Seleksi Komisaris Perumda BME Bontang Memasuki Tahap Akhir
Pemerintah Kota Bontang kian mendekati akhir dari proses seleksi calon Komisaris Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Badan Milik Energi (BME). Seluruh tahapan krusial, mulai dari uji kompetensi hingga sesi wawancara mendalam, telah berhasil diselesaikan.
Kini, panitia seleksi akan segera merampungkan rapat final sebelum menyerahkan daftar nama potensial kepada Wali Kota Bontang untuk pengambilan keputusan akhir.
Proses ini menjadi sangat penting mengingat peran strategis Perumda BME dalam pengelolaan sektor energi di Kota Bontang. Komisaris yang kompeten diharapkan mampu mengawasi kinerja perusahaan secara efektif serta mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Profil Tiga Kandidat Terpilih
Dari lima calon yang seharusnya menjalani tahapan wawancara, hanya tiga orang yang berhasil menyelesaikan proses tersebut, yaitu Soni Suwito, Anwar Sadat, dan Rafidah. Ketiganya memiliki latar belakang relevan:
- Soni Suwito: Saat ini menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan di Sekretariat Kota Bontang.
- Anwar Sadat: Menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum, memberikan pemahaman mendalam mengenai regulasi dan tata kelola pemerintahan.
- Rafidah: Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan. Keahliannya menjadi nilai tambah signifikan dalam menganalisis kinerja finansial Perumda BME.
Baca Juga: Berita Perebutan Jabatan Lainnya
Langkah Selanjutnya Menuju Penentuan Komisaris
Meskipun ada dua calon yang berhalangan hadir, proses seleksi tetap berjalan sesuai dengan ketentuan karena kuota peserta sudah memenuhi syarat. Fokus utama panitia seleksi saat ini adalah menyusun laporan hasil akhir secara komprehensif.
Laporan tersebut akan menjadi landasan bagi Wali Kota Bontang dalam membuat keputusan. Kemungkinan besar ketiga nama yang telah melalui seluruh tahapan seleksi akan diserahkan seluruhnya kepada Wali Kota.
Harapan untuk Penguatan Perusahaan Daerah
Pemerintah Kota Bontang memiliki harapan besar terhadap sosok komisaris yang akan terpilih. Diharapkan, figur tersebut tidak hanya mampu memperkuat fungsi pengawasan internal, tetapi juga meningkatkan kualitas tata kelola Perumda BME di sektor energi.
Selain itu, komisaris baru juga diharapkan dapat menjadi motor penggerak untuk memberikan kontribusi yang lebih optimal bagi PAD Kota Bontang.



















