Batampena.comPasangan ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, menelan kekalahan dari wakil Tiongkok, Liu Sheng Shu/Tan Ning, di babak semifinal Indonesia Open 2026. Meski menelan pil pahit, mereka memetik pelajaran penting dari laga tersebut.
Rachel/Febi harus mengakui ketangguhan Liu/Tan di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026) malam WIB. Duet Pelatnas PBSI Cipayung itu kalah dua gim langsung dengan skor 17-21 dan 16-21 dalam duel 39 menit.
Usai laga, Rachel/Febi mengungkap komunikasi yang tidak berjalan baik menjadi biang kerok kekalahan dari ganda putri nomor satu dunia tersebut. Selain itu, serangan yang dilancarkan Liu/Tan juga sangat baik sehingga membuat mereka kesulitan untuk meredamnya.
“Ya itu juga yang tadi dikoreksi sama pelatih, itu juga yang dievaluasi mungkin. Ya salah pengertian, terus di poin berikutnya pun sama, gitu juga. Mungkin komunikasinya lost di situ aja sih,” kata Rachel usai pertandingan, Sabtu (6/6/2026).
“Mereka punya tekanan yang bikin kita kewalahan. Dari serangannya juga mereka sangat bagus,” timpal Febi.
Rachel/Febi pun memetik pelajaran penting dari kekalahan tersebut. Mereka menyebut fokus menjadi hal utama yang perlu mereka benahi untuk mengarungi turnamen berikutnya.
“Mungkin pelajaran yang diambil dari pertandingan ini, ketika kita buat kesalahan itu tidak usah terlalu dipikirkan terlalu lama. Dan harus cepat ngebalikin fokusnya lagi,” terang Febi.
Lebih jauh, Rachel mengaku tetap bersyukur bisa mencapai babak semifinal Indonesia Open 2026. Apalagi, dirinya dan Febi bisa melangkah jauh hingga ke babak ini karena tak luput dari dukungan penuh penonton yang memadati Istora Senayan.
“Kalau saya pribadi mungkin kesempatan yang bagus, apalagi di rumah sendiri juga bisa. Menurut saya pribadi bukan hal yang mudah sampai sejauh ini. Tapi itu semua juga menurut saya ada faktor karena dukungan dari semua penonton yang ada. Terus banyaklah pengalaman, terus pelajaran yang bisa diambil dari pertandingan ini,” pungkas Rachel.
Adapun, Indonesia menempatkan dua wakil di partai final besok, yakni Jonatan Christie dan pasangan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Jonatan melaju ke final usai menunbangkan Panitchapon Teeraratsakul, sementara Raymond/Joaquin bungkam Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.



















