• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Opini

Sunnah Nabi Sebelum dan Sesudah Salat Idul Fitri

Rizki by Rizki
22 Maret 2026 - 05:14
in Opini
0

Sunah yang Dianjurkan Sebelum Salat Idul Fitri

Menjelang salat Idul Fitri 1447 Hijriah atau 21 Maret 2026, ada beberapa sunah yang dapat diamalkan umat muslim. Kegiatan ini biasa dilakukan Nabi Muhammad SAW. Sunah merupakan kegiatan yang saat diamalkan mendapatkan pahala, tetapi tiada hukuman bagi yang tidak mengerjakannya. Sunah boleh saja ditinggalkan bagi umat muslim, tetapi jangan sampai menganggap remeh amalan tersebut.

Berikut adalah beberapa sunah yang dianjurkan sebelum salat Idul Fitri:

1. Mandi Jelang Salat Ied



Umat muslim kerap melupakan sunah ini. Sahabat Nabi, Ali Bin Abi Thalib, meriwayatkan Rasulullah selalu mandi menjelang salat Jumat, hari ‘Arafah, Idul Adha, dan Idul Fitri. Hal itu disampaikan dalam hadis riwayat Al-Baihaqi, 3: 278. Syaikh Al-Albani mengatakan sanad hadis ini shahih. Lihat Al-Irwa 1:177.

عَنْ نَافِعٍ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ كَانَ يَغْتَسِلُ يَوْمَ الْفِطْرِ قَبْلَ أَنْ يَغْدُوَ إِلَى الْمُصَلَّى

Dari Nabi berkata bahwa Abdullah bin Umar biasa mandi pada hari Idul Fitri sebelum berangkat pada pagi hari ke tanah lapangan (HR. Malik dalam Al-Muwatho’ 426.) Imam Nawawi menyatakan hadis ini shahih.

Imam Nawawi rahimahullah menyampaikan bahwa ulama-ulama sepakat menyunahkan mandi untuk salat Eid. Mandi juga dianjurkan karena pada saat itu banyak orang berkumpul seperti saat salat Jum’at.

2. Menggunakan Busana Terbaik



Setelah mandi, menghias diri menggunakan busana terbaik juga merupakan sunah sebelum salat Idul Fitri. Riwayatnya berasal dalam Bulughul Maram nomor 533 oleh Imam Bukhari dalam Adab Al-Mufrad, yang menyatakan Nabi Muhammad mempunyai busana khusus untuk hari Jumat sekaligus untuk menyambut tamu.

Selain itu, ada riwayat dari Abdullah bin Umar radhiyallahu‘anhuma yang bercerita pernah mengambil jubah bahan sutera hasil membeli di pasar. Saat mengambilnya, Rasulullah SAW datang dan Umar pun berkata “Wahai Rasulullah, belilah pakaian seperti ini lantas kenakanlah agar engkau bisa berpenampilan bagus saat Eid dan menyambut tamu.”

Rasulullah SAW pun menjawab:
إِنَّمَا هَذِهِ لِبَاسُ مَنْ لاَ خَلاَقَ لَهُ

“Pakaian seperti ini membuat seseorang tidak mendapatkan bagian di akhirat.” (HR. Bukhari, no. 948) Rasulullah SAW tidak mempermasalahkan penampilan bagus di Idul Fitri. Menjadi masalah saat berbahan sutera seperti yang dibeli Umar.

Baca Juga  4 Kiat Efektif Pria Terorganisir Tanpa Bangun Pagi

Adapun, riwayat dari Jabir radhiyallahu ‘anhu yakni:
كَانَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جُبَّةٌ يَلْبَسُهَا لِلْعِيْدَيْنِ وَيَوْمِ الجُمُعَةِ

“Nabi shallallahu ‘alaihi wassalam memiliki jubah khusus yang beliau gunakan untuk Idul Fitri dan Idul Adha, juga untuk digunakan pada hari Jum’at.” (HR. Ibnu Khuzaimah dalam kitab shahihnya, 1765).

Al-Baihaqi dengan sanad yang shahih juga menyatakan bahwa Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma biasa memakai pakaian terbaik di hari raya Eid. Aturan itu lebih condong berlaku untuk para pria, bagi wanita lebih dianjurkan untuk tidak menampilkan kecantikan di hadapan laki-laki lain, kecuali hanya untuk suami.

