Persebaya Surabaya: Mengukir Rekor Tak Terkalahkan dan Ambisi Merangsek ke Empat Besar
Persebaya Surabaya tengah menikmati rentetan performa impresif yang patut diacungi jempol. Dalam 13 pertandingan terakhir di kompetisi, tim berjuluk “Green Force” ini belum pernah merasakan kekalahan. Catatan gemilang ini terbagi atas enam kemenangan dan tujuh hasil imbang. Kekalahan terakhir yang dialami oleh skuad asuhan Bruno Moreira dan kawan-kawan terjadi pada tanggal 18 Oktober lalu, saat mereka harus mengakui keunggulan tamunya, Persija Jakarta.
Tren positif ini akan kembali diuji pada pekan ke-21 Liga Super 2025-2026. Persebaya dijadwalkan akan menjamu Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada malam ini. Pertandingan ini akan disiarkan langsung oleh Indosiar mulai pukul 19.00 WIB.
Kepercayaan diri Persebaya semakin terangkat bukan hanya karena momentum positif yang sedang mereka miliki, tetapi juga rekor pertemuan yang apik melawan Bhayangkara FC. Dalam empat pertemuan terakhir, Persebaya menunjukkan dominasi dengan berhasil meraih tiga kemenangan dan satu hasil imbang.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menekankan pentingnya kemenangan dalam laga nanti. “Bagi kami, sangat penting untuk memberikan yang terbaik karena jika kami menang, kami punya peluang untuk naik ke posisi empat besar,” ujarnya.
Saat ini, Persebaya menempati posisi kelima dalam klasemen sementara dengan mengoleksi 35 poin. Mereka hanya terpaut dua poin dari Malut United yang berada satu tingkat di atasnya. Jika Malut United gagal meraih poin penuh dari pertandingan mereka sebelumnya melawan Persijap Jepara, dan Persebaya berhasil mengalahkan Bhayangkara FC, maka selisih poin kedua tim akan tetap dua poin, membuka peluang bagi Persebaya untuk merangsek ke posisi yang lebih baik.
Tantangan dari Bhayangkara FC dan Analisis Taktis
Meskipun memiliki rekor pertemuan yang menguntungkan, Bernardo Tavares mengakui bahwa Bhayangkara FC bukanlah lawan yang mudah dihadapi. Ia juga menyoroti catatan pribadinya yang belum pernah meraih kemenangan dalam empat pertemuan melawan pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster. Namun, Tavares menegaskan bahwa ia telah melakukan analisis mendalam terhadap gaya permainan Munster dan timnya.
“Bhayangkara FC adalah tim yang suka bermain dengan transisi ofensif. Beberapa pemain mereka juga memiliki kecepatan. Mereka cukup baik saat berada di luar kotak penalti. Inilah hal-hal yang perlu kami perhatikan,” jelas pelatih asal Portugal tersebut.
Di kubu Persebaya, gelandang Rachmat Irianto mengungkapkan keyakinannya terhadap kemampuan tim untuk melanjutkan tren positif. Ia menilai rekan-rekannya sedang dalam kondisi fisik dan mental yang prima. “Apalagi pelatih baru membawa motivasi besar. Dia membawa semangat bagi para pemain. Beliau bukan hanya seorang pelatih, tetapi juga motivator,” tegas pemain yang akrab disapa Rian ini.
Bhayangkara FC Bertekad Memutus Tren Negatif
Sementara itu, Bhayangkara FC, yang dijuluki “The Guardians”, bertekad untuk tidak menyia-nyiakan peluang di setiap pertandingan. Pelatih Paul Munster menyatakan bahwa anak asuhnya telah belajar dari kesalahan di laga sebelumnya. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan setiap kesempatan, sekecil apa pun, untuk mencetak gol.
“Kami selalu punya banyak kesempatan, tetapi gagal mencetak gol. Kami sudah melakukan evaluasi soal itu,” kata pelatih asal Irlandia Utara tersebut, merujuk pada pertandingan sebelumnya melawan Borneo FC di mana mereka melepaskan 13 tembakan namun hanya menghasilkan satu gol.
Untuk pertandingan melawan Persebaya, Bhayangkara FC diprediksi akan mengandalkan lini serang yang telah terbukti ketajamannya. Trio Moussa Sidibe, Henry Doumbia, dan Privat Mbarga diperkirakan akan menjadi tumpuan serangan. Selain itu, kehadiran striker senior Ilija Spasojevic, yang telah mengemas empat gol musim ini, juga menjadi ancaman serius bagi pertahanan Persebaya.
“Para pemain harus meningkatkan performa di lapangan karena kami harus terus memperebutkan posisi terbaik pada laga-laga selanjutnya,” pungkas Munster, menegaskan komitmen timnya untuk memberikan yang terbaik di sisa musim.
Perkiraan Susunan Pemain
Persebaya Surabaya
Pelatih: Bernardo Tavares
Formasi: 4-3-3
* Ernando Ari (21)
* Risto Mitrevski (5)
* Leo Lelis (24)
* Arief Catur (2)
* Rachmat Irianto (53)
* Dimas Wicaksono (26)
* Gali Freitas (22)
* Francisco Rivera (7)
* Bruno Moreira (10) (c)
* Jefferson (17)
* Mikhailo Perovic (11)
Bhayangkara FC
Pelatih: Paul Munster
Formasi: 4-3-3
* Aji Savik (1)
* Putu Gede (2)
* Nehor Sadiki (4)
* Slavko Damjanovic (15)
* Frengky Missa (58)
* Wahyu Subo Seto (23)
* Bernard Doumbia (10)
* Sho Yamamoto (72)
* Moussa Sidibe (17)
* Privat Mbarga (37)
* Moises Wolsfchik (5)




















