No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Breaking News

Pendaki Ungkap Detik-detik ATR 42-500 Hantam Lereng Bulusaraung

Erwin by Erwin
20 Januari 2026 - 17:13
in Breaking News
0

Kesaksian Mengerikan dari Puncak Bulusaraung: Detik-detik Jatuhnya Pesawat ATR 42-500

Pada Sabtu, 17 Januari 2026, langit di atas pegunungan Bulusaraung, Pangkep, Sulawesi Selatan, menjadi saksi bisu sebuah tragedi penerbangan yang mengerikan. Dua pendaki muda, Reski (20) dan Muslimin (18), yang tengah menikmati keindahan alam dari puncak gunung, secara langsung menyaksikan detik-detik jatuhnya pesawat ATR 42-500 PK-THT milik maskapai Indonesia Air Transport. Kejadian ini mengguncang warga di Pangkep, Maros, dan sekitarnya, serta menandai salah satu kecelakaan penerbangan pertama di Indonesia pada awal tahun 2026.

Reski, dengan suara yang masih bergetar menahan kesedihan, menceritakan kembali momen mencekam tersebut. Sekitar pukul 13.00 WITA, tanpa peringatan apa pun, pesawat yang melintas rendah tiba-tiba terlihat mengikis lereng Gunung Bulusaraung. Dalam hitungan detik yang terasa begitu panjang, pesawat itu menghantam lereng gunung yang curam sebelum akhirnya meledak dan terbakar hebat. Jarak antara Reski dan Muslimin dengan titik ledakan diperkirakan hanya sekitar 100 meter, sebuah jarak yang sangat dekat dan membahayakan.

“Saya lihat pesawatnya dikikis itu gunung, lalu meledak dan terbakar,” ujar Reski, alumnus Pondok Pesantren DDI Tobarakka, Siwa, Kabupaten Wajo. Ia menambahkan bahwa api yang berkobar hebat dan serpihan pesawat yang berhamburan membuat mereka terdiam dalam ketakutan. Kejadian berlangsung begitu cepat, sehingga Reski tidak sempat merekam seluruh peristiwa secara utuh. “Cepat sekali (kejadiannya),” katanya, masih dipenuhi rasa syok.

Serpihan dan Dokumen di Antara Puing-puing

Meskipun tidak sempat merekam detik-detik jatuhnya pesawat secara keseluruhan, Reski dan Muslimin menemukan sejumlah serpihan badan pesawat yang berserakan di lokasi kejadian setelah ledakan. Di antara puing-puing tersebut, terdapat bagian pesawat yang menampilkan logo Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Selain itu, beberapa dokumen juga turut terhambur di sekitar area kecelakaan.

Baca Juga  K9 Polri: Cari Korban Longsor Bandung Barat

Reski sempat merekam temuan-temuan awal ini menggunakan telepon genggamnya sebagai bukti. Namun, rasa takut akan kondisi sekitar dan kekhawatiran akan potensi bahaya lanjutan membuat mereka memutuskan untuk segera turun gunung. Keduanya kembali menuju wilayah Balocci dan tiba setelah waktu salat Ashar, membawa kabar duka dari tragedi yang baru saja mereka saksikan.

Identitas Pesawat dan Misi Penting di Balik Penerbangan

Pesawat yang nahas tersebut adalah ATR 42-500 dengan nomor registrasi PK-THT, yang dioperasikan oleh Indonesia Air Transport. Pesawat jenis turboprop ini disewa khusus untuk mendukung kegiatan Tim Air Surveillance Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) di bawah naungan Kementerian Kelautan dan Perikanan. ATR 42-500 dikenal sebagai pesawat bermesin baling-baling ganda yang handal untuk penerbangan jarak pendek hingga menengah, seringkali digunakan untuk misi pengawasan udara dan patroli maritim.

Pesawat ini diketahui sedang dalam perjalanan menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, sebelum akhirnya dilaporkan hilang kontak di wilayah Sulawesi Selatan. Dalam penerbangan tersebut, pesawat membawa total 10 orang, yang terdiri dari awak pesawat dan penumpang.

