No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Pengusaha Logam Tolak Impor Pikap Agrinas

Hendra by Hendra
25 Februari 2026 - 13:09
in Bisnis
0

Polemik Impor Kendaraan Niaga: Antara Kebutuhan Mendesak dan Penguatan Industri Nasional

Keputusan PT Agrinas Pangan Nusantara, sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN), untuk mengimpor 105.000 unit kendaraan niaga senilai Rp24,66 triliun menuai kritik tajam dari kalangan industri dalam negeri. Langkah ini dinilai bertentangan dengan program pemerintah yang gencar menggaungkan penguatan industri nasional, substitusi impor, dan peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Ketua Umum Gabungan Industri Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia (Gamma), Dadang Asikin, menyuarakan kekecewaannya. Ia berpendapat bahwa impor berskala besar ini tidak sejalan dengan upaya membangun kemandirian industri permesinan di tanah air.

“Di saat pemerintah mendorong penguatan TKDN, substitusi impor, serta keberpihakan terhadap produk dalam negeri, justru BUMN mengambil langkah yang berlawanan dengan arah kebijakan strategis nasional,” ujar Dadang, menyoroti inkonsistensi kebijakan yang dapat merusak semangat industrialisasi.

Lebih lanjut, Dadang mengaitkan kebijakan ini dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto yang telah menekankan pentingnya penggunaan produk nasional, termasuk kendaraan seperti Maung produksi PT Pindad, di lingkungan pemerintahan. Ia menilai ketidakselarasan kebijakan semacam ini berpotensi melemahkan upaya substitusi impor dan penguatan TKDN.

Kebijakan impor ini juga dikhawatirkan akan menggerus kepercayaan publik terhadap komitmen pemerintah dalam mendukung industri dalam negeri. Selain itu, dampaknya dapat melemahkan daya saing sektor otomotif dan manufaktur nasional. Padahal, industri otomotif kerap dianggap sebagai salah satu pemicu utama pertumbuhan sektor pengerjaan logam dan mesin, yang menjadi tulang punggung rantai pasok industri manufaktur.

Dadang menekankan bahwa jika alasan di balik keputusan impor ini adalah spesifikasi teknis, maka PT Agrinas Pangan Nusantara seharusnya bersikap transparan. “Maka PT Agrinas seyogyanya membuka secara transparan kajian teknis dan pertimbangan ekonominya kepada publik. Tanpa keterbukaan, keputusan tersebut patut dipertanyakan dan berpotensi mencederai semangat nasionalisme industri,” tuturnya.

Baca Juga  TBS Energi Utama (TOBA): Optimisme Kinerja 2026 & Strategi Jitu

Dampak Luas Impor Kendaraan Niaga terhadap Industri Pendukung

Industri permesinan memegang peranan krusial dalam perekonomian karena memiliki efek pengganda yang luas. Impor kendaraan niaga dalam jumlah besar ini tidak hanya berdampak pada sektor otomotif itu sendiri, tetapi juga merembet ke berbagai industri pendukung lainnya.

Beberapa sektor yang berpotensi terpengaruh antara lain:

  • Industri Baja dan Logam Dasar: Kebutuhan akan komponen kendaraan seringkali bergantung pada pasokan baja dan logam dasar. Impor kendaraan jadi dapat mengurangi permintaan domestik untuk material ini.
  • Industri Komponen Kecil dan Menengah: Banyak UMKM yang bergerak dalam produksi komponen-komponen kecil dan menengah untuk kendaraan. Melemahnya industri otomotif nasional akibat impor dapat berdampak langsung pada keberlangsungan bisnis mereka.
  • Sektor Pendidikan Vokasi dan Teknik: Perkembangan industri otomotif mendorong kebutuhan akan tenaga kerja terampil dari lembaga pendidikan vokasi dan teknik. Jika industri ini melemah, maka prospek lulusan di bidang ini juga akan terpengaruh.
  • Penyerapan Tenaga Kerja Terampil: Industri otomotif dan permesinan merupakan sektor padat karya yang mampu menyerap banyak tenaga kerja terampil. Kebijakan yang melemahkan sektor ini berpotensi mengurangi lapangan kerja.

“Industri permesinan adalah jantung industrialisasi otomotif nasional. Sehingga jika ada situasi atau kebijakan untuk melemahkan industri otomotif akan berdampak langsung pada penguatan industri penyokongnya seperti industri pengerjaan logam dan mesin,” tegas Dadang.

Latar Belakang Program Kopdes Merah Putih dan Pelaksanaan Impor

PT Agrinas Pangan Nusantara ditunjuk oleh pemerintah sebagai pelaksana pembangunan fisik dalam program Kopdes Merah Putih. Penunjukan ini didasarkan pada Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 mengenai percepatan pembentukan dan pengembangan koperasi tersebut.

Dalam rangka menjalankan mandat ini, PT Agrinas Pangan Nusantara kemudian merealisasikan rencana impor 105.000 unit kendaraan niaga dari India. Rincian impor tersebut meliputi:

  • 35.000 unit pikap 4×4 dari Mahindra & Mahindra Ltd.
  • 35.000 unit pikap 4×4 dari Tata Motors.
  • 35.000 unit truk roda enam dari produsen yang sama.
Baca Juga  Cuan Mpok Mumun: Oleh-Oleh Khas Betawi

Proses pengiriman kendaraan ini dijadwalkan akan dilakukan secara bertahap sepanjang tahun 2026. Hingga berita ini diturunkan, sebanyak 200 unit pikap Mahindra dilaporkan telah tiba di Indonesia.

