Persebaya menunjukkan performa yang luar biasa selama pramusim. Mereka berhasil menjadi juara Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Persib Bandung dengan skor 6-5 dalam babak adu penalti di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar (6/8). Trofi ini menjadi awal yang baik bagi klub asal Surabaya.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menyampaikan rasa syukur atas kemenangan ini. “Kami senang bisa mempersembahkan gelar Piala Presiden kepada seluruh keluarga besar Persebaya,” ujarnya dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.
Menurutnya, gelar ini memberikan kepercayaan diri yang tinggi kepada anak asuhnya. Apalagi, tim yang dikalahkan di babak final adalah salah satu tim terkuat di Liga 1 yang telah meraih gelar juara tiga kali berturut-turut.
Kiper Persebaya, Reza Arya, juga merasa sangat penting dengan kemenangan ini. Menurutnya, membawa pulang trofi ke Surabaya menjadi hal yang istimewa. “Ini baru permulaan. Yang paling penting adalah bagaimana kami bisa menjalani kompetisi dengan baik. Karena kompetisi akan sangat panjang dan ini sebagai ajang pemanasan,” ujarnya.
Reza yakin bahwa timnya akan tampil jauh lebih baik di Super League 2026-2027. Ia mengetahui betul kualitas pelatihnya, Tavares. “Saya sudah dua kali meraih trofi bersama beliau. Pertama kali saat menjadi juara bersama PSM Makassar di Liga 1 2022-2023. Semoga ke depan, kami bisa jauh lebih berprestasi lagi untuk Persebaya,” tambahnya.
Persebaya memiliki target tinggi di musim 2026-2027. Mereka ingin merengkuh gelar Super League sekaligus memberi hadiah spesial kepada klub yang berusia satu abad pada tahun depan.
Peluang untuk menjadi juara cukup besar. Performa Persebaya di Piala Presiden 2026 cukup impresif. Dari lima laga, Green Force mampu mencetak enam gol dan hanya kebobolan dua kali.
Dengan catatan tersebut, Persebaya memiliki peluang untuk menyamai rekor Persija Jakarta. Pada 2018, Macan Kemayoran berhasil menjadi juara Piala Presiden sekaligus Liga 1.
Tavares juga menyampaikan doa agar Persib Bandung sukses di kompetisi Asia. Baginya, kemenangan atas Persib sangat berharga karena Maung Bandung dianggap sebagai tim yang lebih diunggulkan. “Persib sebenarnya layak menjadi juara. Tapi sayang, mereka tidak bisa menang,” katanya.
Ia tetap mendoakan agar Persib Bandung bisa meraih kesuksesan di musim depan. Hal ini menunjukkan sikap profesional dan sportif dari pelatih Persebaya.




