Safari Ramadan di Pasangkayu: Mempererat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial
Pasangkayu, Sulawesi Barat – Suasana khidmat dan penuh kehangatan menyelimuti Rumah Jabatan Bupati Pasangkayu pada Minggu, 22 Februari 2026. Agenda safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) yang diselenggarakan di Kabupaten Pasangkayu tidak hanya menjadi momen ibadah, tetapi juga sarana strategis untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah, tokoh agama, dan seluruh lapisan masyarakat. Dalam kegiatan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama ini, Pemprov Sulbar menunjukkan komitmennya terhadap kepedulian sosial melalui pembagian ratusan paket Ramadan.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulbar, Syamsul Samad, yang turut serta dalam rombongan safari Ramadan. Kehadiran beliau menandakan pentingnya partisipasi berbagai elemen dalam membangun kebersamaan di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Turut memeriahkan acara, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulbar, Junda Maulana, bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sulbar, para tokoh agama, serta masyarakat Pasangkayu.
700 Paket Ramadan untuk Masyarakat Pasangkayu
Sebagai bentuk nyata kepedulian sosial dan upaya memperkokoh rasa kebersamaan di bulan penuh berkah ini, Pemprov Sulbar membagikan sebanyak 700 paket Ramadan kepada masyarakat Kabupaten Pasangkayu. Paket-paket sembako ini disalurkan secara simbolis dalam rangkaian acara buka puasa bersama yang diselenggarakan di Rumah Jabatan Bupati Pasangkayu.
Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam sambutannya menekankan arti penting sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Beliau mengungkapkan harapannya agar kehadiran pemerintah provinsi dan kabupaten di tengah-tengah masyarakat dapat menjadi momentum berharga untuk terus memperkuat jalinan silaturahmi. Lebih dari itu, sinergi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik yang diberikan kepada seluruh warga Sulawesi Barat.
“Semoga dengan hadirnya pemerintah provinsi dan kabupaten ditengah masyarakat, bisa menjadi momentum terus memperkuat silaturahmi dan bekerjasama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Gubernur Suhardi Duka, menggarisbawahi esensi kolaborasi dalam pembangunan daerah.
Kunci Kesejahteraan: Sinergi Pemerintah, Ulama, dan Masyarakat
Lebih lanjut, Gubernur Suhardi Duka menegaskan bahwa sinergi yang kuat antara pemerintah, para ulama, dan seluruh komponen masyarakat merupakan pilar fundamental dalam mewujudkan kesejahteraan yang merata di Sulawesi Barat. Kolaborasi ini tidak hanya terbatas pada kegiatan sosial semata, tetapi juga mencakup berbagai aspek pembangunan, mulai dari peningkatan ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga penegakan nilai-nilai moral dan spiritual.
Kegiatan safari Ramadan di Pasangkayu ini tidak hanya sekadar seremoni, melainkan sebuah representasi semangat kebersamaan yang ingin ditanamkan oleh Pemprov Sulbar. Suasana yang khidmat dan penuh kehangatan mencerminkan ikatan yang erat antara pemerintah dan masyarakat, sebuah fondasi penting dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan daerah.
Manfaat Safari Ramadan dan Pembagian Sembako
Safari Ramadan yang rutin diselenggarakan oleh Pemprov Sulbar memiliki beberapa tujuan strategis:
- Mempererat Hubungan Emosional: Pertemuan langsung antara pimpinan daerah dan masyarakat di berbagai wilayah, termasuk di daerah-daerah yang mungkin terpencil, membantu membangun kedekatan emosional dan memastikan aspirasi masyarakat terdengar.
- Meningkatkan Kepedulian Sosial: Pembagian paket sembako di bulan Ramadan adalah wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap warga yang membutuhkan, terutama di tengah tantangan ekonomi. Ini juga mendorong semangat berbagi di antara sesama.
- Evaluasi dan Pemantauan Program: Kehadiran pejabat provinsi di daerah juga memberikan kesempatan untuk memantau langsung pelaksanaan program-program pemerintah di tingkat kabupaten dan mengidentifikasi kendala yang mungkin dihadapi.
- Membangun Sinergi Lintas Sektor: Kegiatan ini mengumpulkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat. Sinergi ini krusial untuk menciptakan solusi yang komprehensif terhadap berbagai persoalan.
- Menjaga Nilai-Nilai Keagamaan dan Budaya: Safari Ramadan juga menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman dan praktik keagamaan, serta melestarikan nilai-nilai budaya lokal yang positif.
Kegiatan buka puasa bersama dan pembagian paket Ramadan di Pasangkayu ini menjadi bukti nyata komitmen Pemprov Sulbar dalam melayani dan mensejahterakan masyarakatnya. Dengan semangat kebersamaan dan sinergi yang terus digalakkan, diharapkan Sulawesi Barat akan terus maju dan berkembang menjadi daerah yang lebih baik. Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari sejauh mana kesejahteraan dan kebahagiaan dirasakan oleh seluruh warganya. Safari Ramadan seperti ini adalah salah satu langkah penting untuk mencapai tujuan tersebut.
















