No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Local

Ibrahim Pakaya: 71 Tahun Gulali, Kisah Taman Kalimadu

Hendra by Hendra
3 Maret 2026 - 05:26
in Local
0

Opa Bura: Semangat Kemandirian di Usia Senja Melalui Gulali Tradisional

Di tengah hiruk pikuk jajanan modern yang kian menjamur, Ibrahim Pakaya, seorang pria berusia 71 tahun yang akrab disapa Opa Bura, tetap teguh menjaga tradisi. Sejak tahun 2012, ia memilih untuk menekuni profesi sebagai pembuat dan penjual gulali tradisional. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Opa Bura, yang tinggal di Kelurahan Molosifat U, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, menolak untuk sekadar berdiam diri atau menjadi beban bagi kedua anaknya yang sudah berkeluarga dan mapan. Prinsip hidupnya sederhana: selama fisik masih mampu bergerak, ia ingin terus berkarya dan menjaga kemandiriannya.

“Saya memilih tetap berjualan jika masih bisa duduk dan bekerja seperti ini. Saya tidak mau hanya diam di rumah dan berharap (bantuan) dari anak-anak,” ujar Ibrahim dengan senyum tulus saat ditemui di kawasan Kalimadu, Kota Tengah, Gorontalo.

Setiap sore, ketika matahari mulai condong ke barat, gerobak hijau Opa Bura akan terlihat di kawasan Kalimadu. Dengan tenang, ia duduk di balik gerobaknya, tangannya cekatan menarik adonan gula merah muda yang perlahan mengeras. Gulali, jajanan tradisional khas Indonesia yang terbuat dari lelehan gula hingga mengental dan elastis, memang memiliki daya tarik tersendiri, terutama bagi anak-anak. Bentuknya yang unik dan warnanya yang mencolok selalu berhasil menarik perhatian.

Perjalanan dari Pedagang Beras Menjadi Pengrajin Gulali

Perjalanan Opa Bura di dunia jajanan tradisional ini tidaklah instan. Jauh sebelum menekuni gulali, ia adalah seorang pedagang beras yang cukup lama berjualan di Pasar Sentral Gorontalo. Ia bahkan menjadi saksi hidup saat pasar tersebut masih sangat tradisional dan harga beras hanya berkisar Rp1 per liter. Namun, seiring berjalannya waktu, kenaikan harga komoditas yang signifikan dan faktor usia memaksanya untuk mencari alternatif pekerjaan yang lebih ringan.

Pilihan jatuh pada gulali. Ibrahim mempelajari teknik pembuatannya secara otodidak. Prosesnya tidak selalu mulus, ia mengaku berkali-kali mengalami kegagalan, terutama dengan gula yang gosong. Namun, semangatnya tak pernah padam. Ia tak segan bertukar pikiran dengan sesama penjual lama untuk terus mengasah kemampuannya. Kini, tangannya sudah sangat lihai dalam membentuk cairan gula menjadi camilan manis yang disukai banyak orang.

Baca Juga  School Zone Alligator Park Sparks Outrage

Dulu, semangat juang Opa Bura membawanya berkeliling hingga ke luar daerah. Ia sering menggunakan sepeda motor untuk menjajakan dagangannya di berbagai pameran besar di Palu, Sulawesi Tengah, bahkan hingga Manado, Sulawesi Utara. Namun, seiring bertambahnya usia dan perubahan moda transportasi operasionalnya menjadi becak motor (bentor), ia kini lebih memilih untuk fokus berjualan di dalam kota. Lokasi utamanya adalah di kawasan Kalimantan–Madura (Kalimadu), tak jauh dari Perempatan Kompi Liluwo, di sisi kanan jalan yang ramai dilalui warga.

Menghadapi Ketidakpastian dengan Senyuman

Penghasilan dari berjualan gulali memang tidak selalu pasti. Terlebih lagi di bulan Ramadan, ketika aktivitas masyarakat cenderung menurun dan pembeli pun berkurang. Namun, Opa Bura tidak pernah mengeluh. Ia menjual gulalinya dengan harga yang sangat terjangkau, berkisar antara Rp5.000 hingga Rp10.000, tergantung ukuran.

