šŸ”„ TERKINI

Penolakan terhadap Raffi Ahmad Muncul di Forum Pemuda dan RANS Carnival

Erwin Oleh: Erwin
24 dilihat
Minggu, 01 November 2026 - 04:49 WIB • Waktu baca: 2 menit
Iklan Atas Artikel (Before Content)

Penolakan terhadap Raffi Ahmad terlihat dalam sejumlah kegiatan pada akhir Oktober 2026. Seorang peserta memprotes kehadirannya di Indonesia Youth Summit 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, sementara beberapa pengisi acara dan pelaku UMKM memilih mundur dari RANS Carnival di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Gelombang sikap tersebut mencuat setelah Raffi menjadi sorotan terkait Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa 2026.

Dalam IYS 2026 pada Jumat, 30 Oktober, Raffi hadir sebagai pembicara. Saat ia berada di panggung, seorang peserta mengangkat tiga jari sebagai bentuk protes. Petugas kemudian mengamankan peserta itu dan membawanya keluar dari ruangan. Peristiwa tersebut menjadi salah satu aksi terbuka yang memperlihatkan keberatan terhadap keterlibatan Raffi dalam kegiatan publik.

Di Sleman, penolakan juga berdampak pada susunan acara RANS Carnival. Sejumlah penampil menyatakan tidak jadi berpartisipasi, termasuk Tipe-X, Guyon Waton, Masdddho, Orkes Melayu Wawes, dan Fourtune. Beberapa UMKM yang sebelumnya terlibat juga dikabarkan menarik diri. Manajemen Tipe-X mengumumkan keputusan mundur melalui akun media sosial resmi band pada Sabtu, 31 Oktober 2026, tanpa merinci lebih jauh alasan selain sikap tersebut.

Guyon Waton menjelaskan bahwa keputusan mereka berkaitan dengan pertimbangan situasi di tengah masyarakat. Mereka menyebut kekhawatiran atas keamanan, kenyamanan, dan kondisi acara, serta kemungkinan timbulnya penafsiran keliru ketika suasana publik sedang sensitif. Sikap para pengisi acara dan UMKM itu memperluas bentuk protes, dari aksi langsung di forum hingga keputusan tidak terlibat dalam kegiatan hiburan.

Kontroversi yang menyeret nama Raffi berawal dari Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa 2026. Acara itu menuai tudingan sebagai upaya memecah gerakan mahasiswa yang tengah menyampaikan kritik terhadap sejumlah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. Deklarasi berlangsung sehari setelah ribuan mahasiswa berunjuk rasa di Bundaran HI, Jakarta, di tengah hujan deras. Kehadiran sejumlah peserta dengan jaket almamater bersama Raffi kemudian ikut menjadi bahan perbincangan.

Sorotan bertambah setelah seorang peserta deklarasi mengaku bukan mahasiswa dari perguruan tinggi yang tercantum pada jaket almamaternya. Ia menyatakan mengikuti sebuah komunitas dan menerima bayaran untuk hadir di Bundaran HI dengan mengenakan jaket kampus tertentu. Raffi kemudian memberikan klarifikasi: ia mengatakan datang sebagai undangan dan tidak mengetahui maupun terlibat dalam pengaturan teknis acara serta perekrutan pesertanya. Raffi menjabat Utusan Khusus Presiden bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni.

Penulis: Erwin

Tinggalkan Tanggapan

Indeks Berita →