Shin Tae-yong meminta pengelola Jakarta International Stadium (JIS) membenahi kondisi lapangan sebelum Persija Jakarta menjalani laga kandang berikutnya melawan Persebaya Surabaya pada 7 November 2026. Permintaan itu muncul setelah renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) membuat Persija tak dapat memakai stadion tersebut untuk sementara. Shin berharap lapangan JIS layak agar timnya dapat tampil maksimal dan para penonton menyaksikan pertandingan yang menarik.
Pelatih asal Korea Selatan itu menyadari renovasi SUGBK bukan hal yang bisa dihindari. Stadion berkapasitas 78 ribu orang tersebut dijadwalkan baru rampung diperbaiki pada April 2027. Selama pekerjaan berlangsung, SUGBK tidak bisa menjadi lokasi pertandingan Persija maupun Timnas Indonesia. Situasi ini membuat JIS menjadi tempat Persija menggelar pertandingan kandang.
Meski menerima perubahan venue, Shin menilai mutu permukaan lapangan berpengaruh terhadap cara tim bermain. Ia menganggap Persija bisa menyuguhkan permainan yang lebih atraktif apabila bertanding di lapangan dengan rumput dan kondisi yang mendukung. Karena itu, ia meminta pembenahan JIS mencakup area permainan, bukan hanya perbaikan yang bersifat sementara.
Harapan tersebut disampaikan Shin dalam konferensi pers menjelang pertandingan Persija kontra Dewa United. Ia ingin Macan Kemayoran tetap mampu menunjukkan performa terbaik di hadapan pendukungnya, sekalipun tidak bermain di SUGBK. Baginya, lapangan yang baik juga menjadi bagian penting agar pertandingan bisa dinikmati suporter. Permintaan itu sekaligus kembali menyoroti persoalan kondisi rumput JIS yang sebelumnya telah ia kritik.
Kritik terdahulu disampaikan setelah Persija mengalahkan Persik Kediri dengan skor 2-1 pada pekan ketujuh Super League 2026/2027. Shin menilai keadaan lapangan saat itu tidak mendukung pertandingan sepak bola dan meminta klub memberi perhatian serius terhadap masalah tersebut. Pernyataan itu disampaikan pada Selasa, 27 Oktober 2026, beberapa hari sebelum ia kembali menyampaikan harapan agar JIS segera dibenahi.
Laga melawan Persebaya pada pekan kedelapan menjadi pertandingan kandang terdekat Persija setelah agenda melawan Dewa United. Perbaikan lapangan diharapkan berlangsung sebelum kedua tim bertemu pada Sabtu, 7 November 2026. Dengan demikian, Persija dapat menjalani pertandingan di JIS dalam kondisi lapangan yang lebih baik, sementara Persebaya dan para suporter juga memperoleh tempat bermain dan menonton yang lebih layak.
Penulis: Redaksi


