PALANGKA RAYA, .CO
– Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kalteng terus mempercepat proses verifikasi dan validasi calon penerima Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) gelombang kedua. Langkah ini dilakukan agar bantuan sosial tepat sasaran dan tidak terjadi data ganda penerima.
Hingga saat ini, sekitar 74 ribu data warga telah masuk melalui layanan pengaduan online. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah seiring masifnya sosialisasi program KHBS di berbagai daerah di Kalimantan Tengah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfosantik Kalteng Rangga Lesmana mengatakan proses pengecekan data masih terus berjalan bersamaan dengan masuknya laporan masyarakat secara daring.
“Gelombang kedua sedang kami laksanakan. Verifikasi dan validasi terus berjalan seiring masuknya data dari laporan online. Saat ini sudah sekitar 74 ribu data warga yang terekam dan jumlahnya masih dinamis,” kata Rangga, Senin (11/5/2026).
Dia menyebut jumlah pendaftar diperkirakan terus meningkat. Sesuai arahan Gubernur Kalteng, target pendaftar pada gelombang kedua diproyeksikan mencapai 125 ribu orang.
“Berdasarkan proyeksi kami, jumlah pendaftar fase kedua bisa mencapai sekitar 125 ribu orang,” ujarnya.
Menurut Rangga, proses verifikasi dan validasi menjadi tahapan penting untuk memastikan bantuan KHBS benar-benar diterima masyarakat yang berhak. Pemerintah juga ingin menghindari adanya penerima ganda maupun bantuan yang salah sasaran.
“Keakuratan data menjadi syarat utama agar subsidi yang disalurkan tepat sasaran dan diterima masyarakat yang benar-benar berhak,” tegasnya.
Untuk mendukung proses tersebut, sejumlah relawan juga diterjunkan ke berbagai wilayah di Kalteng guna membantu pencocokan data dan identitas warga secara langsung di lapangan.
Rangga mengakui penyusunan basis data yang benar-benar sempurna membutuhkan waktu. Namun, pemanfaatan sistem digital diyakini mampu menekan potensi kesalahan dalam pendataan.
“Paling tidak, sistem digital bisa mengurangi risiko duplikasi data maupun salah sasaran. Prioritas kami tetap hasil akhir verifikasi dan validasi,” pungkasnya.
Proses Verifikasi dan Validasi
Proses verifikasi dan validasi calon penerima KHBS dilakukan secara intensif oleh tim yang terdiri dari pegawai Diskominfosantik dan relawan. Mereka bekerja sama untuk memastikan bahwa setiap data yang masuk sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.
- Tim verifikasi melakukan pengecekan data dengan membandingkan informasi yang diberikan oleh warga dengan dokumen-dokumen resmi seperti KTP, KK, atau surat keterangan dari desa.
- Data yang ditemukan tidak lengkap atau tidak sesuai akan direvisi atau dikeluarkan dari daftar penerima.
- Proses ini juga dilakukan secara berkala agar data tetap up-to-date dan akurat.
Peran Sosialisasi dalam Program KHBS
Sosialisasi menjadi salah satu faktor utama dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program KHBS. Berbagai metode digunakan untuk menyampaikan informasi tentang program ini.
- Buku panduan dan brosur distribusikan ke desa-desa dan kelurahan.
- Acara sosialisasi diadakan di pusat-pusat pelayanan publik dan tempat-tempat umum.
- Media sosial dan platform digital juga dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi kepada masyarakat luas.
Tantangan dalam Pendataan
Meskipun proses digitalisasi telah memberikan banyak manfaat, beberapa tantangan tetap ada dalam pendataan calon penerima KHBS.
- Masih ada warga yang tidak memiliki akses internet, sehingga sulit untuk mendaftar secara daring.
- Beberapa daerah jauh dari pusat pemerintahan mengalami kendala dalam koordinasi dan komunikasi.
- Terkadang data yang diberikan oleh warga tidak sesuai dengan informasi yang ada di database nasional.
Keberlanjutan Program KHBS
Program KHBS diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat Kalimantan Tengah yang membutuhkan bantuan sosial. Pemerintah berkomitmen untuk terus memperbaiki sistem pendataan dan memastikan bahwa semua warga yang berhak menerima bantuan.
- Peningkatan kapasitas SDM yang terlibat dalam proses verifikasi dan validasi.
- Pengembangan sistem digital yang lebih canggih dan aman.
- Keterlibatan masyarakat dalam proses evaluasi dan pengawasan program.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan program KHBS dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kalimantan Tengah.



