Tiga Pegawai KKP dalam Misi Pengawasan

Di antara penumpang pesawat, terdapat tiga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan yang sedang menjalankan tugas negara. Mereka adalah:

  • Feri Irawan: Penata Muda Tingkat I, Analis Kapal Pengawas
  • Deden Mulyana: Penata Muda Tingkat I, Pengelola Barang Milik Negara
  • Yoga Noval: Operator Foto Udara

Ketiganya merupakan bagian dari tim yang bertugas untuk mendukung pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui pemantauan udara. Misi mereka sangat penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya laut Indonesia.

Medan Sulit, Tantangan Besar bagi Tim SAR

Gunung Bulusaraung, lokasi jatuhnya pesawat, merupakan salah satu gunung tertinggi di Sulawesi Selatan. Kawasan ini dikenal memiliki medan pegunungan karst yang terjal, hutan lebat, dan sangat sulit diakses. Kondisi geografis yang menantang ini menjadi hambatan besar bagi upaya pencarian dan evakuasi korban.

Baca Juga  Guncangan Global: Perang Iran-AS-Israel Picu Lonjakan Harga Minyak

Tim SAR gabungan, yang terdiri dari berbagai unsur seperti Basarnas, TNI, Polri, dan relawan, terus berupaya keras melakukan pencarian dan verifikasi di area yang diduga menjadi lokasi jatuhnya pesawat. Basarnas menegaskan bahwa fokus utama operasi adalah menemukan titik pasti keberadaan pesawat serta memastikan kondisi seluruh awak dan penumpang. Kendala seperti kontur medan yang curam, vegetasi yang rapat, serta keterbatasan akses membuat setiap pergerakan tim SAR harus dilakukan dengan sangat hati-hati.

Operasi SAR Skala Besar: Dapur Umum dan Ribuan Relawan

Menghadapi situasi darurat ini, operasi SAR dilakukan dalam skala besar. Hingga Minggu pagi, diperkirakan sekitar 1.000 relawan SAR gabungan dari berbagai unsur, termasuk TNI AD, AL, AU, Polri, BPBD dari berbagai daerah (Maros, Pangkep, Makassar), serta relawan sipil, dikerahkan untuk menyisir kawasan Gunung Bulusaraung. Sekitar 400 relawan telah lebih dulu berada di lokasi dan ditampung di rumah-rumah warga.

Kepala Desa Tompobulu, Abdul Kadir, mengonfirmasi bahwa sedikitnya 100 hingga 120 rumah warga di beberapa desa dijadikan tempat istirahat sementara bagi para relawan. Fasilitas publik seperti kantor desa, sekolah, hingga kolong rumah warga pun dimanfaatkan. Untuk mendukung logistik, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pangkep mendistribusikan makanan dan minuman, serta dapur umum dijadwalkan beroperasi untuk memenuhi kebutuhan para relawan.

Kendala Teknologi dan Rencana Evakuasi

Salah satu kendala signifikan dalam operasi pencarian adalah tidak berfungsinya Emergency Location Transmitter (ELT) pada pesawat. ELT seharusnya aktif secara otomatis saat pesawat mengalami kecelakaan untuk memancarkan sinyal darurat, yang sangat membantu tim SAR menentukan lokasi jatuhnya pesawat. Ketidakberfungsian ELT ini membuat pencarian harus dilakukan secara manual di area yang luas.

Baca Juga  Penembakan Smart Air: Pertaruhan Nyawa Awak Pesawat

Apabila kondisi cuaca memungkinkan, tim SAR udara akan melakukan penyisiran dari atas lereng Gunung Bulusaraung. Proses evakuasi korban direncanakan menuju Rumah Sakit TNI Angkatan Udara dr. Dody Sardjoto di Mandai. Sementara itu, posko evakuasi keluarga korban dipusatkan di Bandara Sultan Hasanuddin, dan posko medis disiapkan di sekitar bandara atau di Rumah Sakit Bhayangkara DVI Polri untuk penanganan lanjutan dan identifikasi korban.

Fokus Pencarian: Korban dan Black Box

Pesawat ATR 42-500 PK-THT membawa total 10 orang (person on board), terdiri dari tiga penumpang dari Kementerian Kelautan dan Perikanan serta tujuh kru pesawat. Selain pencarian korban, tim SAR juga memprioritaskan pencarian black box. Perangkat ini sangat krusial karena merekam data penerbangan dan percakapan di kokpit, yang akan menjadi kunci penting dalam investigasi penyebab kecelakaan.

