No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Olahraga

Turnamen BWF India Terdegradasi: Kerugian Pemain Akibat Pengalaman Buruk

Hendra by Hendra
22 Februari 2026 - 23:16
in Olahraga
0

Perubahan Drastis pada Kalender BWF World Tour di India: Dampak bagi Pemain Lokal

Dunia bulu tangkis India tengah diliputi kekhawatiran menyusul perubahan signifikan pada alokasi dan tingkatan turnamen BWF World Tour yang akan diselenggarakan di negara tersebut. Sejak tahun 2027 hingga 2030, India akan mengalami pengurangan drastis dalam jumlah turnamen yang mereka selenggarakan, dengan beberapa di antaranya dihapuskan dan yang lainnya diturunkan levelnya. Situasi ini diprediksi akan memberikan dampak berantai yang merugikan para pebulu tangkis muda dan berjuang untuk meniti karier di India.

Evolusi Kalender Turnamen India

Secara historis, India telah menjadi tuan rumah bagi empat turnamen BWF yang secara konsisten diadakan setiap tahunnya. Keempat kompetisi tersebut adalah:

  • India Open: Turnamen bergengsi dengan level Super 750.
  • Syed Modi International: Turnamen dengan level Super 300.
  • Guwahati Masters: Salah satu dari dua turnamen level Super 100.
  • Odisha Masters: Turnamen level Super 100 lainnya.

Namun, mulai tahun 2027 hingga 2030, peta jalan turnamen BWF di India akan berubah drastis. India hanya akan menyelenggarakan dua turnamen utama: India Open dan Syed Modi International. Lebih lanjut, level Syed Modi International akan diturunkan dari Super 300 menjadi Super 100.

Akar Masalah: Pengalaman Buruk dan Fasilitas

Penurunan level turnamen ini tampaknya berkaitan erat dengan pengalaman yang kurang menyenangkan yang dialami oleh sejumlah pemain non-India saat bertanding di Syed Modi, Guwahati, dan Odisha. Beberapa isu yang sempat mencuat dan menjadi perhatian antara lain:

  • Kehadiran Burung di Arena: Adanya burung yang berkeliaran di dalam gedung olahraga (GOR) hingga meninggalkan kotoran menjadi salah satu keluhan yang disorot.
  • Kondisi Sanitasi: Masalah sanitasi yang buruk di beberapa venue juga menjadi faktor yang dipertimbangkan.
  • Polusi Udara: Isu polusi udara di kota-kota penyelenggara juga disebut-sebut sebagai salah satu kendala.
Baca Juga  Naomi Osaka: Pamit Australia Open dengan Jabat Tangan Dingin

Meskipun perwakilan dari federasi bulu tangkis India membantah bahwa isu kebersihan dan fasilitas menjadi alasan utama penolakan tawaran turnamen yang lebih tinggi, fakta penurunan level turnamen tetap menjadi kenyataan.

Efek Domino: Ancaman bagi Generasi Muda India

Dengan hanya menyisakan satu kompetisi level Super 100 dan hilangnya turnamen Super 300, India kini menghadapi situasi di mana para pemainnya sendiri harus berjuang lebih keras untuk mengumpulkan poin peringkat BWF. Ini berarti mereka harus merogoh kocek lebih dalam untuk melakukan perjalanan ke luar negeri demi mengikuti turnamen dengan level yang lebih tinggi.

Dampak ini sangat terasa bagi:

  • Pemain Muda: Para pemain yang baru merintis karier membutuhkan poin peringkat untuk bisa masuk ke turnamen-turnamen bergengsi. Tanpa turnamen domestik yang memadai, kesempatan mereka untuk mendapatkan poin tersebut menjadi sangat terbatas.
  • Pemain yang Berjuang: Atlet yang sedang berjuang untuk menembus peringkat atas juga akan menghadapi kendala finansial dan logistik yang lebih besar.

Suara Para Pemain dan Orang Tua

Kekhawatiran ini telah disuarakan oleh beberapa pihak di lingkungan bulu tangkis India. Chirag Shetty, pemain ganda putra yang pernah menduduki peringkat satu dunia, mengungkapkan kesedihannya atas minimnya kesempatan bagi para pemain muda.

“Akan ada jauh lebih sedikit turnamen untuk para pemain muda berbakat,” ujar Chirag Shetty. “Sebelumnya, di bulan Desember, mereka biasanya mengikuti hampir empat turnamen di India. Rentang waktu itu sebenarnya membantu mereka menghemat banyak uang. Sekarang tidak mungkin bagi mereka untuk bermain karena dua turnamen telah dihapuskan.”

Kekhawatiran serupa juga datang dari orang tua pemain. Ramakrishna, ayah dari tunggal putri muda Shreyanshi Valishetty, menyoroti kesulitan yang akan dihadapi para pemain untuk mendapatkan poin peringkat. “Dengan dihapuskannya dua turnamen tersebut, akan sangat sulit bagi para pemain untuk mendapatkan poin peringkat,” keluhnya. “Pemain yang sedang naik daun membutuhkan poin-poin ini untuk bisa masuk ke turnamen. Mereka hanya akan mendapatkan sponsor jika berhasil masuk ke babak utama. Jika tidak, akan sulit untuk berpartisipasi dalam turnamen internasional.”

Baca Juga  Veda Ega ukir sejarah: podium Moto3 Brasil, posisi 3 klasemen

Perspektif Federasi: Tawaran Ditolak dan Strategi Masa Depan

Namun, Sanjai Mishra, perwakilan dari pelatnas India, mencoba memberikan pandangan yang berbeda. Ia mengelak anggapan bahwa India tidak layak menggelar turnamen BWF karena masalah fasilitas.

