POPDA 2026: Mimpi Bola Pelajar Kotabaru Dimulai!

Diposting pada

Menjelang perhelatan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalimantan Selatan tahun 2026, Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kotabaru menunjukkan keseriusannya dengan mulai mempersiapkan tim sepak bola yang akan mewakili daerah tersebut. Langkah awal yang diambil adalah menggelar seleksi pemain secara besar-besaran, menjaring bibit-bibit muda potensial dari seluruh penjuru Kotabaru.

Dalam dua hari terakhir, ratusan pelajar antusias mengikuti seleksi yang diadakan di tiga lokasi berbeda. Seleksi ini bertujuan untuk menemukan pemain-pemain terbaik yang akan mengisi skuad sepak bola Kotabaru di POPDA mendatang.

Aprianto Windo Antoro, Wakil Sekretaris Askab PSSI Kotabaru, menjelaskan bahwa seleksi serentak dilaksanakan pada tanggal 24 dan 25 Januari 2026. Lokasi seleksi tersebar di tiga wilayah strategis:

  • Stadion Bamega (Kotabaru Kota): Seleksi di stadion ini diikuti oleh 80 peserta. Stadion Bamega menjadi pusat seleksi untuk wilayah perkotaan, memfasilitasi pelajar dari berbagai sekolah di sekitar Kotabaru.

  • Desa Tegal Rejo (Kecamatan Kelumpang Hilir): Sebanyak 40 pemain muda dari Kelumpang Hilir dan sekitarnya turut ambil bagian dalam seleksi di desa ini. Kehadiran seleksi di tingkat kecamatan menunjukkan komitmen Askab PSSI Kotabaru untuk menjangkau potensi sepak bola hingga ke pelosok daerah.

  • Desa Teluk Aru (Kecamatan Pulau Laut Kepulauan): Antusiasme luar biasa terlihat di Teluk Aru, dengan 120 peserta yang bersemangat menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Seleksi di wilayah kepulauan ini menjadi bukti bahwa Kotabaru memiliki talenta-talenta sepak bola yang tersebar di seluruh wilayahnya.

“Antusiasme peserta sangat tinggi. Dari setiap titik seleksi, kami akan memilih 22 pemain terbaik untuk mengikuti seleksi lanjutan di tingkat kabupaten,” ujar Aprianto pada hari Senin, 26 Januari 2026. Pernyataan ini menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara bertahap dan ketat, untuk memastikan hanya pemain-pemain terbaik yang akan lolos ke tahap berikutnya.

Lebih lanjut, Aprianto menjelaskan bahwa seleksi di tingkat kabupaten akan berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 31 Januari hingga 1 Februari 2026. Seleksi ini akan menjadi momen krusial untuk menentukan siapa saja yang akan mengisi 20 hingga 22 slot pemain yang dibutuhkan untuk mewakili Kotabaru. Jumlah ini sesuai dengan permintaan dari Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disparpora) Kotabaru.

Untuk menjamin kualitas seleksi dan mendapatkan pemain-pemain yang sesuai dengan kriteria yang diharapkan, Askab PSSI Kotabaru melibatkan sejumlah tokoh penting dan tenaga ahli di bidang sepak bola.

  • Winarto Hendra: Manajer Tim turut hadir untuk mengawasi jalannya seleksi dan memberikan masukan terkait kebutuhan tim.

  • Syamsul Bahri: Wakil Ketua Askab PSSI Kotabaru juga hadir untuk memastikan seleksi berjalan lancar dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

  • Pelatih dan Official Berkompeten: Sejumlah pelatih dan official yang memiliki pengalaman dan keahlian di bidang sepak bola turut dilibatkan dalam proses seleksi. Kehadiran mereka sangat penting untuk menilai kemampuan teknis, taktik, dan mental para peserta.

Dengan seleksi yang ketat dan melibatkan berbagai pihak yang kompeten, Askab PSSI Kotabaru optimis dapat membentuk tim sepak bola yang solid dan mampu bersaing di POPDA Kalsel 2026. Persiapan yang matang dan terstruktur ini diharapkan dapat membuahkan hasil yang membanggakan bagi Kotabaru.

Gambar Gravatar
Rizki merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan