Presiden Prabowo Subianto melakukan salat Idul Fitri 1447 Hijriah di Aceh Tamiang, Aceh. Kegiatan ini dilakukan setelah ia merayakan malam takbiran di Medan, Sumatera Utara. Teddy Indra Wijaya, Sekretaris Kabinet, menjelaskan bahwa Presiden akan melaksanakan salat Id sekaligus mengecek perkembangan penanganan pascabencana banjir di wilayah tersebut.
“Kami semua terbang ke Aceh, salat Id di sana, bersama warga Aceh khususnya. Kemudian sambil mengecek juga,” ujar Teddy dalam pernyataannya. Ia menyebutkan bahwa Presiden Prabowo akan melaksanakan salat id berjamaah di lokasi yang dekat dengan tempat pengungsian korban bencana. Setelah salat Id, Prabowo akan menerima laporan mengenai perkembangan terbaru penanganan bencana dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggono yang telah tiba lebih dulu di Tamiang.
“Besok akan disampaikan apa kemajuan dan beliau ingin cek langsung betul di Aceh bagaimana perkembangannya,” kata Teddy. Rangkaian safari Presiden di hari raya Idul Fitri dimulai pada Jumat, 20 Maret 2026. Ia tiba di Kota Medan, Sumatera Utara, pada sore hari untuk melaksanakan malam takbiran, kemudian bertolak ke Aceh pada pagi hari Sabtu.
Dalam agenda tersebut, Presiden didampingi oleh beberapa pejabat penting. Mereka antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Angga Raka Prabowo.
Selain itu, beberapa pejabat sudah tiba lebih dulu di Medan untuk menyambut kedatangan Presiden. Mereka termasuk Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Rencana dan Agenda Presiden Selama Hari Raya
Berikut adalah rangkaian acara yang direncanakan selama kunjungan Presiden Prabowo:
Jumat, 20 Maret 2026
Presiden tiba di Medan, Sumatera Utara, pada sore hari untuk mengikuti malam takbiran. Acara ini menjadi awal dari rangkaian safari Idul Fitri.Sabtu, 21 Maret 2026
Presiden terbang ke Aceh Tamiang untuk melaksanakan salat Idul Fitri bersama warga setempat. Setelah salat, ia akan menerima laporan tentang penanganan bencana dari para menteri yang telah tiba lebih dulu di daerah tersebut.Pengawalan dan Pendampingan
Presiden didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi negara, seperti Menteri Sekretaris Negara, Wakil Menteri Pertanian, Menteri Luar Negeri, serta Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI.Pendamping Lainnya
Beberapa pejabat seperti Menteri Pertahanan, Panglima TNI, dan Kapolri juga hadir untuk menyambut Presiden di Medan sebelum ia melanjutkan perjalanan ke Aceh.
Peran Sekretaris Kabinet dalam Menyampaikan Informasi
Teddy Indra Wijaya, sebagai Sekretaris Kabinet, memastikan bahwa informasi tentang rencana dan agenda Presiden dapat disampaikan secara jelas kepada publik. Ia menekankan bahwa Presiden tidak hanya sekadar melaksanakan ibadah, tetapi juga ingin memastikan bahwa penanganan bencana di Aceh Tamiang berjalan dengan baik.
Ia menjelaskan bahwa Presiden ingin melihat langsung kondisi masyarakat yang terdampak banjir. Hal ini menunjukkan komitmen Presiden untuk memberikan perhatian khusus terhadap daerah yang sedang menghadapi kesulitan.
Kesimpulan
Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Aceh Tamiang tidak hanya sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk memastikan bahwa penanganan bencana berjalan efektif. Dengan adanya salat Id dan pengecekan langsung, Presiden menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada politik, tetapi juga pada kesejahteraan rakyat.



















