• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Olahraga

64 Pelari Ramaikan Lomba Tradisional Wahidin Ramadan Pangova Palu

Rizki by Rizki
17 Maret 2026 - 10:36
in Olahraga
0

Semarak Ramadan di Palu: Festival Lari Tradisional Tanpa Alas Kaki Raih Perhatian

Kota Palu kembali diramaikan oleh gelaran unik yang memadukan tradisi dan semangat olahraga di bulan suci Ramadan. Sebuah kompetisi lari tradisional tanpa alas kaki sukses digelar di Jalan dr Wahidin, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, menarik antusiasme ratusan peserta dan ribuan penonton. Acara yang memasuki tahun keempat pelaksanaannya ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan bagi masyarakat yang menanti waktu sahur, tetapi juga menjadi ajang strategis untuk menjaring bakat-bakat atlet lari potensial dari Kota Palu dan seluruh Provinsi Sulawesi Tengah.

Keunikan Lomba: Lari Kaki Telanjang di Lintasan 75 Meter

Hal yang paling mencolok dari festival lari yang diberi nama “Wahidin Ramadan Pangova 4” ini adalah aturan mainnya. Seluruh peserta diwajibkan berlari tanpa menggunakan alas kaki di lintasan sepanjang 75 meter yang telah disiapkan di Jalan dr Wahidin. Konsep “kaki telanjang” ini memberikan sentuhan tradisional yang kental, membedakan lomba ini dari kompetisi lari pada umumnya.

M Opank, selaku Ketua Panitia, menjelaskan bahwa kegiatan ini telah menjadi agenda tahunan yang dinanti-nantikan. “Wahidin Ramadan Pangova ini berbeda dengan lomba lari pada umumnya, karena para peserta berlari tanpa alas kaki atau kaki telanjang di lintasan sepanjang 75 meter di Jalan Wahidin, Kota Palu,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa keunikan inilah yang menjadi daya tarik utama, baik bagi peserta maupun penonton.

Peserta dari Berbagai Penjuru Sulawesi Tengah

Antusiasme terhadap lomba ini terbukti dari jumlah peserta yang mencapai 64 orang. Peserta tidak hanya berasal dari Kota Palu, tetapi juga datang dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah, menunjukkan jangkauan dan daya tarik acara ini. Wilayah yang turut berpartisipasi meliputi Kabupaten Sigi, Donggala, Parigi Moutong, hingga Kabupaten Poso. Keberagaman asal peserta ini semakin memperkaya nuansa kebersamaan dan persaingan sehat dalam festival tersebut.

Baca Juga  Prediksi skor Inter Milan vs Bologna, head-to-head dan statistik di Serie A Italia

Tiga Kategori Kompetisi dan Sistem Gugur

Untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi berbagai kalangan, kompetisi ini dibagi menjadi tiga kategori utama:

  • Kategori Utama: Diperuntukkan bagi peserta yang memiliki kemampuan dan pengalaman lebih.
  • Kategori Bebas: Kategori ini memberikan fleksibilitas bagi siapa saja yang ingin berpartisipasi, tanpa batasan usia atau pengalaman tertentu.
  • Kategori Perempuan: Kategori khusus ini didedikasikan untuk para pelari wanita, mendorong partisipasi gender dalam olahraga.

Sistem perlombaan yang diterapkan adalah sistem gugur. Artinya, peserta yang kalah dalam setiap babak akan tersingkir, sementara pemenang akan melanjutkan ke babak berikutnya. Sistem ini menambah ketegangan dan keseruan setiap pertandingan, memastikan bahwa hanya pelari terbaik yang akan melaju hingga babak final. Lomba ini sendiri digelar selama tiga hari berturut-turut, dimulai dari tanggal 12 hingga 14 Maret 2026, memberikan waktu yang cukup bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Dukungan Penuh dari Pemerintah Daerah

Keberhasilan dan kelancaran acara ini tidak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Kota Palu. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Palu, Bachtiar, secara resmi menyatakan dukungannya terhadap kegiatan “Wahidin Ramadan Pangova 4”. Ia melihat kegiatan ini sebagai aset berharga dalam pengembangan olahraga di tingkat daerah.

