No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Local

6 Fakta Tragis Bocah Sukabumi Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri

Hidayat by Hidayat
24 Februari 2026 - 08:53
in Local
0

Misteri Kematian Bocah Penuh Luka: Dugaan Penganiayaan Ibu Tiri Mengemuka di Sukabumi

Sebuah kasus yang menggemparkan terjadi di Sukabumi, Jawa Barat, menyangkut kematian tragis seorang bocah berusia 12 tahun berinisial NS. Kondisi tubuh NS yang ditemukan penuh luka melepuh memicu dugaan kuat adanya penganiayaan yang dilakukan oleh ibu tirinya. Cerita pilu ini mulai terkuak ketika NS, dalam pengakuannya di rumah sakit sebelum menghembuskan napas terakhir, menyebutkan bahwa ia diberi minum air panas, yang diduga menjadi penyebab luka bakar di berbagai bagian tubuhnya.

Kasus ini sontak menjadi sorotan publik dan viral di media sosial, memicu simpati sekaligus kemarahan atas dugaan kekerasan terhadap anak di bawah umur. Ayah NS, Anwar Satibi (38 tahun), berusaha mengungkap kronologi kejadian yang merenggut nyawa putranya.

Kronologi Pilu Menuju Kepergian NS

Anwar Satibi menceritakan bahwa ia pertama kali mendapat kabar mengenai kondisi putranya yang sakit pada malam pertama bulan puasa. Ia yang saat itu sedang bekerja di Kota Sukabumi, segera dihubungi oleh istrinya dan diminta pulang untuk melihat kondisi NS.

“Nah, saya pulang karena ada telepon. Pulang ya uih (pulang), (NS) teu damang (sedang sakit), terus mengelantur, panas (demam),” ujar Anwar saat ditemui awak media di RS Bhayangkara TK II Setukpa Polri Kota Sukabumi.

Setibanya di rumah, Anwar terkejut melihat kondisi putranya yang tubuhnya dipenuhi luka melepuh. Ketika ditanya kepada istrinya mengenai penyebab luka tersebut, sang istri hanya menjelaskan bahwa luka itu disebabkan oleh demam tinggi yang diderita NS.

“Saya pulang, waktu sampai di rumah, saya kaget melihat kondisi anak saya yang kulitnya pada melepuh,” tuturnya.

“Saya tanya, ‘Mah, kenapa ini kulitnya (NS) seperti ini?’ Dia jawab, ini kan sakit panas ya, jadi pada melepuh. Nah, saya pikirnya ya nanti ya sudah beli salep begitu, dibawa ke rumah sakit,” tambah Anwar, menggambarkan kebingungannya saat itu.

Perjuangan di Rumah Sakit dan Pengakuan Mengejutkan

Pada Kamis pagi (19/2/2026), NS akhirnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Di sinilah titik balik yang mengungkap dugaan penganiayaan terjadi. Saat berada di lingkungan rumah sakit, NS sempat mengungkapkan kepada sang ayah bahwa luka melepuh di tubuhnya disebabkan oleh perlakuan ibu tirinya.

Baca Juga  Misteri Dua Jasad Perempuan Karawang: Saluran Air vs. Pos Ronda

“NS ngaku dikasih minum air panas, makanya itu ada di dalam video (luka melepuh NS berada) di kaki, ada di punggung, di tangan, banyak,” ungkap Anwar, dengan nada prihatin.

Pengakuan NS ini semakin memperkuat kecurigaan adanya tindak kekerasan. Dalam sebuah video yang beredar, terdengar perdebutan setelah NS memberikan pengakuannya. Sayangnya, tak lama setelah itu, pada Kamis sore (19/2/2026), NS dilaporkan meninggal dunia.

Otopsi dan Penantian Hasil Laboratorium

Demi mendapatkan kejelasan mengenai penyebab pasti kematian putranya, Anwar Satibi memutuskan untuk melakukan otopsi. Langkah ini diambil untuk mengkonfirmasi dugaan penganiayaan yang dialamatkan kepada ibu tiri NS.

