No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Liputan Khusus Human Interest

Pemudik Terjebak One Way Cirebon: Curhat Menanti Kepastian

Hendra by Hendra
31 Maret 2026 - 15:44
in Human Interest
0

Kebingungan Pemudik di Jalur Pantura Cirebon Akibat Sistem One Way Tol

CIREBON – Sistem rekayasa lalu lintas satu arah atau one way di ruas tol telah menimbulkan kebingungan dan kemacetan panjang di jalur arteri Pantura Cirebon. Sejumlah pemudik dilaporkan terhenti dalam antrean kendaraan yang membentang hingga dua kilometer, menunggu kepastian kapan gerbang tol akan kembali dibuka. Situasi ini terjadi pada Sabtu pagi, memicu kekhawatiran akan kelancaran arus mudik.

Kemacetan parah terlihat jelas di kawasan Tegalkarang hingga Arjawinangun, Kabupaten Cirebon. Kendaraan dari arah Jakarta yang seharusnya menuju Jawa membludak dan terpaksa dialihkan ke jalur arteri karena penerapan one way di ruas tol mulai dari KM 263 hingga KM 70. Akibatnya, jalur utama Pantura yang biasanya menjadi alternatif kini justru dipadati oleh ribuan kendaraan yang berusaha mencari jalan.

Mobil pribadi, sepeda motor, hingga bus pariwisata terlihat bergerak merayap dengan kecepatan sangat lambat, diperkirakan hanya sekitar 10 kilometer per jam. Di beberapa titik kritis, kendaraan bahkan nyaris tidak bergerak sama sekali. Fenomena ini diperparah dengan adanya praktik parkir liar di bahu jalan, terutama di sekitar area pintu masuk Tol Palimanan. Keberadaan kendaraan yang parkir sembarangan ini semakin mempersempit ruang gerak kendaraan lain yang mencoba melintas, menambah kerumitan dalam upaya penguraian arus lalu lintas.

Pengalaman Pemudik di Tengah Ketidakpastian

Salah satu pemudik yang terjebak dalam situasi ini adalah Syahroni (45), warga Surabaya yang sedang melakukan perjalanan balik dari Jakarta menuju kampung halamannya. Ia mengaku sempat berhenti di depan pintu masuk tol selama kurang lebih 30 menit, berharap sistem one way segera diakhiri. Namun, karena tidak adanya informasi pasti mengenai waktu pembukaan tol, Syahroni memutuskan untuk melanjutkan perjalanannya melalui jalur arteri.

Baca Juga  Itikaf Masjid: Jemput Lailatul Qadar

“Ya, kurang lebih 30 menit nunggu. Saya pilih lanjut saja, karena belum tahu jam dibukanya ini,” ujar Syahroni saat ditemui di lokasi. Ia menambahkan bahwa meskipun ia hanya menunggu sebentar, antrean kendaraan di belakangnya terus memanjang. Banyak pemudik lain yang juga memilih untuk berhenti dan menunggu, dengan harapan tol segera dibuka dan mereka bisa melanjutkan perjalanan dengan lebih cepat.

Syahroni menjelaskan bahwa perjalanannya kali ini bersama keluarga. Mereka berangkat dari Jakarta dengan tujuan akhir Surabaya, sebelum nantinya melanjutkan perjalanan ke Kalimantan. Ia menyebutkan bahwa kondisi lalu lintas di jalur sebelum memasuki area Cirebon relatif lancar, bahkan pasar tumpah pun tidak terlihat signifikan. Kepadatan baru terasa begitu mendekati gerbang tol yang memberlakukan sistem one way.

“Di jalan tadi lancar, tidak ada pasar tumpah juga. Pas masuk ke gerbang tol saja yang kena dampak one way,” tuturnya. Meskipun demikian, Syahroni mengaku tidak terlalu terganggu dengan adanya kebijakan one way itu sendiri, karena ia telah mendapatkan informasi sebelumnya. Namun, yang menjadi sumber kebingungan adalah ketidakpastian jadwal pembukaan tol, yang membuatnya dan banyak pemudik lainnya merasa tidak menentu. “Sebetulnya tidak juga terganggu, karena sudah diumumkan sebelumnya. Cuma belum tahu jadwal dibukanya saja, karena situasional,” tambahnya.

Upaya Penguraian dan Prediksi Kepadatan

Menyikapi situasi kemacetan ini, sejumlah petugas kepolisian terlihat berjaga di titik-titik rawan. Mereka berupaya keras mengurai kepadatan arus lalu lintas dan mengarahkan pengendara untuk tidak parkir sembarangan di badan jalan. Imbauan terus diberikan agar arus lalu lintas dapat bergerak meskipun perlahan.

Namun, hingga menjelang siang hari, kepadatan kendaraan yang menuju arah Jawa Tengah masih terpantau padat merayap. Diperkirakan, situasi ini akan terus berlangsung selama sistem satu arah di ruas tol masih diberlakukan. Kepadatan ini menjadi gambaran nyata dari dampak rekayasa lalu lintas yang, meskipun bertujuan untuk mengurai kepadatan di jalan tol, justru memicu penumpukan kendaraan di jalur arteri.

Baca Juga  Sorotan Unggahan Terakhir Lucky Widja: Antara Prestasi & Perpisahan

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa antrean kendaraan didominasi oleh mobil pribadi, bus pariwisata, dan truk logistik. Sepeda motor terlihat berusaha mencari celah untuk menyalip di antara kendaraan-kendaraan besar, sementara petugas terus memberikan arahan dan mengatur lalu lintas di titik-titik krusial.