“Untuk para peserta diharapkan selalu melakukan pemanasan atau peregangan otot sebelum bertanding, apalagi olahraga ini tanpa menggunakan alas kaki, jadi akan sedikit lebih berbahaya,” imbau Bachtiar. Ia menekankan pentingnya persiapan fisik yang matang, mengingat tantangan berlari tanpa alas kaki yang membutuhkan adaptasi dan kehati-hatian ekstra.

Lebih lanjut, Bachtiar juga menyoroti aspek penting lainnya, yaitu sportivitas. Ia berpesan kepada seluruh peserta untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama berlangsungnya perlombaan. “Menang dan kalah merupakan hal yang biasa dalam setiap kompetisi. Yang terpenting adalah bagaimana kita bertanding dengan fair dan menghargai lawan,” tuturnya.

Baca Juga  Persentase peluang 16 tim jadi juara ACL Two 2025/2026: Al Nassr terbesar, Persib Bandung 1 persen

Dukungan dari dinas terkait ini diharapkan dapat memotivasi penyelenggara dan peserta, serta membuka jalan bagi gelaran serupa di masa mendatang. Harapan besar disematkan agar festival lari tradisional ini dapat terus melahirkan bibit-bibit atlet muda yang berprestasi, yang kelak mampu mengharumkan nama Kota Palu maupun Provinsi Sulawesi Tengah di kancah olahraga nasional, bahkan internasional.

Festival “Wahidin Ramadan Pangova 4” ini menjadi bukti nyata bahwa tradisi dan olahraga dapat berjalan beriringan, menciptakan momen kebersamaan yang berharga sekaligus menjadi sarana pengembangan potensi generasi muda.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Jadwal Indonesia Open 2026: Jonatan Christie vs Jason Teh Hari Ini
Olahraga

Jadwal Indonesia Open 2026: Jonatan Christie vs Jason Teh Hari Ini

18 Juni 2026 - 15:34
Kabar Surabaya: Hasil Final Liga Champions 2026: Drama Penalti Menentukan Juara Baru
berita

Kabar Surabaya: Hasil Final Liga Champions 2026: Drama Penalti Menentukan Juara Baru

18 Juni 2026 - 14:07
Herdman Coret Jordi Amat & Eliano: Bukan Karena Performa
Olahraga

Herdman Coret Jordi Amat & Eliano: Bukan Karena Performa

18 Juni 2026 - 11:14
Juara Dunia Mobile Legends 2026: Kisah Sukses Tim Esports Indonesia Raih Prestasi Tertinggi
berita

Juara Dunia Mobile Legends 2026: Kisah Sukses Tim Esports Indonesia Raih Prestasi Tertinggi

18 Juni 2026 - 08:28
Analisis Lengkap: Bagaimana Timnas Indonesia Melaju ke Babak Selanjutnya Kualifikasi Piala Dunia
Olahraga

Analisis Lengkap: Bagaimana Timnas Indonesia Melaju ke Babak Selanjutnya Kualifikasi Piala Dunia

18 Juni 2026 - 06:21
Kabar Yogyakarta: Bintang Sepak Bola Dunia Umumkan Pensiun di Akhir Musim Ini, Warisan Tersisa di Tanah Air
berita

Kabar Yogyakarta: Bintang Sepak Bola Dunia Umumkan Pensiun di Akhir Musim Ini, Warisan Tersisa di Tanah Air

18 Juni 2026 - 05:38
Please login to join discussion

Berita Populer

  • Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pilihan Redaksi

Prestasi Gemilang Aktris Indonesia di Festival Film Cannes 2026: Siapa Peraih Penghargaan?

Prestasi Gemilang Aktris Indonesia di Festival Film Cannes 2026: Siapa Peraih Penghargaan?

18 Juni 2026 - 16:56
Grief, Grief, and the Funeral Industry’s Reckoning

Grief, Grief, and the Funeral Industry’s Reckoning

18 Juni 2026 - 16:51
Pemko Banda Aceh: Gaji ke-13 ASN Cair Juni 2026

Pemko Banda Aceh: Gaji ke-13 ASN Cair Juni 2026

18 Juni 2026 - 16:51

Spesialis Genteng: Wajah Pencuri Toko Lengkiti

18 Juni 2026 - 16:25
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In