Pemerintah, melalui PT Agrinas Pangan Nusantara, memberikan beberapa pertimbangan terkait keputusan impor ini. Faktor-faktor yang dipertimbangkan antara lain:

  • Kapasitas Produksi Domestik: Kapasitas produksi pikap domestik diperkirakan hanya mencapai sekitar 70.000 unit per tahun, yang dinilai belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan program.
  • Potensi Gangguan Logistik: Jika seluruh kebutuhan dipenuhi dari pasar lokal, dikhawatirkan akan terjadi potensi gangguan terhadap kebutuhan logistik lain yang mungkin timbul.
  • Aspek Harga dan Spesifikasi: Kendaraan impor dinilai memiliki harga dan spesifikasi yang lebih kompetitif dibandingkan dengan pilihan yang tersedia di pasar domestik saat ini.

Meskipun demikian, kritik dari Gamma menyoroti perlunya keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan mendesak dan strategi jangka panjang untuk membangun kemandirian industri nasional. Perdebatan ini menggarisbawahi tantangan yang dihadapi pemerintah dalam menavigasi kebijakan ekonomi yang kompleks, di mana kebutuhan operasional harus diselaraskan dengan tujuan strategis untuk memperkuat basis industri domestik.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Bank Kembalikan Rp 28 M Dana Gereja, Martin Manurung Minta OJK Perkuat Sistem Dini
Bisnis

Bank Kembalikan Rp 28 M Dana Gereja, Martin Manurung Minta OJK Perkuat Sistem Dini

22 April 2026 - 17:46
Pameran Kerja Sulteng 2026 Dihadiri 23 Perusahaan, 6 Offline dan 17 Online
Bisnis

Pameran Kerja Sulteng 2026 Dihadiri 23 Perusahaan, 6 Offline dan 17 Online

22 April 2026 - 16:26
Saham Murah di Tengah Tekanan IHSG, Ini Daftarnya
Bisnis

Saham Murah di Tengah Tekanan IHSG, Ini Daftarnya

22 April 2026 - 15:06
Incoterms 2020: Pengertian dan Aturan Penting dalam Perdagangan Internasional
Bisnis

Incoterms 2020: Pengertian dan Aturan Penting dalam Perdagangan Internasional

22 April 2026 - 14:42
Harga komoditas turun, minyak kelapa sawit merosot 1 persen
Bisnis

Harga komoditas turun, minyak kelapa sawit merosot 1 persen

22 April 2026 - 08:26
Harga naik, bank ini siapkan dividen Rp 4 T pada Mei 2026
Bisnis

Harga naik, bank ini siapkan dividen Rp 4 T pada Mei 2026

22 April 2026 - 07:06
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

16 April 2026 - 10:10
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

20 Maret 2026 - 14:00
Latihan Soal SBdP Kelas 6 SD TKA 2026 dengan Pembahasan Lengkap

Latihan Soal SBdP Kelas 6 SD TKA 2026 dengan Pembahasan Lengkap

16 April 2026 - 12:36
Amanda Manopo Siapkan Diri Hadapi Kelahiran Anak Pertama, Penuh Antusias

Amanda Manopo Siapkan Diri Hadapi Kelahiran Anak Pertama, Penuh Antusias

22 April 2026 - 18:13
Bank Kembalikan Rp 28 M Dana Gereja, Martin Manurung Minta OJK Perkuat Sistem Dini

Bank Kembalikan Rp 28 M Dana Gereja, Martin Manurung Minta OJK Perkuat Sistem Dini

22 April 2026 - 17:46
Iran Balas Tindakan AS Terkait Penyitaan Kapal Touska

Iran Balas Tindakan AS Terkait Penyitaan Kapal Touska

22 April 2026 - 17:19
Firman Juliansyah Percaya Semen Padang Bangkit Lawan Persijap di Kandang

Firman Juliansyah Percaya Semen Padang Bangkit Lawan Persijap di Kandang

22 April 2026 - 16:53
Pameran Kerja Sulteng 2026 Dihadiri 23 Perusahaan, 6 Offline dan 17 Online

Pameran Kerja Sulteng 2026 Dihadiri 23 Perusahaan, 6 Offline dan 17 Online

22 April 2026 - 16:26

Pilihan Redaksi

Amanda Manopo Siapkan Diri Hadapi Kelahiran Anak Pertama, Penuh Antusias

Amanda Manopo Siapkan Diri Hadapi Kelahiran Anak Pertama, Penuh Antusias

22 April 2026 - 18:13
Bank Kembalikan Rp 28 M Dana Gereja, Martin Manurung Minta OJK Perkuat Sistem Dini

Bank Kembalikan Rp 28 M Dana Gereja, Martin Manurung Minta OJK Perkuat Sistem Dini

22 April 2026 - 17:46
Iran Balas Tindakan AS Terkait Penyitaan Kapal Touska

Iran Balas Tindakan AS Terkait Penyitaan Kapal Touska

22 April 2026 - 17:19
Firman Juliansyah Percaya Semen Padang Bangkit Lawan Persijap di Kandang

Firman Juliansyah Percaya Semen Padang Bangkit Lawan Persijap di Kandang

22 April 2026 - 16:53
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.