“Kadang saya pulang membawa Rp50 ribu. Uang itu biasanya langsung habis untuk membeli beras dan kebutuhan dapur,” jelasnya.

Bagi Opa Bura, nilai dari gulali yang ia jual bukan sekadar keuntungan materi. Setiap helai gula yang ia tarik dengan sabar adalah bentuk perjuangan untuk menjaga harga diri dan kemandiriannya. Ia melayani anak-anak dengan senyuman dan kesabaran yang tulus, merasakan kebahagiaan melihat mereka menikmati hasil karyanya.

Meskipun fisik tak lagi sekuat masa muda, Ibrahim Pakaya, atau Opa Bura, telah membuktikan bahwa usia hanyalah angka. Semangatnya untuk terus berkarya, menjaga kemandirian, dan menyebarkan kebahagiaan melalui jajanan tradisional adalah inspirasi bagi banyak orang. Ia adalah contoh nyata bahwa semangat dan dedikasi bisa mengatasi segala keterbatasan.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Kisah Ibu Bayi yang Tinggal di Gazebo Cirebon: Dimulai dari Kehamilan 5 Bulan
Local

Kisah Ibu Bayi yang Tinggal di Gazebo Cirebon: Dimulai dari Kehamilan 5 Bulan

1 Mei 2026 - 23:35
10 Makanan Khas Kalimantan yang Harus Dicoba
Local

10 Makanan Khas Kalimantan yang Harus Dicoba

1 Mei 2026 - 21:27
4 Hari Hilang di Hutan, Indo Rampa Ditemukan Selamat
Local

4 Hari Hilang di Hutan, Indo Rampa Ditemukan Selamat

1 Mei 2026 - 20:33
Stasiun Bekasi Timur Tutup Sementara, KRL Hanya Berhenti di Stasiun Bekasi
Local

Stasiun Bekasi Timur Tutup Sementara, KRL Hanya Berhenti di Stasiun Bekasi

1 Mei 2026 - 19:15
SIM Keliling Tangerang 28 April 2026, Digelar di Dua Lokasi
Local

SIM Keliling Tangerang 28 April 2026, Digelar di Dua Lokasi

1 Mei 2026 - 17:36
Lis Hafrida, Inspirasi Perempuan Dumai dari Kampus
Local

Lis Hafrida, Inspirasi Perempuan Dumai dari Kampus

1 Mei 2026 - 14:47
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
35 Soal Tes Excel: Dasar, Rumus, Fungsi & Jawaban

35 Soal Tes Excel: Dasar, Rumus, Fungsi & Jawaban

20 Desember 2025 - 16:45
Gaji ke-13 PNS, PPPK, dan Pensiunan Cair Juni 2026: Besaran dan Komponen

Gaji ke-13 PNS, PPPK, dan Pensiunan Cair Juni 2026: Besaran dan Komponen

26 April 2026 - 03:19
BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

17 Februari 2026 - 04:19
Inside Djokovic’s family: A tennis star’s heartfelt home life

Inside Djokovic’s family: A tennis star’s heartfelt home life

16 April 2026 - 02:53

Ulasan Lengkap Oppo Reno 14 Pro: Fitur, Harga, dan Keunggulan Terbaru

2 Mei 2026 - 20:48

Review Oppo Reno 14 5G: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

2 Mei 2026 - 14:26
Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026

Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026

2 Mei 2026 - 11:00
Review Lengkap POCO F6 Pro: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

Review Lengkap POCO F6 Pro: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

2 Mei 2026 - 08:04
Review dan Spesifikasi POCO F6: Apakah Layak Dibeli Tahun Ini?

Review dan Spesifikasi POCO F6: Apakah Layak Dibeli Tahun Ini?

2 Mei 2026 - 01:42

Pilihan Redaksi

Ulasan Lengkap Oppo Reno 14 Pro: Fitur, Harga, dan Keunggulan Terbaru

2 Mei 2026 - 20:48

Review Oppo Reno 14 5G: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

2 Mei 2026 - 14:26
Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026

Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026

2 Mei 2026 - 11:00
Review Lengkap POCO F6 Pro: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

Review Lengkap POCO F6 Pro: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

2 Mei 2026 - 08:04
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.