No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Lokal

Santri Tulungagung Sambut Idul Fitri 2026 Lebih Cepat

Erwin by Erwin
21 Maret 2026 - 17:52
in Lokal
0

Jemaah Pondok Pesantren Al Khoiriyah di Tulungagung Rayakan Idulfitri Lebih Awal, Tradisi Turun Temurun yang Dihargai

Di tengah keanekaragaman praktik keagamaan di Indonesia, masyarakat Desa Wates, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, menyaksikan sebuah tradisi unik yang telah berlangsung turun-temurun di Pondok Pesantren Al Khoiriyah. Jemaah pondok pesantren ini telah melaksanakan salat Idulfitri pada Kamis, 19 Maret 2026, lebih awal dari penetapan pemerintah. Kebiasaan ini bukan hal baru bagi warga setempat yang dulu mengenal jemaah ini sebagai Jemaah Al Muhdlor, merujuk pada pendirinya, Habib Sayyid bin Salim Al Muhdlor.

Sejak pagi hari, suasana khidmat terasa di area pondok pesantren yang ditandai dengan menara masjidnya yang menjulang tinggi. Para jemaah mulai berdatangan, sebagian besar membawa bekal nasi berkat yang akan disantap bersama setelah pelaksanaan salat Idulfitri. Kehadiran jemaah dalam jumlah yang diperkirakan mencapai seratus orang ini disambut dengan pengamanan yang dilakukan oleh aparat kepolisian dari Polsek Sumbergempol dan Polres Tulungagung.

Kapolsek Sumbergempol, AKP Mohammad Anshori, menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan baik secara terbuka maupun tertutup melalui intelijen. “Ada sekitar 100 orang jemaah yang salat Idulfitri hari ini. Untuk pengamanan kami lakukan secara terbuka dan tertutup (intelijen),” ungkapnya. Salat Idulfitri sendiri dimulai sekitar pukul 06.30 WIB di dalam masjid pondok pesantren.

Jemaah Al Khoiriyah ini umumnya berasal dari Desa Wates dan desa-desa tetangga di sekitar Kecamatan Sumbergempol. Keberadaan mereka, meskipun memiliki perbedaan dalam kalender pelaksanaan Idulfitri, senantiasa diterima dengan baik oleh masyarakat sekitar. Hubungan harmonis ini terjalin tanpa adanya pertentangan, menciptakan suasana saling menghargai terhadap perbedaan yang ada. “Selama ini tidak ada masalah, semua bisa berbaur tidak ada pertentangan. Penerimaan masyarakat juga baik,” tambah AKP Mohammad Anshori.

Baca Juga  Lebaran di Pesawaran: Pantai Mutun Paling Diburu, 9.844 Wisatawan Terpesona

Tradisi merayakan Idulfitri lebih awal ini telah mengakar kuat dan diwariskan dari generasi ke generasi. Keterjagaan tradisi ini tidak terlepas dari sikap saling menghormati yang tumbuh di tengah masyarakat. Jemaah Pondok Pesantren Al Khoiriyah juga memiliki kebiasaan melaksanakan puasa Ramadan lebih awal dibandingkan dengan penetapan pemerintah. Akibatnya, perayaan Idulfitri mereka pun jatuh lebih dahulu.

Kebijakan “Open House” yang Menghargai Perbedaan

Sebuah aspek menarik dari tradisi Pondok Pesantren Al Khoiriyah adalah kebijakannya terkait “open house” setelah Idulfitri. Untuk menghormati umat Islam yang masih menjalankan ibadah puasa sesuai dengan penetapan pemerintah, pihak pondok pesantren tidak menggelar acara terbuka ini segera setelah salat Idulfitri mereka.

  • Penundaan Open House:
    Open house baru dilaksanakan setelah Idulfitri versi pemerintah tiba. Dengan demikian, perayaan bersama ini dapat diselenggarakan bertepatan dengan waktu perayaan mayoritas umat Islam di Indonesia. Kebijakan ini menunjukkan sensitivitas dan penghargaan terhadap keragaman dalam praktik keagamaan.

Menjaga Tradisi di Tengah Perhatian Publik

Dahulu, Pondok Pesantren Al Khoiriyah dikenal sangat terbuka dalam menjelaskan tradisi unik mereka. Pihak pondok pesantren tidak keberatan untuk berbincang dengan media guna memberikan klarifikasi mengenai pelaksanaan salat Idulfitri yang lebih awal. Namun, seiring berjalannya waktu, pemberitaan media di masa lalu memicu reaksi dari sejumlah organisasi Islam lainnya.

Akibatnya, tradisi yang telah berjalan secara turun-temurun ini mulai dipertentangkan, menimbulkan ketidaknyamanan bagi pihak pondok pesantren. Sejak saat itu, untuk menghindari potensi polemik yang lebih luas dan menjaga keharmonisan, pihak Pondok Pesantren Al Khoiriyah memilih untuk tidak lagi melayani wawancara dengan media terkait tradisi mereka. Keputusan ini diambil demi menjaga ketenangan dan menghindari kesalahpahaman yang dapat merusak hubungan baik yang telah terjalin.

