• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home politik

Permohonan Maaf BRIN atas Kesalahan Unggah Garuda di Hari Pancasila

Hendra by Hendra
13 Juni 2026 - 14:55
in politik
0

Kontroversi Lambang Negara: BRIN Salah Unggah Gambar Garuda Pancasila, Warganet Bereaksi

Jakarta – Peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026 lalu diwarnai dengan sebuah insiden yang cukup menyita perhatian publik di media sosial. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjadi sorotan setelah mengunggah gambar lambang negara Garuda Pancasila dengan jumlah helai bulu yang tidak sesuai. Kesalahan ini sontak memicu perdebatan dan koreksi dari para warganet yang melihat unggahan tersebut.

Dalam beberapa foto yang beredar luas di platform media sosial, gambar Garuda Pancasila yang sempat ditampilkan oleh BRIN menunjukkan ketidakakuratan pada jumlah bulunya. Rincian ketidaksesuaian yang diamati oleh publik antara lain:
* Sayap kiri hanya memiliki 16 helai bulu.
* Sayap kanan hanya memiliki 15 helai bulu.
* Ekor hanya memiliki 7 helai bulu.

Angka-angka tersebut jelas berbeda dengan ketentuan resmi mengenai lambang negara Garuda Pancasila. Sebagaimana yang telah ditetapkan, lambang negara ini seharusnya memiliki komposisi bulu sebagai berikut:
* Leher: 45 helai bulu.
* Setiap sayap: 17 helai bulu.
* Bagian bawah perisai atau pangkal ekor: 19 helai bulu.
* Ekor: 8 helai bulu.

Makna simbolis dari jumlah helai bulu pada lambang negara ini sangatlah mendalam, yaitu merepresentasikan tanggal Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 1945. Angka 17 pada sayap, 8 pada ekor, 19 pada pangkal ekor, dan 45 pada leher secara keseluruhan membentuk tanggal bersejarah tersebut.

Dugaan Penggunaan Kecerdasan Buatan dan Permohonan Maaf BRIN

Melihat ketidaksesuaian yang begitu mencolok, banyak warganet yang menduga bahwa gambar Garuda Pancasila tersebut dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Spekulasi ini muncul mengingat kemampuan AI dalam menghasilkan gambar yang terkadang memiliki detail yang kurang akurat jika tidak diarahkan dengan benar.

Baca Juga  Prabowo Bertemu Raja Charles III & PM Starmer: Fokus Ekonomi & Maritim

Menanggapi ramainya sorotan dan masukan dari publik, BRIN akhirnya mengambil langkah untuk memberikan klarifikasi dan permohonan maaf melalui akun media sosial resminya. Lembaga tersebut mengakui adanya kekeliruan dalam konten yang dibagikan dan berjanji untuk meningkatkan ketelitian serta kehati-hatian dalam setiap pembuatan dan penyebaran konten di masa mendatang.

Dalam pernyataan resminya, BRIN menyampaikan:

“PERMOHONAN MAAF

BRIN Indonesia menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan dalam tayangan konten peringatan Hari Lahir Pancasila yang telah kami bagikan. Hal ini menjadi pelajaran bagi kami untuk lebih teliti, cermat, dan berhati-hati dalam proses pembuatan serta penyebaran konten di masa mendatang.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan evaluasi internal, konten tersebut telah kami perbaiki. Kami menghaturkan terima kasih atas perhatian, masukan, dan kontrol dari seluruh lapisan masyarakat kepada BRIN.”

Sebagai bentuk pertanggungjawaban, BRIN tidak hanya meminta maaf, tetapi juga segera melakukan perbaikan terhadap konten yang memuat ucapan Hari Lahir Pancasila tersebut. Gambar Garuda Pancasila yang salah telah dihapus dari unggahan sebelumnya.

Konten Koreksi BRIN

Sebagai gantinya, BRIN kini telah mengunggah konten baru yang menampilkan ucapan Hari Lahir Pancasila dengan gambar lambang negara Garuda Pancasila yang telah diperbaiki dan sesuai dengan ketentuan. Unggahan koreksi tersebut dibarengi dengan pesan yang kuat mengenai makna Pancasila.

“Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026. Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi juga sumber inspirasi dalam membangun masa depan bangsa melalui riset dan inovasi. Dengan semangat gotong royong, persatuan, dan kemanusiaan, mari terus menghadirkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bermanfaat bagi negeri serta menciptakan perdamaian dunia. Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia,” demikian kutipan dari unggahan BRIN yang telah diperbaiki.

Baca Juga  Wamen ATR/BPN: Optimalkan GTRA, Tanah Laut Tuntaskan Sengketa Lahan

Profil Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) merupakan lembaga pemerintah yang memiliki peran strategis dalam memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 78 Tahun 2021, BRIN berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden Republik Indonesia. Tugas utamanya mencakup penyelenggaraan penelitian, pengembangan, pengkajian, penerapan, serta invensi dan inovasi di berbagai bidang, termasuk ketenaganukliran dan keantariksaan.