“Kecurigaan ada (dugaan penganiayaan oleh ibu tiri NS), tetapi kami tidak bisa menuduh. Ya makanya saya mau melakukan otopsi biar jelas nanti hasilnya,” ucap Anwar.

Hasil otopsi awal yang dilakukan oleh tim forensik RS Bhayangkara TK II Setukpa Polri Kota Sukabumi pada Jumat (20/2/2026) memang menunjukkan adanya beberapa luka bakar di sekujur tubuh NS, termasuk di area lengan, kaki, paha, tangan, serta bibir dan hidung. Namun, tim dokter forensik belum dapat memastikan apakah luka bakar tersebut murni akibat penganiayaan atau ada faktor lain. Diduga kuat, luka tersebut timbul akibat paparan panas.

Untuk memastikan tidak ada zat-zat berbahaya yang memengaruhi kondisi korban, sampel dari jantung dan paru-paru NS telah dibawa ke laboratorium di Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tim forensik masih menunggu hasil laboratorium yang diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 5 hingga 7 hari.

Bantahan dari Sang Ibu Tiri

Menanggapi tudingan yang beredar luas, wanita berinisial TR, ibu tiri NS, membantah keras tuduhan menyiram atau memaksa NS meminum air panas. Melalui keterangan suara yang dihubungi melalui WhatsApp, TR menegaskan bahwa ia tidak sekejam yang dituduhkan oleh publik.

Baca Juga  Warga Nganjuk Tebar Lele Protes Jalan Rusak Parah

“Saya tidak sekejam itu seperti yang dituduhkan oleh para netizen. Netizen itu memang yang mahabenar segalanya, tetapi kan tidak seperti itu sebenarnya, bukan kaya begitu,” ujar TR.

TR mengklaim bahwa luka melepuh yang terlihat pada tubuh NS disebabkan oleh faktor panas dalam tubuh NS atau penyakit yang dideritanya. Ia bersikeras bahwa tidak pernah ada insiden penyiraman atau pemberian air panas kepada almarhum.

“Terkait penyiraman yang kaya gitu, itu tidak benar dan tidak ada, jujur itu kalaupun ada kulit yang melepuh (pada NS), itu faktor dari panas dalam gitu, terus akibat (ada dugaan penyakit yang diderita NS), jadi tidak ada yang namanya penyiraman air panas, ataupun minum air panas tidak pernah ada, saya tidak kejam seperti yang dituduhkan netizen,” jelas TR lebih lanjut.

TR juga menambahkan bahwa ia telah merawat NS sejak NS duduk di bangku kelas 3 Sekolah Dasar dan kini ia menyerahkan segala sesuatunya kepada waktu untuk membuktikan kebenaran.

“Biar waktu yang menjawab semuanya, biar waktu yang menjawab segalanya seperti apa kebenaran dan keasliannya,” pungkas TR.

Status Terlapor dan Proses Penyelidikan

Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Hartono, mengonfirmasi bahwa TR saat ini masih berstatus sebagai terlapor dalam kasus ini. Meskipun ada video viral berisi pengakuan korban, pihak kepolisian tetap bersabar menunggu hasil laboratorium yang definitif untuk memastikan penyebab pasti kematian NS.

“Penyidik sedang bekerja keras melakukan sinkronisasi antara keterangan 16 saksi ini dengan temuan di lapangan. Terkait sebab pasti kematian, kami masih menunggu hasil laboratorium Patologi Anatomi dan Toksikologi Forensik terhadap sampel organ dalam korban,” kata Hartono dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga  Polres Lamteng Tebar 350 Takjil di Tugu Pepadun

Hasil visum yang telah diterima menunjukkan adanya berbagai luka di tubuh korban, termasuk luka lecet di wajah, leher, hingga anggota gerak. Selain itu, ditemukan juga luka bakar derajat 2A dan lebam merah keunguan yang mengindikasikan adanya trauma tumpul.