“Kami ditawari Super-1000, tetapi karena turnamen itu akan berakhir dalam 11 hari dan menawarkan hadiah uang yang lebih besar, kami terpaksa menolaknya,” kata Mishra. Ia menjelaskan bahwa penolakan tersebut lebih didasarkan pada pertimbangan logistik dan jadwal.

Mishra juga menambahkan bahwa pengurangan jumlah turnamen adalah tren global. “Semua negara mendapatkan lebih sedikit turnamen. Bahkan China hanya mendapatkan tiga acara. Karena kita mendapatkan satu Super-100, kami pikir lebih baik menyelenggarakannya di Lucknow karena Syed Modi adalah salah satu acara tertua kami,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mishra mengungkapkan ambisi India untuk menjadi tuan rumah ajang yang lebih besar di masa depan. “Kami menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia tahun ini dan akan memutuskan untuk mengajukan tawaran untuk Piala Sudirman tahun depan,” tegasnya.

Meski demikian, masa depan turnamen BWF di India dan dampaknya terhadap pengembangan pemain lokal masih menjadi topik yang hangat diperbincangkan dan patut untuk terus dicermati perkembangannya.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Neymar Dijadwalkan Dipanggil Brasil untuk Piala Dunia 2026, Keputusan Ancelotti Menanti Minggu Depan
Sepak Bola

Neymar Dijadwalkan Dipanggil Brasil untuk Piala Dunia 2026, Keputusan Ancelotti Menanti Minggu Depan

18 Mei 2026 - 00:50
Jadwal Final Liga Champions dan Wasit yang Mengatur Laga PSG vs Arsenal
Olahraga

Jadwal Final Liga Champions dan Wasit yang Mengatur Laga PSG vs Arsenal

17 Mei 2026 - 23:20
Manchester United Siap Raup Rp2,7 Triliun Usai Lolos Liga Champions
Olahraga

Manchester United Siap Raup Rp2,7 Triliun Usai Lolos Liga Champions

17 Mei 2026 - 20:19
Para Juara Barcelona Menggemparkan Kota, Aksi Lamine Yamal Viral!
Sepak Bola

Para Juara Barcelona Menggemparkan Kota, Aksi Lamine Yamal Viral!

17 Mei 2026 - 18:31
PSSI Bahas Kesiapan Sumut di Piala AFF U-19 2026
Olahraga

PSSI Bahas Kesiapan Sumut di Piala AFF U-19 2026

17 Mei 2026 - 16:25
Live Streaming Thailand Open 2026 Hari Ini di Vidio, Indonesia Kirim 8 Wakil
Olahraga

Live Streaming Thailand Open 2026 Hari Ini di Vidio, Indonesia Kirim 8 Wakil

17 Mei 2026 - 15:31
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
Sidang pembacaan tuntutan terdakwa mantan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda di PN Batam. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

26 Mei 2025 - 16:54
35 Soal Tes Excel: Dasar, Rumus, Fungsi & Jawaban

35 Soal Tes Excel: Dasar, Rumus, Fungsi & Jawaban

20 Desember 2025 - 16:45
Strategi licik wanita Surabaya bobol tabungan Rp2 miliar dan emas 1 kg

Strategi licik wanita Surabaya bobol tabungan Rp2 miliar dan emas 1 kg

18 Mei 2026 - 01:08
Neymar Dijadwalkan Dipanggil Brasil untuk Piala Dunia 2026, Keputusan Ancelotti Menanti Minggu Depan

Neymar Dijadwalkan Dipanggil Brasil untuk Piala Dunia 2026, Keputusan Ancelotti Menanti Minggu Depan

18 Mei 2026 - 00:50
Trump Kini Tidak Bisa Akhiri Perang dengan Iran, Presiden AS Bingung Aksi Apa Lagi

Trump Kini Tidak Bisa Akhiri Perang dengan Iran, Presiden AS Bingung Aksi Apa Lagi

18 Mei 2026 - 00:32
Wisata Air Bogor Kian Seru, Tiket Murah di The Jungle Waterpark

Wisata Air Bogor Kian Seru, Tiket Murah di The Jungle Waterpark

18 Mei 2026 - 00:14
Tiga Desa Bulungan Belajar dari Desa Anti Korupsi Sei Limau Nunukan

Tiga Desa Bulungan Belajar dari Desa Anti Korupsi Sei Limau Nunukan

17 Mei 2026 - 23:56

Pilihan Redaksi

Strategi licik wanita Surabaya bobol tabungan Rp2 miliar dan emas 1 kg

Strategi licik wanita Surabaya bobol tabungan Rp2 miliar dan emas 1 kg

18 Mei 2026 - 01:08
Neymar Dijadwalkan Dipanggil Brasil untuk Piala Dunia 2026, Keputusan Ancelotti Menanti Minggu Depan

Neymar Dijadwalkan Dipanggil Brasil untuk Piala Dunia 2026, Keputusan Ancelotti Menanti Minggu Depan

18 Mei 2026 - 00:50
Trump Kini Tidak Bisa Akhiri Perang dengan Iran, Presiden AS Bingung Aksi Apa Lagi

Trump Kini Tidak Bisa Akhiri Perang dengan Iran, Presiden AS Bingung Aksi Apa Lagi

18 Mei 2026 - 00:32
Wisata Air Bogor Kian Seru, Tiket Murah di The Jungle Waterpark

Wisata Air Bogor Kian Seru, Tiket Murah di The Jungle Waterpark

18 Mei 2026 - 00:14
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.