Aksi Pencurian Menggemparkan: 70 Tabung Gas LPG Hilang di Binuang, Kerugian Capai Rp14 Juta
Polewali Mandar – Sebuah peristiwa pencurian yang merugikan terjadi di Dusun Bajoe, Desa Rea, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar. Sebanyak 70 tabung gas Liquefied Petroleum Gas (LPG) ukuran 3 kilogram dilaporkan hilang dari sebuah pangkalan gas milik warga. Kejadian ini diperkirakan merugikan korban senilai Rp14 juta, menimbulkan keprihatinan dan kewaspadaan di kalangan masyarakat setempat, terutama para pemilik usaha.
Peristiwa nahas ini pertama kali diketahui oleh pemilik pangkalan gas, Harbia (40 tahun), seorang wiraswasta, pada Senin pagi, 16 Februari 2026, sekitar pukul 06.00 WITA. Saat itu, Harbia hendak membuka pintu depan rumahnya untuk memulai aktivitas sehari-hari. Namun, ia terkejut mendapati pintu depan rumahnya dalam kondisi terikat dari luar. Situasi yang tidak biasa ini segera menimbulkan kecurigaan.
Merasa ada yang tidak beres, Harbia memutuskan untuk keluar melalui pintu belakang rumahnya. Di sanalah ia mendapati kenyataan yang lebih mengejutkan: pintu gudang tempat penyimpanan tabung gas LPG miliknya telah terbuka dan dalam kondisi kosong. Setelah melakukan pemeriksaan lebih lanjut, Harbia menyadari bahwa seluruh stok tabung gas LPG 3 kilogram yang berjumlah 70 unit telah raib digondol maling.
Kronologi Penemuan dan Tindakan Kepolisian
Setelah menyadari kerugian yang dialaminya, Harbia segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Laporan diterima oleh Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Binuang. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel kepolisian segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan awal.
Aipda Aras, Kanit Reskrim Polsek Binuang, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan dari korban pada sekitar pukul 08.30 WITA di Mapolsek Binuang. “Kami telah mendatangi rumah korban setelah menerima laporan, saat ini dalam penyelidikan,” ujar Aipda Aras.
Tim piket Mako Polsek Binuang yang bertugas langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Setibanya di TKP, petugas segera melakukan serangkaian tindakan untuk mengamankan area, mencatat identitas korban, serta mencari petunjuk-petunjuk awal yang mungkin bisa mengarah kepada pelaku.
Dari hasil olah TKP sementara, terungkap bahwa pelaku diduga melakukan aksinya dengan mengikat pintu rumah korban dari luar. Tindakan ini diduga dilakukan agar pelaku dapat bergerak leluasa tanpa terdeteksi saat melakukan pencurian di gudang LPG.
Penyelidikan Berlangsung, Pelaku Masih Diburu
Hingga saat ini, pihak Polsek Binuang masih terus berupaya keras untuk mengungkap tabir misteri di balik aksi pencurian ini. Tim penyelidik dilaporkan sedang melakukan pendalaman dan identifikasi terhadap pelaku yang diduga terlibat.
“Saat ini tim masih penyelidikan dan pendalaman untuk mengidentifikasi serta mengejar pelaku,” tegas Aipda Aras. Upaya pengejaran terhadap pelaku terus dilakukan dengan harapan dapat segera menemukan dan menangkap para pelaku serta memulihkan kerugian korban.
Imbauan untuk Peningkatan Kewaspadaan
Menyikapi maraknya aksi kejahatan, Kapolsek Binuang, Iptu H Rahman, turut menyampaikan imbauannya kepada seluruh masyarakat, khususnya para pemilik usaha dan pangkalan LPG. Beliau menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan dan penguatan sistem keamanan di lingkungan masing-masing.
“Khususnya pemilik usaha dan pangkalan LPG, dengan memperhatikan sistem keamanan lingkungan,” imbau Iptu H Rahman.
Lebih lanjut, Kapolsek Binuang mengimbau agar masyarakat tidak ragu untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mendapati adanya aktivitas yang mencurigakan di sekitar tempat tinggal atau usaha mereka. Partisipasi aktif dari masyarakat dinilai sangat krusial dalam membantu pengungkapan kasus-kasus kriminalitas, termasuk kasus pencurian tabung gas LPG ini.
“Partisipasi masyarakat kata Rahman sangat membantu dalam pengungkapan kasus seperti ini,” tutupnya. Pihak kepolisian berharap dengan adanya kerja sama yang baik antara masyarakat dan aparat penegak hukum, tingkat kejahatan dapat ditekan dan keamanan lingkungan dapat terjaga.



