3. Makan dan Minum



Setelah berpuasa selama sebulan, kaum muslim pun disunahkan segera makan dan minum, untuk menandakan puasa Ramadan sudah usai.
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لاَ يَغْدُو يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَأْكُلَ وَلاَ يَأْكُلُ يَوْمَ الأَضْحَى حَتَّى يَرْجِعَ فَيَأْكُلَ مِنْ أُضْحِيَّتِهِ

“Rasulullah SAW biasa berangkat salat ‘Eid pada hari Idul Fitri dan sebelumnya beliau makan terlebih dahulu. Sedangkan pada hari Idul Adha, beliau tidak makan lebih dulu kecuali setelah pulang dari salat ‘Eid baru beliau menyantap hasil qurbannya.” (HR. Ahmad 5: 352. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth mengatakan hadis ini shahih).

Untuk salat Idul Fitri disunahkan makan sebelum keluar dari rumah, dan tidak diperbolehkan berpuasa pada hari itu. Adapun, Ibnu Hajar rahimahullah dalam Al-Fath (2: 446) menyampaikan perintah makan sebelum salat Eid, supaya tidak dianggap masih berpuasa dan sebagai upaya langsung melakukan perintah Allah SWT.

Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu menyampaikan:
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لا يَغْدُو يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَأْكُلَ تَمَرَاتٍ .. وَيَأْكُلُهُنَّ وِتْرًا

“Rasulullah SAW tidaklah keluar pada hari Idul Fitri (ke tempat shalat, pen.) sampai beliau makan beberapa kurma terlebih dahulu. Beliau memakannya dengan jumlah yang ganjil.” (HR. Bukhari, no. 953).

Baca Juga  Orang yang Berjalan dengan Tangan di Belakang Punggung: 7 Perilaku yang Mengungkap Psikologi Mereka

4. Takbir dari Rumah Saat Menuju Tempat Salat Ied



Takbir setelah bulan Ramadan merupakan bentuk syukur. Allah SWT berfirman;
وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

“Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.” (QS. Al Baqarah: 185).

كَانَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْرُجُ يَوْمَ الفِطْرِ فَيُكَبِّرُ حَتَّى يَأْتِيَ المصَلَّى وَحَتَّى يَقْضِيَ الصَّلاَةَ فَإِذَا قَضَى الصَّلاَةَ ؛ قَطَعَ التَّكْبِيْرَ

“Nabi SAW biasa keluar hendak salat pada hari raya Idul Fitri sambil bertakbir sampai di lapangan, dan sampai salat hendak dilaksanakan. Ketika salat hendak dilaksanakan, beliau berhenti dari bertakbir.”

Ibnu Abi Syaibah dalam Al-Mushannaf 2/1/2 menyebut hadis ini bersumber dari Az-Zuhri, tetapi memiliki penguat yang sanadnya bersambung. Silsilah Al-Ahadis Ash-Shahihah, no. 171. Syaikh Al Albani mengatakan riwayat ini shahih. Ibu Syihab Az-Zuhri menyampaikan kaum muslim saat keluar rumah dapat sambil bertakbir hingga kehadiran imam untuk salat Eid.

Namun, Surat Al-Baqarah ayat 185 memerintahkan takbir dilakukan sejak Ramadan berakhir. Berdasarkan ayat tersebut, takbir dimulai pada malam Idul Fitri hingga imam datang untuk melaksanakan salat Eid.

Takbir sesuai anjuran Sa’id bin Manshur dan Ibnu Abi Syaibah bahwasanya Ibnu Mas’ud bertakbir.
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ وَللهِ الحَمْدُ

“Allahu akbar, Allahu akbar, laa ilaaha illallah wallahu akbar. Allahu akbar walillahil hamd.” Berarti “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah dan Allah Maha Besar. Allah Maha Besar, segala puji bagi-Nya”.

5. Mengucapkan Tahniah atau Selamat



Selain itu, kaum muslim juga dapat mengucapkan selamat atau At-Tahniah pada hari Idul Fitri. “Selamat” itu sebaiknya berbentuk doa dengan ucapan “taqabbalallahu minna wa minkum” berarti “Semoga Allah menerima amalan kami dan kalian”. Ucapan seperti itu sudah dikenal di masa salaf dahulu.

