Perbaikan Pipa Pecah di Jembatan S Parman Berhasil Diselesaikan
Proses perbaikan pipa yang pecah di kawasan Jembatan S Parman, Banjarmasin, Kalimantan Selatan akhirnya selesai. Lubang besar yang sebelumnya terbuka kini telah tertutup rapat, hanya tinggal tahap pengaspalan sebagai pekerjaan akhir.
Pada hari Selasa (28/4/2026) pukul 10.00 Wita, terlihat area bekas galian sudah aman. Meskipun lubang telah ditutup, masih terdapat pembatas sebagai tanda peringatan bagi pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat melintas.
Warga setempat menyebutkan bahwa penutupan lubang selesai sejak pagi hari Minggu (26/4). “Pagi-pagi sudah ditutup rapat, tinggal menunggu pengaspalannya saja,” ujar Tasi, warga sekitar.
Sebelumnya, pipa PDAM dilaporkan pecah, menyebabkan air bercampur tanah keluar dari bawah aspal. Hal ini menyebabkan genangan di jalan pada Sabtu (25/4). Tak lama kemudian, petugas PDAM Bandarmasih datang melakukan perbaikan darurat.
“Airnya muncrat bercampur tanah dari bawah aspal itu Mas, sampai kemana-mana berlumpur. Tapi ini sudah aman sekarang,” kata Tasi.
Kini, pipa telah diperbaiki, lubang tertutup rapat, dan masyarakat tinggal menunggu proses pengaspalan agar kondisi jalan kembali normal sepenuhnya.
“Iya harus diaspal ini. Kalau tidak diaspal bahaya, mobil-mobil ganal lewat,” tambah Tasi.
Proses Perbaikan dan Dampak Terhadap Masyarakat
Perbaikan darurat yang dilakukan oleh petugas PDAM Bandarmasih membantu mengurangi dampak dari kebocoran pipa tersebut. Namun, meski lubang telah ditutup, masyarakat tetap merasa waspada karena jalan yang rusak bisa berbahaya jika tidak segera diperbaiki.
- Sejumlah warga mengeluhkan ketidaknyamanan yang dialami selama proses perbaikan.
- Beberapa kendaraan terpaksa memilih jalur alternatif untuk menghindari area yang sedang dalam perbaikan.
- Pengguna jalan diminta tetap berhati-hati hingga proses pengaspalan selesai.
Tindakan Lanjutan yang Diharapkan
Setelah semua proses perbaikan selesai, masyarakat berharap kondisi jalan kembali seperti semula. Pengaspalan menjadi langkah penting agar jalan tidak lagi berlubang dan aman untuk digunakan.
- Pengaspalan akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan rencana pemerintah setempat.
- Warga juga berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
- Perlu adanya pemantauan rutin terhadap infrastruktur seperti pipa dan jalan untuk mencegah kerusakan yang lebih parah.
Kesimpulan
Dengan selesainya proses perbaikan pipa pecah di kawasan Jembatan S Parman, warga setempat dapat kembali menggunakan jalan dengan lebih aman. Meskipun masih ada pekerjaan akhir seperti pengaspalan, situasi kini lebih baik dibandingkan sebelumnya. Masyarakat tetap berharap agar proses perbaikan dapat segera selesai sehingga aktivitas sehari-hari dapat berjalan lancar kembali.