Kepolisian menegaskan bahwa penanganan kasus ini akan berjalan sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal bagi siapa pun yang terbukti melakukan kekerasan terhadap anak di bawah umur. Misteri di balik kematian tragis NS masih terus diselidiki demi terungkapnya keadilan.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Pemilik Usaha di Pekanbaru Wajib Pasang APAR
Local

Pemilik Usaha di Pekanbaru Wajib Pasang APAR

1 Mei 2026 - 08:23
Kisah Ibu Amaliyah Mengurangi Limbah di Kampung Masigit Bersama PNM
Local

Kisah Ibu Amaliyah Mengurangi Limbah di Kampung Masigit Bersama PNM

1 Mei 2026 - 08:10
Jogja Hari Ini: Pengasuh Daycare Little Aresha Ikat Anak Sejak Pagi
Local

Jogja Hari Ini: Pengasuh Daycare Little Aresha Ikat Anak Sejak Pagi

1 Mei 2026 - 07:46
Dampak Kecelakaan Kereta di Bekasi, Ratusan Perjalanan Terhambat, Keterlambatan di Cirebon
Local

Dampak Kecelakaan Kereta di Bekasi, Ratusan Perjalanan Terhambat, Keterlambatan di Cirebon

1 Mei 2026 - 07:29
Demo Jakarta Pukul 10.00 dan 13.00, Waspadai Kemacetan
Local

Demo Jakarta Pukul 10.00 dan 13.00, Waspadai Kemacetan

1 Mei 2026 - 06:48
KRL Cikarang Macet, Perjalanan Hanya Sampai Bekasi
Local

KRL Cikarang Macet, Perjalanan Hanya Sampai Bekasi

1 Mei 2026 - 05:58
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
35 Soal Tes Excel: Dasar, Rumus, Fungsi & Jawaban

35 Soal Tes Excel: Dasar, Rumus, Fungsi & Jawaban

20 Desember 2025 - 16:45
Gaji ke-13 PNS, PPPK, dan Pensiunan Cair Juni 2026: Besaran dan Komponen

Gaji ke-13 PNS, PPPK, dan Pensiunan Cair Juni 2026: Besaran dan Komponen

26 April 2026 - 03:19
BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

17 Februari 2026 - 04:19
Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

20 Maret 2026 - 14:00
Promo Minyak Goreng Termurah Alfamart & Indomaret Hari Ini

Promo Minyak Goreng Termurah Alfamart & Indomaret Hari Ini

1 Mei 2026 - 09:00
Reaksi Santai Marc Klok Saat Borneo FC Menyamai Poin Persib Bandung: Selamat untuk Kalimantan

Reaksi Santai Marc Klok Saat Borneo FC Menyamai Poin Persib Bandung: Selamat untuk Kalimantan

1 Mei 2026 - 08:56
Laba Bersih Adi Sarana Armada Capai Rp98,47 Miliar di Kuartal I/2026

Laba Bersih Adi Sarana Armada Capai Rp98,47 Miliar di Kuartal I/2026

1 Mei 2026 - 08:39
Bank Sumut tingkatkan layanan di Batam dengan relokasi kantor cabang

Bank Sumut tingkatkan layanan di Batam dengan relokasi kantor cabang

1 Mei 2026 - 08:35
Cek Jadwal & Harga Tiket Bus AKAP Bali ke Jawa Selasa (28/4)

Cek Jadwal & Harga Tiket Bus AKAP Bali ke Jawa Selasa (28/4)

1 Mei 2026 - 08:27

Pilihan Redaksi

Promo Minyak Goreng Termurah Alfamart & Indomaret Hari Ini

Promo Minyak Goreng Termurah Alfamart & Indomaret Hari Ini

1 Mei 2026 - 09:00
Reaksi Santai Marc Klok Saat Borneo FC Menyamai Poin Persib Bandung: Selamat untuk Kalimantan

Reaksi Santai Marc Klok Saat Borneo FC Menyamai Poin Persib Bandung: Selamat untuk Kalimantan

1 Mei 2026 - 08:56
Laba Bersih Adi Sarana Armada Capai Rp98,47 Miliar di Kuartal I/2026

Laba Bersih Adi Sarana Armada Capai Rp98,47 Miliar di Kuartal I/2026

1 Mei 2026 - 08:39
Bank Sumut tingkatkan layanan di Batam dengan relokasi kantor cabang

Bank Sumut tingkatkan layanan di Batam dengan relokasi kantor cabang

1 Mei 2026 - 08:35
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.