Panduan Lengkap Imsakiyah dan Doa Puasa Ramadhan di Kota Ambon, 15 Maret 2026
Bulan Ramadhan merupakan periode sakral bagi umat Muslim di seluruh dunia, di mana ibadah puasa menjadi salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan. Mengetahui jadwal imsakiyah dan waktu berbuka puasa adalah hal krusial bagi setiap individu Muslim agar ibadah puasa dapat dijalankan dengan tepat. Khususnya bagi penduduk Kota Ambon dan sekitarnya, pada hari ke-25 Ramadhan 1447 Hijriyah, yang bertepatan dengan Minggu, 15 Maret 2026, terdapat jadwal imsakiyah yang perlu diperhatikan.
Jadwal imsakiyah ini bukan sekadar penanda waktu, melainkan menjadi panduan utama bagi para pengurus masjid dan mushola dalam mengumandangkan adzan serta menginformasikan batas waktu sahur. Kepatuhan terhadap jadwal ini memastikan bahwa setiap Muslim dapat menjalankan ibadah puasa sesuai dengan tuntunan syariat.
Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari ke-25 di Kota Ambon (15 Maret 2026)
Pada hari Minggu, 15 Maret 2026, yang merupakan tanggal 25 Ramadhan 1447 Hijriyah, umat Muslim di Kota Ambon dapat mengikuti jadwal berikut sebagai acuan:
- Imsak: Pukul 05.08 WIT
- Subuh: Pukul 05.18 WIT
- Terbit: Pukul 06.29 WIT
- Dhuha: Pukul 06.56 WIT
- Dzuhur: Pukul 12.40 WIT
- Ashar: Pukul 15.42 WIT
- Maghrib: Pukul 18.43 WIT
- Isya: Pukul 19.51 WIT
Jadwal di atas mencakup waktu imsak, yaitu waktu dimulainya menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal lain yang membatalkan puasa, hingga waktu Maghrib yang menandai berakhirnya puasa seharian. Waktu-waktu salat lima waktu juga tercantum untuk memudahkan perencanaan ibadah harian.
Niat Puasa Ramadhan dan Keutamaannya
Ibadah puasa Ramadhan memiliki makna mendalam, yang tidak hanya sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih diri untuk menahan hawa nafsu, meningkatkan kepekaan sosial, serta mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Agar puasa yang dijalankan sah secara syariat, niat puasa haruslah terucap dalam hati atau lisan. Niat puasa Ramadhan diucapkan setiap malam sebelum fajar menyingsing.
Berikut adalah lafaz niat puasa Ramadhan yang lengkap beserta artinya:
Lafaz Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَىLafaz Latin:
NAWAITU SHAUMA GHODIN ‘AN ADAA’I FARDHI SYAHRI ROMADHOONI HAADZIHIS SANATI LILLAHI TA’ALAArtinya:
“Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”
Mengucapkan niat ini sebelum terbit fajar adalah syarat penting agar puasa yang dijalankan pada hari tersebut dianggap sah dan bernilai ibadah di sisi Allah SWT.
Doa Saat Berbuka Puasa dan Anjuran Puasa Sunnah
Setelah seharian penuh menahan diri, momen berbuka puasa adalah saat yang paling dinantikan. Saat matahari terbenam (waktu Maghrib), umat Muslim dianjurkan untuk segera membatalkan puasa. Momen ini juga merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa.
Berikut adalah doa yang dianjurkan saat berbuka puasa:
Lafaz Arab:
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَLafaz Latin:
ALLAHUMMA LAKASUMTU WABIKA AMANTU WA’ALA RIZKIKA AFTHORTU BIROHMATIKA YAA ARHAMARRA HIMIINArtinya:
“Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa) dengan rahmat-Mu Ya Allah Tuhan Maha Pengasih.”
Selain puasa wajib di bulan Ramadhan, Islam juga menganjurkan beberapa jenis puasa sunnah yang memiliki keutamaan tersendiri. Beberapa di antaranya adalah:
- Puasa Senin Kamis: Puasa sunnah yang dilaksanakan setiap hari Senin dan Kamis, diyakini membawa banyak keberkahan.
- Puasa Arafah: Puasa yang dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, bertepatan dengan hari wukuf jamaah haji. Puasa ini memiliki keutamaan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.
- Puasa Muharram: Puasa sunnah yang dilaksanakan pada bulan Muharram, bulan pertama dalam kalender Hijriyah. Puasa Tasua (9 Muharram) dan Asyura (10 Muharram) sangat dianjurkan.
Memanfaatkan bulan Ramadhan tidak hanya dengan menjalankan puasa wajib, tetapi juga dengan memperbanyak ibadah sunnah lainnya, termasuk puasa sunnah di luar bulan Ramadhan, dapat semakin meningkatkan kualitas spiritual seorang Muslim. Dengan mematuhi jadwal imsakiyah dan mengamalkan doa-doa yang diajarkan, ibadah puasa dapat dijalankan dengan lebih khusyuk dan bermakna.



















