal dunia.

Penyebab Perundungan: Hilangnya Charger Jam Tangan

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa tragis ini bermula dari hilangnya charger jam tangan milik majikan yang hendak bepergian ke luar kota pada tanggal 26 Mei 2026. Saat ditanya mengenai keberadaan barang tersebut, korban mengaku tidak mengetahui, yang kemudian memicu kemarahan rekan-rekannya.

Situasi ini dengan cepat berkembang menjadi tindakan perundungan yang diduga dilakukan oleh tiga ART lainnya terhadap RR. Menurut keterangan polisi, korban diperlakukan secara tidak manusiawi dan mengalami tekanan fisik serta psikologis yang parah.

“Kata si tiga temannya tuh coba ada di mana kabelnya, kata si korban di sana, nggak ada, di sini, nggak ada. Karena kesal, si korban ini disuruh buka baju kemudian, buka celana, jadi hanya pakai dalaman saja,” jelas Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, pada Senin, 1 Juni 2026.

Peristiwa memilukan ini terjadi di sebuah rumah di kawasan Perumahan Kota Wisata, Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Perlakuan Kejam dan Luka yang Mengerikan

Dalam rangkaian perundungan tersebut, korban tidak hanya mengalami siksaan psikologis, tetapi juga penganiayaan fisik yang brutal oleh ketiga pelaku secara bergantian.

  • Disiram Air Panas: Di dalam kamar mandi, korban disiram dengan air panas bersuhu tinggi hingga kulitnya melepuh.
  • Pukulan Sadis: Tak hanya itu, korban juga dipukul menggunakan tabung kaleng obat nyamuk dan sapu oleh pelaku saat berteriak kesakitan.

Setelah melakukan penganiayaan yang keji, para pelaku membawa korban ke kamar ART dalam kondisi yang sudah tidak berdaya. Tragisnya, RR akhirnya meninggal dunia pada tanggal 30 Mei 2026, sekitar pukul 19.30 WIB.

Baca Juga  Cap Go Meh Pontianak: Ribuan Padati Gajah Mada, Ekonomi Meroket, Toleransi Mengakar

“Di tanggal 28 dia mulai lemah, tanggal 29 dia lemah sekali, 30 lah itu dia meninggal di jam 19.30, barulah mereka ngasih tau ke bosnya bahwa ini sudah meninggal,” ungkap Kompol Edison.

Kompol Edison menambahkan, pada saat kejadian, sang majikan tidak mengetahui peristiwa tersebut karena sedang tidak berada di rumah. Bos korban baru mengetahui kejadian setelah menelepon RT/RW dan petugas keamanan untuk meminta bantuan ambulans, yang kemudian membawa jenazah korban ke rumah sakit.

Penanganan Kasus dan Harapan Keadilan

Saat ini, ketiga pelaku yang diduga terlibat dalam perundungan dan penganiayaan terhadap RR telah diamankan di Mapolsek Cileungsi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih terus mendalami peran masing-masing pelaku serta mengumpulkan alat bukti tambahan guna memperkuat proses hukum.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena memperlihatkan bagaimana tindakan perundungan yang awalnya mungkin dianggap sepele dapat berujung pada tragedi yang merenggut nyawa seseorang. Aparat kepolisian menegaskan akan menangani perkara ini secara serius agar seluruh pihak yang terbukti terlibat dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Keadilan bagi RR menjadi harapan utama dalam penyelesaian kasus yang memilukan ini.

Tags: cileungsi:pembunuh
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Rekayasa Lalu Lintas GBK 6-7 Juni 2026: Antisipasi Kepadatan dan Cari Rute Alternatif
berita

Rekayasa Lalu Lintas GBK 6-7 Juni 2026: Antisipasi Kepadatan dan Cari Rute Alternatif

12 Juni 2026 - 18:10
Kisah Impian: Pembalap Indonesia Raih Podium Bersejarah di Formula 2 Monaco, Benarkah di Makassar?
Daerah

Kisah Impian: Pembalap Indonesia Raih Podium Bersejarah di Formula 2 Monaco, Benarkah di Makassar?

12 Juni 2026 - 16:14
Prakiraan Cuaca Banyumas Juni 2026: Info Hujan Lokal & Cerah Berawan
Lokal

Prakiraan Cuaca Banyumas Juni 2026: Info Hujan Lokal & Cerah Berawan

12 Juni 2026 - 08:38
Lokal

Jadwal Baru WFH ASN Pemprov Jatim Mulai Juni 2026: Penjelasan Gubernur Khofifah

12 Juni 2026 - 08:09
Kebakaran Hebat di Kemayoran: 250 Bangunan Ludes Akibat Korsleting Listrik
Lokal

Kebakaran Hebat di Kemayoran: 250 Bangunan Ludes Akibat Korsleting Listrik

12 Juni 2026 - 07:47
Sanksi Tegas: Gaji ASN Cirebon Terancam Hangus Jika Mangkir 10 Hari
Lokal

Sanksi Tegas: Gaji ASN Cirebon Terancam Hangus Jika Mangkir 10 Hari

12 Juni 2026 - 07:21
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

28 Maret 2026 - 10:07
Sidang pembacaan tuntutan terdakwa mantan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda di PN Batam. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

26 Mei 2025 - 16:54
15 Sajian Nobar Piala Dunia 2026: Lezat & Seru!

15 Sajian Nobar Piala Dunia 2026: Lezat & Seru!

12 Juni 2026 - 18:35
Sejarah! Pembalap Indonesia Raih Podium F2 Monaco: Analisis Mendalam Prestasi Luar Biasa

Sejarah! Pembalap Indonesia Raih Podium F2 Monaco: Analisis Mendalam Prestasi Luar Biasa

12 Juni 2026 - 18:21
Rekayasa Lalu Lintas GBK 6-7 Juni 2026: Antisipasi Kepadatan dan Cari Rute Alternatif

Rekayasa Lalu Lintas GBK 6-7 Juni 2026: Antisipasi Kepadatan dan Cari Rute Alternatif

12 Juni 2026 - 18:10
Eliano Reijnders: Sinyal Debut di Piala ASEAN 2026

Eliano Reijnders: Sinyal Debut di Piala ASEAN 2026

12 Juni 2026 - 18:09
Operasi Gabungan Digelar untuk Menekan Angka Kejahatan Jalanan: Efektivitas, Dampak, dan Tips Keamanan

Operasi Gabungan Digelar untuk Menekan Angka Kejahatan Jalanan: Efektivitas, Dampak, dan Tips Keamanan

12 Juni 2026 - 17:59

Pilihan Redaksi

15 Sajian Nobar Piala Dunia 2026: Lezat & Seru!

15 Sajian Nobar Piala Dunia 2026: Lezat & Seru!

12 Juni 2026 - 18:35
Sejarah! Pembalap Indonesia Raih Podium F2 Monaco: Analisis Mendalam Prestasi Luar Biasa

Sejarah! Pembalap Indonesia Raih Podium F2 Monaco: Analisis Mendalam Prestasi Luar Biasa

12 Juni 2026 - 18:21
Rekayasa Lalu Lintas GBK 6-7 Juni 2026: Antisipasi Kepadatan dan Cari Rute Alternatif

Rekayasa Lalu Lintas GBK 6-7 Juni 2026: Antisipasi Kepadatan dan Cari Rute Alternatif

12 Juni 2026 - 18:10
Eliano Reijnders: Sinyal Debut di Piala ASEAN 2026

Eliano Reijnders: Sinyal Debut di Piala ASEAN 2026

12 Juni 2026 - 18:09
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.