Dampak Sistem One Way terhadap Jalur Arteri

Pemberlakuan sistem one way merupakan strategi yang kerap digunakan untuk mengelola volume kendaraan yang sangat tinggi, terutama saat puncak arus mudik dan balik. Tujuannya adalah untuk memastikan kelancaran di jalan tol utama dan mengurangi risiko kecelakaan akibat kepadatan berlebih. Namun, konsekuensi yang tidak terhindarkan adalah peningkatan beban lalu lintas di jalur-jalur alternatif, seperti jalur arteri Pantura.

Bagi pemudik yang tidak memiliki pilihan lain selain menggunakan jalur arteri, penerapan one way di tol dapat berarti penambahan waktu tempuh yang signifikan dan potensi kelelahan yang lebih besar. Ketiadaan informasi yang jelas mengenai kapan sistem tersebut akan berakhir menambah tingkat ketidakpastian dan frustrasi bagi para pengguna jalan.

Oleh karena itu, koordinasi yang lebih baik antara pihak pengelola jalan tol, kepolisian, dan pemerintah daerah menjadi kunci. Sosialisasi yang lebih masif dan transparan mengenai jadwal pemberlakuan dan pencabutan sistem one way, serta penyediaan informasi real-time mengenai kondisi lalu lintas di jalur arteri, dapat membantu pemudik membuat perencanaan perjalanan yang lebih baik dan mengurangi kebingungan yang terjadi di lapangan. Keberadaan petugas di lapangan yang sigap memberikan arahan juga sangat krusial dalam menjaga ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas di tengah situasi yang menantang ini.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Candi Borobudur dan Candi Prambanan: Warisan Budaya Dunia di Yogyakarta yang Menakjubkan
Budaya

Candi Borobudur dan Candi Prambanan: Warisan Budaya Dunia di Yogyakarta yang Menakjubkan

22 April 2026 - 18:46
Gunung Rinjani: Keindahan Danau Segara Anak di Puncak yang Menarik Pendaki
Alam

Gunung Rinjani: Keindahan Danau Segara Anak di Puncak yang Menarik Pendaki

21 April 2026 - 14:36
Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi
berita

Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi

19 April 2026 - 06:11
Lembah Baliem: Pengalaman Budaya Otentik Suku Asli Papua di Tengah Pegunungan Jayawijaya
Budaya

Lembah Baliem: Pengalaman Budaya Otentik Suku Asli Papua di Tengah Pegunungan Jayawijaya

13 April 2026 - 09:23
Raja Ampat: Mengapa Disebut ‘Surga Terakhir di Bumi’ dan Keunikan Wisata Bahari yang Menakjubkan
Human Interest

Raja Ampat: Mengapa Disebut ‘Surga Terakhir di Bumi’ dan Keunikan Wisata Bahari yang Menakjubkan

12 April 2026 - 05:13
Taman Nasional Tanjung Puting: Pengalaman Menyaksikan Orang Utan di Habitat Asli dengan Kapal Klotok
Human Interest

Taman Nasional Tanjung Puting: Pengalaman Menyaksikan Orang Utan di Habitat Asli dengan Kapal Klotok

11 April 2026 - 01:02
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

16 April 2026 - 10:10
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 133: Tonton Drama Menarik

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 133: Tonton Drama Menarik

10 Desember 2025 - 23:01
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

17 Februari 2026 - 04:19
4 Warna Celana Pria yang Cocok Semua Acara!

4 Warna Celana Pria yang Cocok Semua Acara!

24 April 2026 - 01:19
5 alasan desain bumper tebal, fungsi penting tersembunyi

5 alasan desain bumper tebal, fungsi penting tersembunyi

24 April 2026 - 01:00
Diduga Culik Siswa SD, Guru Honorer Sumedang Akui Kenal Korban di Aplikasi Hijau

Diduga Culik Siswa SD, Guru Honorer Sumedang Akui Kenal Korban di Aplikasi Hijau

24 April 2026 - 00:40
Rupiah melemah, tembus Rp17.184 per dolar AS hari ini

Rupiah melemah, tembus Rp17.184 per dolar AS hari ini

24 April 2026 - 00:21
Prakiraan Cuaca Sulawesi Utara, Senin April 2026: Wilayah Ini Berpotensi Hujan Hari Ini

Prakiraan Cuaca Sulawesi Utara, Senin April 2026: Wilayah Ini Berpotensi Hujan Hari Ini

24 April 2026 - 00:02

Pilihan Redaksi

4 Warna Celana Pria yang Cocok Semua Acara!

4 Warna Celana Pria yang Cocok Semua Acara!

24 April 2026 - 01:19
5 alasan desain bumper tebal, fungsi penting tersembunyi

5 alasan desain bumper tebal, fungsi penting tersembunyi

24 April 2026 - 01:00
Diduga Culik Siswa SD, Guru Honorer Sumedang Akui Kenal Korban di Aplikasi Hijau

Diduga Culik Siswa SD, Guru Honorer Sumedang Akui Kenal Korban di Aplikasi Hijau

24 April 2026 - 00:40
Rupiah melemah, tembus Rp17.184 per dolar AS hari ini

Rupiah melemah, tembus Rp17.184 per dolar AS hari ini

24 April 2026 - 00:21
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.