
Perhutani Bandung Utara Tingkatkan Kepedulian Sosial dan Lingkungan Melalui Bantuan Kebersihan
Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara kembali menunjukkan dedikasinya terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Non Pendanaan Usaha Kecil dan Mikro (Non PUMK), Perhutani menyalurkan bantuan sarana dan prasarana kebersihan yang sangat dibutuhkan oleh Kelurahan Pasirlayung, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung.
Penyerahan bantuan ini dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Pasirlayung pada hari Rabu (10/12) lalu. Tujuannya adalah untuk memberikan dukungan konkret bagi pelaksanaan Program Patroli Bersepeda Edukasi Sampah (Perkasa). Program Perkasa sendiri merupakan sebuah inisiatif inovatif dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang berfokus pada upaya edukasi dan pengelolaan sampah yang melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat.
Acara penyerahan bantuan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting yang menunjukkan sinergi antarlembaga. Dari pihak Perhutani KPH Bandung Utara, hadir Wakil Administratur Diki Rizky Teruna beserta jajaran stafnya. Perwakilan dari Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Jawa Barat turut hadir, diwakili oleh Kepala Bidang Tedi Ramdani. Lurah Pasirlayung, Vina Octaviani, juga turut hadir bersama sejumlah tamu undangan lainnya yang memberikan dukungan terhadap inisiatif ini.
Bantuan yang disalurkan melalui skema TJSL Non PUMK ini merupakan manifestasi nyata dari kepedulian Perhutani. Kepedulian ini tidak hanya terbatas pada masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan, tetapi juga meluas hingga komunitas perkotaan. Fokus utama dari bantuan ini adalah untuk berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi seluruh lapisan masyarakat. Diharapkan, sarana dan prasarana kebersihan yang diberikan akan mampu secara signifikan menunjang berbagai aktivitas kebersihan yang ada di Kelurahan Pasirlayung. Lebih dari itu, bantuan ini diharapkan dapat menjadi katalisator untuk meningkatkan kesadaran warga, mendorong mereka untuk lebih peduli dan aktif dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Administratur Perhutani KPH Bandung Utara, Dedy S.J. Mulyanto, dalam sebuah keterangan resminya, menegaskan bahwa program TJSL Non PUMK ini merupakan bagian integral dari komitmen jangka panjang perusahaan. Komitmen ini tidak hanya sebatas pada kegiatan operasional bisnis, tetapi juga mencakup kontribusi aktif dalam mendukung pembangunan sosial masyarakat serta upaya pelestarian lingkungan yang menjadi tanggung jawab bersama.
“Melalui bantuan yang kami salurkan hari ini, kami memiliki harapan besar. Kami berharap dapat mendorong peningkatan kualitas fasilitas kebersihan yang tersedia di tengah masyarakat. Selain itu, kami juga ingin memberikan dukungan yang kuat bagi program-program pemerintah yang memiliki dampak positif dan langsung terhadap perbaikan kualitas lingkungan kita,” ujar Dedy S.J. Mulyanto. Ia lebih lanjut menambahkan bahwa program TJSL sendiri merupakan sebuah inisiatif strategis yang digagas oleh Kementerian BUMN. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara holistik, yang mencakup berbagai aspek seperti kegiatan sosial, pelestarian lingkungan, serta peningkatan kualitas pendidikan. Pelaksanaan program TJSL ini sangat bergantung pada adanya sinergi dan kolaborasi yang kuat dari berbagai pihak yang terlibat.
Sementara itu, Lurah Pasirlayung, Vina Octaviani, menyampaikan rasa apresiasi yang mendalam atas dukungan yang telah diberikan oleh Perhutani KPH Bandung Utara. Beliau menilai bahwa bantuan yang diterima sangatlah berharga dan memiliki manfaat yang signifikan. Bantuan ini akan sangat membantu dalam menggerakkan dan mengoptimalkan berbagai kegiatan kebersihan serta program edukasi lingkungan yang telah dan akan dilaksanakan di wilayah Kelurahan Pasirlayung.
“Kami mewakili seluruh warga Kelurahan Pasirlayung ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan kepedulian yang telah ditunjukkan oleh Perhutani. Kami sangat berharap bahwa jalinan kerja sama yang baik seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang. Kami yakin, kolaborasi ini akan terus memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kesejahteraan dan kualitas lingkungan hidup masyarakat Pasirlayung,” tutur Vina Octaviani dengan penuh harap.
Rincian Bantuan yang Disalurkan:
- Sarana Kebersihan: Perhutani menyalurkan berbagai jenis sarana kebersihan yang meliputi peralatan pendukung kegiatan pembersihan sehari-hari.
- Prasarana Kebersihan: Bantuan juga mencakup penyediaan prasarana penting yang akan menunjang pengelolaan sampah secara lebih efektif dan efisien di tingkat kelurahan.
Dampak Program TJSL Non PUMK:
- Peningkatan Kualitas Lingkungan: Dengan adanya sarana dan prasarana kebersihan yang memadai, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih bersih dan asri di Kelurahan Pasirlayung.
- Peningkatan Kesadaran Masyarakat: Program ini juga bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan mengelola sampah dengan baik.
- Dukungan Program Pemerintah: Bantuan ini secara langsung mendukung implementasi program-program pemerintah daerah dalam upaya pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
- Penguatan Sinergi Antarlembaga: Kegiatan ini mempererat hubungan kerja sama antara Perhutani, pemerintah provinsi, dan pemerintah kota dalam mencapai tujuan bersama untuk kesejahteraan masyarakat dan kelestarian alam.
Komitmen Perhutani KPH Bandung Utara melalui program TJSL Non PUMK ini menjadi contoh nyata bagaimana sebuah badan usaha dapat berkontribusi secara aktif dalam pembangunan sosial dan lingkungan, menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat luas.




