Investigasi Internasional dan Harapan di Tengah Keterbatasan

Manajemen pabrikan pesawat ATR 42-500 di Toulouse, Perancis, menyatakan akan mengirim tim teknisi spesialis insiden untuk mendukung investigasi kecelakaan ini bersama tim di Indonesia. Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan mendalam.

Di tengah keterbatasan cuaca, medan yang terjal, dan kendala teknologi, harapan tetap menggantung di lereng Bulusaraung. Seluruh unsur yang terlibat berdoa agar kondisi cuaca pada hari-hari mendatang bersahabat, sehingga upaya pencarian dapat berjalan maksimal. Operasi SAR ini menjadi gambaran nyata sinergi antara aparat negara dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat di wilayah dengan kondisi geografis ekstrem. Gunung Bulusaraung, yang biasanya menjadi destinasi pendakian, kini menjadi saksi perjuangan ratusan hingga ribuan orang dalam misi kemanusiaan yang penuh harapan.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Airline Halts Australian Flights Due to Fuel Shortage
Breaking News

Airline Halts Australian Flights Due to Fuel Shortage

16 April 2026 - 22:54
Israeli police find 70 men in garbage truck
Breaking News

Israeli police find 70 men in garbage truck

16 April 2026 - 22:04
22kg discovery in tractor sparks national alarm: ‘Serious and harmful’
Breaking News

22kg discovery in tractor sparks national alarm: ‘Serious and harmful’

16 April 2026 - 19:32
Grim road toll update after tragedy
Breaking News

Grim road toll update after tragedy

16 April 2026 - 13:08
Millions on Edge for Ex-Cyclone Rain
Breaking News

Millions on Edge for Ex-Cyclone Rain

16 April 2026 - 12:25
Metro, trouble ahead: Tunnel trains probed for possible flaw
Breaking News

Metro, trouble ahead: Tunnel trains probed for possible flaw

16 April 2026 - 08:12
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

16 April 2026 - 10:10
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 133: Tonton Drama Menarik

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 133: Tonton Drama Menarik

10 Desember 2025 - 23:01
BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

17 Februari 2026 - 04:19
Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

20 Maret 2026 - 14:00
Latihan Soal SBdP Kelas 6 SD TKA 2026 dengan Pembahasan Lengkap

Latihan Soal SBdP Kelas 6 SD TKA 2026 dengan Pembahasan Lengkap

16 April 2026 - 12:36
4 Alasan Stres Hancurkan Tubuh, Bukan Hanya Pikiran

4 Alasan Stres Hancurkan Tubuh, Bukan Hanya Pikiran

25 April 2026 - 14:30
Propam Polda Kalbar Periksa Kendaraan dan Kelengkapan Personel Polres Melawi saat Masuk Mako

Propam Polda Kalbar Periksa Kendaraan dan Kelengkapan Personel Polres Melawi saat Masuk Mako

25 April 2026 - 14:11
Johnny Jansen Penuhi Dendam Bali United, 3.743 Suporter Saksikan

Johnny Jansen Penuhi Dendam Bali United, 3.743 Suporter Saksikan

25 April 2026 - 13:51
Keluarga Sungai Watch Puji Kebersihan Sungai di Lamongan

Keluarga Sungai Watch Puji Kebersihan Sungai di Lamongan

25 April 2026 - 13:32
BNI Kembalikan Dana Gereja Rp7 M, Sisa Rp21 M Dibahas Minggu Ini

BNI Kembalikan Dana Gereja Rp7 M, Sisa Rp21 M Dibahas Minggu Ini

25 April 2026 - 13:13

Pilihan Redaksi

4 Alasan Stres Hancurkan Tubuh, Bukan Hanya Pikiran

4 Alasan Stres Hancurkan Tubuh, Bukan Hanya Pikiran

25 April 2026 - 14:30
Propam Polda Kalbar Periksa Kendaraan dan Kelengkapan Personel Polres Melawi saat Masuk Mako

Propam Polda Kalbar Periksa Kendaraan dan Kelengkapan Personel Polres Melawi saat Masuk Mako

25 April 2026 - 14:11
Johnny Jansen Penuhi Dendam Bali United, 3.743 Suporter Saksikan

Johnny Jansen Penuhi Dendam Bali United, 3.743 Suporter Saksikan

25 April 2026 - 13:51
Keluarga Sungai Watch Puji Kebersihan Sungai di Lamongan

Keluarga Sungai Watch Puji Kebersihan Sungai di Lamongan

25 April 2026 - 13:32
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.