Baca Juga  Mohon Maaf Bupati Sudewo untuk Pati di Idul Fitri 2026

Refleksi Kehidupan Beragama di Indonesia

Fenomena di Pondok Pesantren Al Khoiriyah memberikan sebuah pelajaran penting mengenai keberagaman dalam kehidupan beragama di Indonesia. Meskipun terdapat perbedaan dalam penentuan awal dan akhir bulan Ramadan serta Idulfitri, yang terpenting adalah bagaimana perbedaan tersebut dapat dikelola dengan sikap saling menghargai dan toleransi.

  • Pentingnya Toleransi:
    Keberhasilan Pondok Pesantren Al Khoiriyah dalam menjaga tradisinya tanpa menimbulkan konflik menunjukkan bahwa toleransi dan saling pengertian adalah kunci utama dalam merajut keharmonisan di tengah masyarakat yang majemuk.

  • Peran Komunitas:
    Penerimaan positif dari masyarakat Desa Wates dan sekitarnya menjadi bukti bahwa perbedaan praktik keagamaan dapat diterima jika dilandasi oleh niat baik dan komunikasi yang baik.

Kisah ini menegaskan bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan tradisi dan praktik keagamaan yang beragam. Melalui pemahaman dan penghargaan terhadap setiap perbedaan, kerukunan umat beragama dapat terus terjaga dan diperkuat. Pondok Pesantren Al Khoiriyah, dengan tradisi Idulfitri lebih awalnya, menjadi salah satu contoh nyata bagaimana keberagaman dapat dirayakan dalam bingkai persatuan dan saling menghormati.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Ngarai Sianok: Keindahan Lembah Curam di Bukittinggi yang Menakjubkan
Lokal

Ngarai Sianok: Keindahan Lembah Curam di Bukittinggi yang Menakjubkan

19 April 2026 - 06:15
Pemicu Puluhan Warga Bacok Kades di Lumajang, Awalnya Dendam Akibat Dibentak Saat Pengajian
Lokal

Pemicu Puluhan Warga Bacok Kades di Lumajang, Awalnya Dendam Akibat Dibentak Saat Pengajian

18 April 2026 - 23:05
Kuncen Bendung Katulampa: Pengabdian dari Jiwa Kemanusiaan
Lokal

Kuncen Bendung Katulampa: Pengabdian dari Jiwa Kemanusiaan

18 April 2026 - 21:15
Pengawal gudang di Bandung tewas ditembak 5 kali saat mengejar pencuri motor
Lokal

Pengawal gudang di Bandung tewas ditembak 5 kali saat mengejar pencuri motor

18 April 2026 - 20:03
Cara Kreatif RW 06 Jakut Menangkap Ikan Sapu-sapu, Bayaran Rp5.000 per Kg
Lokal

Cara Kreatif RW 06 Jakut Menangkap Ikan Sapu-sapu, Bayaran Rp5.000 per Kg

18 April 2026 - 16:24
Pemuda Tangerang Ditemukan Tewas di Sungai Setelah Hilang Saat Memancing
Lokal

Pemuda Tangerang Ditemukan Tewas di Sungai Setelah Hilang Saat Memancing

18 April 2026 - 14:53
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

16 April 2026 - 10:10
Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

20 Maret 2026 - 14:00
BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

17 Februari 2026 - 04:19
Amsakar: Guru Agama Punya Peran Kunci Membangun Generasi Berkarakter

Amsakar: Guru Agama Punya Peran Kunci Membangun Generasi Berkarakter

19 April 2026 - 10:00
Review Lengkap Redmi Note 14 Pro: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

Review Lengkap Redmi Note 14 Pro: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

19 April 2026 - 07:57
Ngarai Sianok: Keindahan Lembah Curam di Bukittinggi yang Menakjubkan

Ngarai Sianok: Keindahan Lembah Curam di Bukittinggi yang Menakjubkan

19 April 2026 - 06:15
Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi

Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi

19 April 2026 - 06:11
Review Lengkap Redmi Note 13 Pro+: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

Review Lengkap Redmi Note 13 Pro+: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

19 April 2026 - 01:35

Pilihan Redaksi

Amsakar: Guru Agama Punya Peran Kunci Membangun Generasi Berkarakter

Amsakar: Guru Agama Punya Peran Kunci Membangun Generasi Berkarakter

19 April 2026 - 10:00
Review Lengkap Redmi Note 14 Pro: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

Review Lengkap Redmi Note 14 Pro: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

19 April 2026 - 07:57
Ngarai Sianok: Keindahan Lembah Curam di Bukittinggi yang Menakjubkan

Ngarai Sianok: Keindahan Lembah Curam di Bukittinggi yang Menakjubkan

19 April 2026 - 06:15
Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi

Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi

19 April 2026 - 06:11
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.