Pembentukan BRIN merupakan hasil dari integrasi beberapa lembaga riset negara yang sebelumnya berdiri sendiri. Awalnya, BRIN menjadi satu kesatuan dengan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek). Namun, melalui penandatanganan Peraturan Presiden Nomor 33 Tahun 2021 pada 5 Mei 2021, Presiden Joko Widodo menetapkan BRIN sebagai satu-satunya badan penelitian nasional yang mengintegrasikan lembaga-lembaga riset seperti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

Dengan penggabungan ini, BRIN tidak lagi berperan sebagai regulator; fungsi regulasi tetap berada di kementerian terkait. Sebaliknya, BRIN kini menjadi sebuah badan tunggal yang menghimpun seluruh potensi riset dan inovasi nasional, baik yang berasal dari lembaga-lembaga yang telah disebutkan maupun lembaga riset yang ada di kementerian dan lembaga pemerintah lainnya. Transformasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi, efisiensi, dan efektivitas dalam upaya memajukan riset dan inovasi di Indonesia untuk sebesar-besarnya kemakmuran bangsa.

Tags: kesalahanPancasilapermohonan
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Axios: Trump Perintahkan Netanyahu Mundur dari Lebanon, Iran Meradang
politik

Axios: Trump Perintahkan Netanyahu Mundur dari Lebanon, Iran Meradang

13 Juni 2026 - 23:34
politik

Teddy Indra Apresiasi Kritik Dino, Sindir Masa Jabatan

13 Juni 2026 - 21:50
Pancasila: Fondasi Damai Dunia, Pemersatu Bangsa
politik

Pancasila: Fondasi Damai Dunia, Pemersatu Bangsa

13 Juni 2026 - 21:24
Wamen ATR/BPN: Optimalkan GTRA, Tanah Laut Tuntaskan Sengketa Lahan
politik

Wamen ATR/BPN: Optimalkan GTRA, Tanah Laut Tuntaskan Sengketa Lahan

13 Juni 2026 - 11:27
politik

Teddy Ungkap Biaya Luar Negeri Prabowo: Uang Pribadi

13 Juni 2026 - 09:17
Trump: Netanyahu Gila atas Eskalasi Lebanon
politik

Trump: Netanyahu Gila atas Eskalasi Lebanon

13 Juni 2026 - 05:50
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

28 Maret 2026 - 10:07
Sidang pembacaan tuntutan terdakwa mantan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda di PN Batam. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

26 Mei 2025 - 16:54
Investasi Manufaktur Jadi Penyumbang Terbesar Pertumbuhan Batam: Peluang, Dampak, dan Prospek Ekonomi Lokal

Investasi Manufaktur Jadi Penyumbang Terbesar Pertumbuhan Batam: Peluang, Dampak, dan Prospek Ekonomi Lokal

13 Juni 2026 - 23:59
Analisis Lengkap: Mengapa Tiket MotoGP Mandalika 2026 Ludes Cepat dan Kontroversinya

Analisis Lengkap: Mengapa Tiket MotoGP Mandalika 2026 Ludes Cepat dan Kontroversinya

13 Juni 2026 - 23:59
2026’s Top Budget EV: CarExpert Choice

2026’s Top Budget EV: CarExpert Choice

13 Juni 2026 - 23:59
Rezeki Zodiak: 3 Paling Beruntung Mulai Juni 2026, Taurus Panen Kesabaran

Rezeki Zodiak: 3 Paling Beruntung Mulai Juni 2026, Taurus Panen Kesabaran

13 Juni 2026 - 23:59
Axios: Trump Perintahkan Netanyahu Mundur dari Lebanon, Iran Meradang

Axios: Trump Perintahkan Netanyahu Mundur dari Lebanon, Iran Meradang

13 Juni 2026 - 23:34

Pilihan Redaksi

Investasi Manufaktur Jadi Penyumbang Terbesar Pertumbuhan Batam: Peluang, Dampak, dan Prospek Ekonomi Lokal

Investasi Manufaktur Jadi Penyumbang Terbesar Pertumbuhan Batam: Peluang, Dampak, dan Prospek Ekonomi Lokal

13 Juni 2026 - 23:59
Analisis Lengkap: Mengapa Tiket MotoGP Mandalika 2026 Ludes Cepat dan Kontroversinya

Analisis Lengkap: Mengapa Tiket MotoGP Mandalika 2026 Ludes Cepat dan Kontroversinya

13 Juni 2026 - 23:59
2026’s Top Budget EV: CarExpert Choice

2026’s Top Budget EV: CarExpert Choice

13 Juni 2026 - 23:59
Rezeki Zodiak: 3 Paling Beruntung Mulai Juni 2026, Taurus Panen Kesabaran

Rezeki Zodiak: 3 Paling Beruntung Mulai Juni 2026, Taurus Panen Kesabaran

13 Juni 2026 - 23:59
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.