Baca Juga  7 Prompt AI: Ajarkan Anak Sabar Menunggu

فعن جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ قَالَ : كَانَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اِلْتَقَوْا يَوْمَ الْعِيدِ يَقُولُ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ : تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْك

Jubair bin Nufair menyampaikan para sahabat Rasalullah SAW yang berjumpa pada hari Idul Fitri atau Idul Adha, masing-masing mengucapkan “Taqabbalallahu minna wa minka” berarti “Semoga Allah menerima amalku dan amal kalian.” Al Hafizh Ibnu Hajar menyampaikan bahwa sanad hadis ini Hasan pada (Fath Al-Bari, 2: 446)

Adapun, Iman Ahmad rahimahullah menyampaikan:
وَلَا بَأْسَ أَنْ يَقُولَ الرَّجُل لِلرَّجُلِ يَوْمَ الْعِيدِ : تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْك

“Boleh-boleh saja satu sama lain di hari raya ‘Eid mengucapkan: “Taqobbalallahu minna wa minka.” (Al-Mughni, 2: 250)

Namun, ucapan selamat tidak terlalu ketat di dalam syari’at. Selama tidak keliru dapat disebutkan dengan cara lain seperti “Eid mubarak, semoga menjadi ‘Eid yang penuh berkah”, “Minal ‘aidin wal faizin, semoga kembali dan meraih kemenangan”, “Kullu ‘aamin wa antum bi khair, semoga di sepanjang tahun terus berada dalam kebaikan,” “Selamat Idul Fitri 1445 H,” atau bahkan dalam bahasa Jawa yakni Sugeng Riyadi 1445 H. Semua ucapan itu dapat diucapkan sebelum dan sesudah salat Eid.

6. Melewati Jalan yang Berbeda Usai Salat Eid



Jabir radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa Nabi SAW ketika berada di hari Eid (ingin pergi ke tempat salat, beliau membedakan jalan antara pergi dan pulang. (HR. Bukhari, no. 986)
عَنْ جَابِرٍ قَالَ كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا كَانَ يَوْمُ عِيدٍ خَالَفَ الطَّرِيقَ

Rasulullah SAW bersabda, membedakan jalan pergi dan pulang salat Ied supaya banyak saksi di berbagai bumi, yang akan dipertanyakan kelak pada hari penghitungan.

Pendapat lain dari para ulama, Nabi memilih jalan berbeda agar dapat menyapa sebanyak mungkin tetangga. Wallahu a’lam bishawab.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara: Mengungkap Dampak Serial Netflix Korea Terhadap Tren Global
Opini

Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara: Mengungkap Dampak Serial Netflix Korea Terhadap Tren Global

20 Juni 2026 - 05:38
Analisis Mendalam: Peluang dan Dampak Reshuffle Kabinet Indonesia Terbaru
berita

Analisis Mendalam: Peluang dan Dampak Reshuffle Kabinet Indonesia Terbaru

19 Juni 2026 - 12:42
Sekolah: Bekal Adaptif & Kritis Anak
Opini

Sekolah: Bekal Adaptif & Kritis Anak

19 Juni 2026 - 11:01
Pakar Hukum: Vonis Bebas untuk Kerry Riza dalam Kasus Pertamina
Opini

Pakar Hukum: Vonis Bebas untuk Kerry Riza dalam Kasus Pertamina

19 Juni 2026 - 07:08
Doa Perpisahan Orang Tua untuk Anak Merantau
Opini

Doa Perpisahan Orang Tua untuk Anak Merantau

19 Juni 2026 - 04:06
Peran Ikonik Aktor Senior Indonesia yang Meninggal Dunia: Kenangan dan Warisan
berita

Peran Ikonik Aktor Senior Indonesia yang Meninggal Dunia: Kenangan dan Warisan

19 Juni 2026 - 03:31
Please login to join discussion

Berita Populer

  • Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pilihan Redaksi

Tasmania’s Iconic James Boag’s Brewery Faces Closure After 145 Years

Tasmania’s Iconic James Boag’s Brewery Faces Closure After 145 Years

20 Juni 2026 - 06:29
Samurai Mengamuk: Pria Tewas Usai Salat Subuh di Bengkayang

Samurai Mengamuk: Pria Tewas Usai Salat Subuh di Bengkayang

20 Juni 2026 - 06:29
Rekomendasi Diet Sehat 2026: Tren Pola Makan Berbasis Nabati Makin Populer di IKN Nusantara

Rekomendasi Diet Sehat 2026: Tren Pola Makan Berbasis Nabati Makin Populer di IKN Nusantara

20 Juni 2026 - 06:21
Beasiswa Guru Unpad 2026: Buka Peluang Emas, Daftar Sekarang!

Beasiswa Guru Unpad 2026: Buka Peluang Emas, Daftar Sekarang!

20 Juni 2026 - 06:03
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In