🔥 TERKINI

Realme Lakukan Pemangkasan Besar-besaran untuk Konsolidasi Operasional oleh Oppo, Fokus pada Efisiensi Tim Penjualan

Wafaul Oleh: Wafaul
7 dilihat
Rabu, 11 Februari 2026 - 20:12 WIB • Waktu baca: 3 menit
Iklan Atas Artikel (Before Content)

Konsolidasi Operasional dan Pemangkasan Karyawan di Realme

Realme sedang menghadapi perubahan besar dalam struktur organisasinya. Perusahaan ini dilaporkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran di divisi India, sebagai bagian dari konsolidasi bisnis antara Realme dan Oppo. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi biaya operasional yang tinggi.

Pemangkasan karyawan ini terutama menargetkan tim penjualan dan layanan pelanggan. Sumber anonim menyebutkan bahwa karyawan yang terdampak diminta untuk mengundurkan diri paling lambat pada akhir April. Upaya ini diperkirakan akan meluas ke divisi lain dalam beberapa bulan ke depan, termasuk riset dan pengembangan.

Strategi Konsolidasi dan Efisiensi Bisnis

Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Oppo untuk memperkuat posisinya di pasar smartphone global, khususnya di India. Dengan menggabungkan sumber daya dan fungsi bisnis Realme, Oppo berharap dapat menciptakan struktur organisasi yang lebih ramping dan optimal.

Sebelumnya, Oppo telah menerapkan konsolidasi serupa di China dengan menyatukan seluruh fungsi bisnis Realme di sana. Namun, untuk pasar India, tindakan tersebut dilakukan secara lebih hati-hati karena adanya beberapa permasalahan hukum yang sedang dihadapi Oppo.

Latar Belakang Re-merger Realme dan Oppo

Realme didirikan pada Mei 2018 oleh Sky Li sebagai bagian dari BBK Electronics yang menaungi Oppo. Namun, hanya dalam dua bulan, Li memilih mendirikan Realme sebagai merek independen yang terpisah dari Oppo. Sejak saat itu, Realme berkembang sendiri dan mencakup pasar utama seperti India.

Pada bulan Januari, berbagai laporan menyatakan bahwa Realme akan kembali ke bawah kendali Oppo untuk menekan biaya bisnis. Sebagai bagian dari penggabungan ulang ini, Realme dan OnePlus direncanakan untuk beroperasi berdampingan di bawah naungan Oppo.

Dampak bagi Industri dan Pasar

Konsolidasi Oppo dan Realme menandai tren baru dalam industri smartphone yang semakin menuntut efisiensi dan inovasi cepat. Dengan pengurangan tenaga kerja dan penggabungan sumber daya, perusahaan berharap dapat menghadirkan produk baru dengan biaya lebih rendah dan manajemen yang lebih terpusat.

Namun, langkah ini berpotensi menimbulkan ketidakpastian bagi karyawan serta mengubah lanskap persaingan di pasar India yang selama ini menjadi medan utama Realme.

Tindakan Konsolidasi yang Dilakukan

Berikut adalah gambaran tindakan konsolidasi Oppo terhadap Realme di India:

  • Penyatuan divisi penjualan dan dukungan pelanggan Realme oleh Oppo.
  • Permintaan pengunduran diri bagi karyawan terdampak paling lambat pada akhir April.
  • Rencana perluasan pemotongan karyawan ke divisi lain, termasuk riset dan pengembangan.
  • Langkah ini sejalan dengan strategi sebelumnya yang diterapkan pada OnePlus India.
  • Upaya optimalisasi struktur bisnis untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing.

Masa Depan Realme di Bawah Manajemen Oppo

Realme sebagai sub-brand kini harus beradaptasi di bawah manajemen yang lebih terintegrasi agar tetap relevan dengan kebutuhan konsumen dan cepat menangkap peluang teknologi baru. Kombinasi sumber daya yang efektif akan menjadi kunci dalam mempertahankan keunggulan kompetitif di industri yang dinamis ini.

Berita Terkait

Tinggalkan Tanggapan

Indeks Berita →