Peristiwa Penjambretan yang Berujung pada Kecelakaan di Bantul
Pada Senin (4/5/2026) malam, terjadi peristiwa penjambretan yang berujung pada kecelakaan di Kapanewon Pandak, Bantul, DI Yogyakarta. Korban, seorang perempuan, mengalami cedera setelah menabrak pagar besi saat mencoba mengejar pelaku.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan dari Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 21.45 WIB. Korban, yang berinisial CTA (27), sedang pulang ke rumah setelah bekerja menggunakan sepeda motor Vario 110 warna hitam merah dengan nomor polisi AB 6989 YB.
Saat melintasi lokasi kejadian, yaitu di timur SPBU Cengkiran, Kalurahan Triharjo, Kapanewon Pandak, tas cangklong milik korban tiba-tiba ditarik oleh seseorang dari arah belakang. Pelaku kemudian langsung memacu kendaraannya ke arah barat.
Korban yang menyadari bahwa tasnya dicuri langsung berusaha mengejar pelaku. Pada saat mengejar, korban berteriak maling-maling sambil terus mengejar pelaku. Saat sampai di depan Alfamart Klisat, Kalurahan Triharjo, korban terus mengejar hingga akhirnya menabrak pagar besi milik warga di simpang empat Sapuangin, Kalurahan Trimurti, Kapanewon Srandakan.
Tindakan Warga dan Pemanggilan Ambulans
Warga yang mengetahui korban mengalami kecelakaan langsung mendekat untuk menolongnya. Saat itu, CTA masih sempat meminta tolong kepada warga untuk mengejar pelaku penjambretan yang membawa kabur tas miliknya.
Saksi mata, MAP, yang berada di depan Alfamart, mendengar teriakan korban dan langsung menuju lokasi kejadian. Ia melihat korban mengalami kecelakaan menabrak pagar. Meskipun saksi mencoba mengejar pelaku, ia tidak berhasil menemukan jejak pelaku.
Dari informasi yang diperoleh, pelaku diketahui mengendarai sepeda motor Vario 150 warna abu-abu atau hitam. Adapun barang yang hilang dari tas korban antara lain:
- Satu unit iPhone 13 warna hitam
- Dompet berisi KTP, SIM C, STNK, ATM BCA, ATM Mandiri, kartu member
- STNK AB 6989 YB atas nama korban
- Uang tunai sebesar Rp600.000
Perawatan Medis Korban
Setelah kecelakaan, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit UII Pandak untuk mendapatkan perawatan medis. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa korban mengalami beberapa luka seperti dagu memar, nyeri dada sebelah kanan, lecet pada telapak tangan kiri, nyeri pada kaki kiri, dan memar pada kaki kanan.
Status Kasus
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap kasus ini. Mereka sedang berupaya untuk mengidentifikasi pelaku serta menemukan barang-barang yang hilang.



















