Libur Panjang Idulfitri 1447 Hijriah Membawa Berkah bagi Pariwisata Kota Tangerang
Libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata di Kota Tangerang. Banyak wisatawan memadati berbagai destinasi wisata yang menawarkan pengalaman seru tanpa biaya masuk, mulai dari taman tematik hingga kawasan kuliner.
Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan, jumlah kunjungan wisata meningkat selama periode libur Lebaran, yaitu dari tanggal 19 hingga 29 Maret 2026. Berbagai tempat wisata tematik menjadi favorit masyarakat, seperti:
- Kawasan Taman Potret
- Taman Ekspresi
- Taman Gajah
- Taman Hutan Kota
- Taman Pisang
- Taman Prestasi
- Situ Gede
- Kawasan Situ Cipondoh
Salah satu destinasi yang paling diminati adalah Taman Potret Tangerang dengan total kunjungan sebanyak 5.468 orang. Selain itu, Taman Ekspresi, Taman Gajah, Taman Hutan Kota, serta kawasan Situ Cipondoh juga ramai dikunjungi oleh wisatawan.
Namun, destinasi dengan jumlah pengunjung terbanyak adalah Pasar Lama Tangerang, yang mencatatkan 6.839 pengunjung. Diikuti oleh Taman Potret dan Taman Gajah Tangerang dengan masing-masing 4.902 pengunjung.
Selain taman-taman tersebut, wisata air atau kolam renang juga menjadi pilihan utama masyarakat. Sebanyak 14.592 pengunjung mendatangi berbagai destinasi wisata tirta di Kota Tangerang selama masa libur.
Total Kunjungan Tembus Puluhan Ribu Orang
Secara keseluruhan, jumlah kunjungan ke berbagai destinasi wisata di Kota Tangerang selama libur panjang mencapai 47.328 orang. Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap wisata lokal, terutama ruang terbuka publik yang ramah keluarga dan gratis.
Boyke menjelaskan bahwa momen libur panjang dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berwisata secara gratis di dalam kota. Hal ini menjadi indikator positif bagi sektor pariwisata daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Dampak pada Hotel dan Sektor Ekonomi
Lonjakan wisatawan juga berdampak pada tingkat hunian hotel di Kota Tangerang. Jumlah tamu hotel mencapai 27.447 orang, dengan rata-rata okupansi harian mencapai 40 persen atau sekitar 2.000 tamu per hari.
Angka ini lebih tinggi dibandingkan periode libur Natal dan Tahun Baru sebelumnya. Wali Kota Tangerang, Sachrudin, mengatakan bahwa kondisi ini menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, peningkatan kunjungan wisata tidak hanya berdampak pada destinasi wisata, tetapi juga sektor lain seperti pusat perbelanjaan hingga pelaku UMKM.
“Tentu hal ini menjadi indikator positif bagi sektor pariwisata daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal seperti para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM),” ujarnya.
Wisata Lokal Tetap Jadi Pilihan Utama
Fenomena membludaknya wisatawan menunjukkan bahwa destinasi lokal yang gratis dan nyaman masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk menghabiskan libur panjang bersama keluarga.



















