Kecelakaan Kereta di Bekasi Menewaskan 7 Orang dan Mengganggu Operasional Transportasi
Kecelakaan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam, menyebabkan 7 orang meninggal dunia dan 81 lainnya mengalami luka-luka. Insiden ini berdampak luas pada operasional transportasi kereta api, termasuk pembatalan sejumlah perjalanan jarak jauh serta keterlambatan dalam beberapa rute.
Peristiwa tragis ini terjadi saat KA Argo Bromo Anggrek menabrak bagian belakang KRL di stasiun tersebut. Lokomotif KA Argo Bromo Anggrek diketahui merangsek masuk ke gerbong wanita yang berada di bagian belakang KRL. Akibatnya, tujuh korban meninggal dunia dan 81 lainnya luka-luka.
Pembatalan Perjalanan Kereta Jarak Jauh
Dampak dari kecelakaan ini membuat sebelas perjalanan kereta jarak jauh dibatalkan. Berdasarkan informasi resmi dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero, berikut daftar perjalanan yang dibatalkan hari ini:
- KA Gunungjati Cirebon-Gambir
- KA Purwojaya Cilacap-Gambir
- KA Purwojaya Gambir-Cilacap
- KA Madiun Jaya Madiun-Pasarsenen
- KA Argo Sindoro Semarang Tawang-Gambir
- KA Mataram Solo Balapan-Pasar Senen
- KA Gumarang Surabaya Pasarturi-Pasarsenen
- KA Singasari Blitar-Pasarsenen
- KA Jayabaya Malang-Pasarsenen
- KA Manahan Solo Balapan-Gambir
- KA Progo Lempuyangan-Pasarsenen
- KA Argo Anjasmoro Surabaya Pasarturi-Gambir
- KA Menoreh Semarang Tawang-Pasarsenen
Pelanggan yang terdampak dapat mengajukan pengembalian tiket atau refund 100 persen hingga tujuh hari ke depan. Informasi ini disampaikan melalui akun Instagram @kai121_.
Gangguan Operasional di Cirebon
Dampak kecelakaan juga terasa hingga wilayah Cirebon, Jawa Barat. Operasional di wilayah Cirebon terganggu dengan keterlambatan sejumlah perjalanan menuju Jakarta. PT KAI Daop 3 Cirebon menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan.
“Kami sampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para pelanggan, saat ini proses evakuasi di lapangan sedang dilakukan oleh petugas dengan tetap mengutamakan keselamatan semua pihak,” ujar Manajer Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin.
Ia menjelaskan bahwa PT KAI akan terus berkoordinasi dengan pihak lain terkait kondisi di lapangan. Diketahui, ada keterlambatan kereta tujuan Jakarta sekitar 10 hingga 30 menit.
Gangguan Operasional di Bandung
Selain Cirebon, dampak kecelakaan juga dirasakan di Bandung, Jawa Barat. Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan bahwa dua perjalanan KA Parahyangan dibatalkan karena insiden tersebut.
“Dua perjalanan KA Parahyangan 139B berangkat Bandung pukul 19.25 WIB dan KA 140B berangkat Gambir 23.05 WIB kami batalkan sebagian perjalanannya untuk lintas Karawang-Gambir PP,” ujar Kuswardojo.
Pihaknya pun menyampaikan permohonan maaf atas pembatalan perjalanan KA Parahyangan. “Kami memohon maaf dan turut berduka cita yang mendalam atas kejadian tersebut,” katanya.
Layanan KRL Hanya Sampai Stasiun Bekasi
PT KAI menyatakan layanan KRL Commuter Line dari Jakarta menuju timur sementara waktu hanya sampai Stasiun Bekasi. Sementara itu, Stasiun Bekasi Timur tidak melayani aktivitas naik dan turun penumpang pasca insiden malam tadi.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi,” ujar VP Corporate Communication KAI, Anne Purba dalam keterangan resminya.
Ia menuturkan, pihak KAI saat ini fokus pada penanganan di lokasi. “Saat ini fokus utama kami adalah penanganan di lokasi serta memastikan keselamatan dan layanan bagi pelanggan tetap terpenuhi,” sambungnya.



















